MIND Luncurkan Lima Agen AI DLP dan Antarmuka MCP untuk Mengotomatiskan Keamanan Data Perusahaan
Pada 29 Juli 2026, MIND meluncurkan lima AI DLP Agents—Custom Classifier, Issue Investigator, Policy Producer, Rapid Response, dan Reason Reviewer—serta antarmuka Model Context Protocol (MCP). Melalui antarmuka MCP, tim keamanan dapat mengarahkan agen menggunakan bahasa alami dari klien AI yang sudah terhubung, tanp...
Diterbitkan olehDiedit dengan DeepSeek-V4-FlashGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Pada 29 Juli 2026, MIND meluncurkan lima AI DLP Agents—Custom Classifier, Issue Investigator, Policy Producer, Rapid Response, dan Reason Reviewer—serta antarmuka Model Context Protocol (MCP).
Melalui antarmuka MCP, tim keamanan dapat mengarahkan agen menggunakan bahasa alami dari klien AI yang sudah terhubung, tanpa harus berpindah ke konsol khusus.
Menurut metrik pelanggan yang dikutip MIND, waktu investigasi insiden dapat dipangkas dari 3–4 jam menjadi hitungan menit, dengan penghematan waktu 25–50% per insiden per hari.
Rilis terbaru ini melanjutkan DLP for Agentic AI yang diperkenalkan MIND pada Januari 2026 dengan menambahkan otomatisasi untuk menjalankan operasi keamanan data sehari hari.
What did MIND announce on Tuesday regarding its AI-native data loss prevention platform, including the five specialized AI DLP Agents it lauConceptual illustration of MIND's AI DLP Agents automating data security tasks across an enterprise.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did MIND announce on Tuesday regarding its AI-native data loss prevention platform, including the five specialized AI DLP Agents it lau. Article summary: On Tuesday, July 29, 2026, MIND announced a suite of five AI DLP Agents and a new Model Context Protocol (MCP) interface for its AI-native data loss prevention platform, alongside customer metrics showing significant tim. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
openai.com
Pada 29 Juli 2026, MIND mengumumkan lima agen AI untuk Data Loss Prevention (DLP)—teknologi yang membantu organisasi mencegah kebocoran data—serta antarmuka Model Context Protocol (MCP) untuk platform keamanan datanya yang berbasis AI. Perusahaan juga menyoroti metrik pelanggan yang menunjukkan penghematan waktu dalam investigasi insiden.
Rilis ini memperluas pendekatan keamanan MIND yang berfokus pada data untuk menghadapi lingkungan kerja dengan AI agentic, yakni sistem AI yang dapat menjalankan tugas dan berinteraksi dengan data secara lebih mandiri.
Lima agen AI DLP yang diperkenalkan
MIND membagi pekerjaan DLP yang biasanya memakan banyak waktu ke dalam lima agen otonom dengan fungsi berbeda :
Custom Classifier Agent — Membantu membangun dan menyempurnakan pengklasifikasi data yang disesuaikan dengan jenis data sensitif milik setiap organisasi .
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "MIND Luncurkan Lima Agen AI DLP dan Antarmuka MCP untuk Mengotomatiskan Keamanan Data Perusahaan"?
Pada 29 Juli 2026, MIND meluncurkan lima AI DLP Agents—Custom Classifier, Issue Investigator, Policy Producer, Rapid Response, dan Reason Reviewer—serta antarmuka Model Context Protocol (MCP).
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Pada 29 Juli 2026, MIND meluncurkan lima AI DLP Agents—Custom Classifier, Issue Investigator, Policy Producer, Rapid Response, dan Reason Reviewer—serta antarmuka Model Context Protocol (MCP). Melalui antarmuka MCP, tim keamanan dapat mengarahkan agen menggunakan bahasa alami dari klien AI yang sudah terhubung, tanpa harus berpindah ke konsol khusus.
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Menurut metrik pelanggan yang dikutip MIND, waktu investigasi insiden dapat dipangkas dari 3–4 jam menjadi hitungan menit, dengan penghematan waktu 25–50% per insiden per hari.
Issue Investigator Agent(sudah tersedia) — Mengotomatiskan investigasi insiden DLP sehingga proses penyaringan dan penanganan awal peringatan tidak lagi sepenuhnya manual .
Policy Producer Agent(baru diluncurkan) — Menerjemahkan tujuan keamanan ke dalam sintaks kebijakan, lalu menyempurnakannya berdasarkan aktivitas data yang terjadi di lingkungan organisasi .
Rapid Response Agent(baru diluncurkan) — Mengotomatiskan tindakan remediasi ketika terdeteksi potensi paparan data .
Reason Reviewer Agent(baru diluncurkan) — Meninjau dan memproses permintaan pengecualian atau pengesampingan kebijakan yang sebelumnya dapat menumpuk di tim keamanan .
Dengan pembagian tersebut, MIND memosisikan para agen sebagai satu tim yang menangani klasifikasi, investigasi, pembuatan kebijakan, remediasi, dan manajemen pengecualian secara otomatis .
Perintah keamanan data lewat bahasa alami
Antarmuka MCP baru memungkinkan tim keamanan mengarahkan agen-agen tersebut menggunakan bahasa alami dari klien AI apa pun yang terhubung ke MCP . Dengan begitu, instruksi seperti “selidiki peringatan PII tadi malam” atau “perbarui pengklasifikasi kartu kredit” dapat diberikan secara langsung, tanpa harus membuka konsol terpisah .
MCP, atau Model Context Protocol, merupakan protokol yang memungkinkan aplikasi AI berinteraksi dengan berbagai alat dan sumber data melalui konteks yang terstruktur. Dalam implementasi MIND, protokol ini menjadi jalur bagi tim keamanan untuk menjalankan pekerjaan DLP melalui antarmuka AI yang sudah mereka gunakan.
Klaim penghematan waktu dari pelanggan
Organisasi yang menggunakan platform MIND melaporkan bahwa waktu investigasi insiden turun dari sekitar 3–4 jam per insiden menjadi hitungan menit. Menurut Mike Morrato, CISO Noname Security, perubahan tersebut setara dengan penghematan waktu 25–50% per insiden per hari.
Al Faiella, Senior Director of Security Engineering di ThoughtSpot, menggambarkan manfaatnya sebagai “ketenangan pikiran”: insiden yang masuk sudah disertai hasil investigasi, sementara kebijakan dapat terus disempurnakan secara otomatis .
Mengapa otomatisasi DLP semakin penting?
MIND membingkai pengumuman ini dalam tantangan tata kelola AI di perusahaan. Aplikasi GenAI, AI agentic, dan alur kerja otonom dapat membuat serta memindahkan data lebih cepat daripada kemampuan tim keamanan untuk mengaturnya secara manual .
Dalam praktiknya, tim keamanan masih menghabiskan banyak waktu untuk pekerjaan operasional seperti:
membangun pengklasifikasi data;
menyelidiki peringatan;
menyetel kebijakan; dan
menangani permintaan pengecualian.
Akibatnya, waktu untuk menyusun strategi keamanan yang lebih luas menjadi terbatas . CEO MIND Eran Barak mengatakan, “AI telah mengubah secara mendasar cara data dibuat dan dipindahkan, tetapi belum mengubah cara sebagian besar organisasi mengamankannya” .
Kelanjutan dari DLP for Agentic AI
Pada Januari 2026, MIND memperkenalkan DLP for Agentic AI, pendekatan keamanan yang berfokus pada data. Produk tersebut dirancang untuk membantu organisasi menemukan agen AI yang aktif, mendeteksi data sensitif yang mereka akses, serta mencegah kebocoran dalam interaksi antarsistem AI .
Rilis sebelumnya berfungsi sebagai lapisan dasar untuk visibilitas dan pengendalian alur kerja AI agentic . Rilis agen pada Juli 2026 dibangun di atas fondasi tersebut. Jika DLP for Agentic AI memberikan visibilitas dan kontrol kebijakan atas akses data oleh agen AI, lima agen baru ini mengotomatiskan pelaksanaan operasional kebijakan tersebut—mulai dari membangun pengklasifikasi, menyelidiki insiden, membuat kebijakan, hingga melakukan remediasi atas paparan data .
Dengan kata lain, MIND berupaya membawa program DLP perusahaan dari tahap “melihat apa yang dilakukan agen AI” ke tahap “membiarkan agen AI menjalankan sebagian besar operasi program DLP itu sendiri.”
prnewswire.com
MIND Introduces the Autonomous DLP Analyst to Help Security ...