Baterai Solid-State Bisa Hadir di Ponsel Satu Dekade Sebelum Mobil Listrik
Robert Lee dari LG Energy Solution mengatakan baterai solid state berukuran kecil berpotensi masuk ke ponsel dan perangkat khusus sekitar satu dekade sebelum digunakan secara praktis pada mobil listrik. Pabrik baru LG di Lansing, Michigan, senilai lebih dari 2 miliar dolar AS ditargetkan mencapai kapasitas lebih dar...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Robert Lee dari LG Energy Solution mengatakan baterai solid state berukuran kecil berpotensi masuk ke ponsel dan perangkat khusus sekitar satu dekade sebelum digunakan secara praktis pada mobil listrik.
Pabrik baru LG di Lansing, Michigan, senilai lebih dari 2 miliar dolar AS ditargetkan mencapai kapasitas lebih dari 35 GWh per tahun untuk memproduksi sel LFP dan NMC.
Target produksi percontohan pada 2027 dari BYD, CATL, dan Geely merupakan langkah penting, tetapi belum sama dengan produksi massal baterai mobil listrik yang ekonomis.
What did LG Energy Solution’s North America president Robert Lee say about the timeline and main production challenge for solid-state batterAI-generated illustration of the solid-state battery scale-up challenge.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did LG Energy Solution’s North America president Robert Lee say about the timeline and main production challenge for solid-state batter. Article summary: Robert Lee’s message was that solid-state EV batteries are not primarily waiting on a laboratory breakthrough; they are waiting on a manufacturable, large-format production process. He said small cells could plausibly re. Topic tags: general, general web, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers
openai.com
Bukan mustahil, tetapi sulit diproduksi dalam skala besar
Pandangan LG Energy Solution mengenai baterai solid-state terdengar hati-hati, tetapi cukup jelas. Menurut Robert Lee, presiden LG Energy Solution untuk Amerika Utara, hambatan terbesar teknologi ini adalah produksi dalam skala besar. Sel solid-state berukuran kecil mungkin muncul di ponsel, drone, dan perangkat elektronik khusus lainnya sekitar satu dekade sebelum teknologi yang sama benar-benar siap digunakan secara luas pada mobil listrik.
Perkiraan itu bukan berarti baterai solid-state mustahil atau setiap perangkat kecil pasti akan mengadopsinya sesuai jadwal tertentu. Lee sedang menyoroti perbedaan besar antara membuat satu sel yang menjanjikan dalam ukuran kecil dan memproduksi jutaan sel berukuran besar untuk kendaraan dengan kualitas, keandalan, tingkat hasil produksi, dan biaya yang konsisten.
Mengapa sel mobil listrik lebih sulit dibuat?
Baterai solid-state menarik perhatian karena berpotensi menawarkan kepadatan energi tinggi dalam bentuk yang ringkas. Namun, baterai mobil listrik bukan sekadar baterai ponsel yang diperbesar.
Sel otomotif harus dibuat dalam jumlah sangat besar, kemudian bekerja secara andal selama bertahun-tahun dalam kondisi yang berat—mulai dari siklus pengisian berulang hingga perubahan suhu dan beban berkendara. Karena itu, hasil bagus di laboratorium belum otomatis berarti teknologi tersebut siap diproduksi secara komersial.
Inti pernyataan Lee bukan hanya soal apakah material solid-state dapat menghasilkan performa tinggi, melainkan apakah produsen mampu mengubahnya menjadi proses manufaktur yang tahan lama, terjangkau, dan memiliki hasil produksi tinggi. Laporan mengenai komentarnya menyebut produksi skala besar sebagai persoalan yang belum terselesaikan, dengan tingkat kesulitan yang meningkat seiring ukuran sel.
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Baterai Solid-State Bisa Hadir di Ponsel Satu Dekade Sebelum Mobil Listrik"?
Robert Lee dari LG Energy Solution mengatakan baterai solid state berukuran kecil berpotensi masuk ke ponsel dan perangkat khusus sekitar satu dekade sebelum digunakan secara praktis pada mobil listrik.
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Robert Lee dari LG Energy Solution mengatakan baterai solid state berukuran kecil berpotensi masuk ke ponsel dan perangkat khusus sekitar satu dekade sebelum digunakan secara praktis pada mobil listrik. Pabrik baru LG di Lansing, Michigan, senilai lebih dari 2 miliar dolar AS ditargetkan mencapai kapasitas lebih dari 35 GWh per tahun untuk memproduksi sel LFP dan NMC.
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Target produksi percontohan pada 2027 dari BYD, CATL, dan Geely merupakan langkah penting, tetapi belum sama dengan produksi massal baterai mobil listrik yang ekonomis.
Baterai Solid-State Bisa Hadir di Ponsel Satu Dekade Sebelum Mobil Listrik
Robert Lee dari LG Energy Solution mengatakan baterai solid state berukuran kecil berpotensi masuk ke ponsel dan perangkat khusus sekitar satu dekade sebelum digunakan secara praktis pada mobil listrik. Pabrik baru LG di Lansing, Michigan, senilai lebih dari 2 miliar dolar AS ditargetkan mencapai kapasitas lebih dar...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Robert Lee dari LG Energy Solution mengatakan baterai solid state berukuran kecil berpotensi masuk ke ponsel dan perangkat khusus sekitar satu dekade sebelum digunakan secara praktis pada mobil listrik.
Pabrik baru LG di Lansing, Michigan, senilai lebih dari 2 miliar dolar AS ditargetkan mencapai kapasitas lebih dari 35 GWh per tahun untuk memproduksi sel LFP dan NMC.
Target produksi percontohan pada 2027 dari BYD, CATL, dan Geely merupakan langkah penting, tetapi belum sama dengan produksi massal baterai mobil listrik yang ekonomis.
What did LG Energy Solution’s North America president Robert Lee say about the timeline and main production challenge for solid-state batterAI-generated illustration of the solid-state battery scale-up challenge.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did LG Energy Solution’s North America president Robert Lee say about the timeline and main production challenge for solid-state batter. Article summary: Robert Lee’s message was that solid-state EV batteries are not primarily waiting on a laboratory breakthrough; they are waiting on a manufacturable, large-format production process. He said small cells could plausibly re. Topic tags: general, general web, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers
openai.com
Bukan mustahil, tetapi sulit diproduksi dalam skala besar
Pandangan LG Energy Solution mengenai baterai solid-state terdengar hati-hati, tetapi cukup jelas. Menurut Robert Lee, presiden LG Energy Solution untuk Amerika Utara, hambatan terbesar teknologi ini adalah produksi dalam skala besar. Sel solid-state berukuran kecil mungkin muncul di ponsel, drone, dan perangkat elektronik khusus lainnya sekitar satu dekade sebelum teknologi yang sama benar-benar siap digunakan secara luas pada mobil listrik.
Perkiraan itu bukan berarti baterai solid-state mustahil atau setiap perangkat kecil pasti akan mengadopsinya sesuai jadwal tertentu. Lee sedang menyoroti perbedaan besar antara membuat satu sel yang menjanjikan dalam ukuran kecil dan memproduksi jutaan sel berukuran besar untuk kendaraan dengan kualitas, keandalan, tingkat hasil produksi, dan biaya yang konsisten.
Mengapa sel mobil listrik lebih sulit dibuat?
Baterai solid-state menarik perhatian karena berpotensi menawarkan kepadatan energi tinggi dalam bentuk yang ringkas. Namun, baterai mobil listrik bukan sekadar baterai ponsel yang diperbesar.
Sel otomotif harus dibuat dalam jumlah sangat besar, kemudian bekerja secara andal selama bertahun-tahun dalam kondisi yang berat—mulai dari siklus pengisian berulang hingga perubahan suhu dan beban berkendara. Karena itu, hasil bagus di laboratorium belum otomatis berarti teknologi tersebut siap diproduksi secara komersial.
Inti pernyataan Lee bukan hanya soal apakah material solid-state dapat menghasilkan performa tinggi, melainkan apakah produsen mampu mengubahnya menjadi proses manufaktur yang tahan lama, terjangkau, dan memiliki hasil produksi tinggi. Laporan mengenai komentarnya menyebut produksi skala besar sebagai persoalan yang belum terselesaikan, dengan tingkat kesulitan yang meningkat seiring ukuran sel.
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Baterai Solid-State Bisa Hadir di Ponsel Satu Dekade Sebelum Mobil Listrik"?
Robert Lee dari LG Energy Solution mengatakan baterai solid state berukuran kecil berpotensi masuk ke ponsel dan perangkat khusus sekitar satu dekade sebelum digunakan secara praktis pada mobil listrik.
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Robert Lee dari LG Energy Solution mengatakan baterai solid state berukuran kecil berpotensi masuk ke ponsel dan perangkat khusus sekitar satu dekade sebelum digunakan secara praktis pada mobil listrik. Pabrik baru LG di Lansing, Michigan, senilai lebih dari 2 miliar dolar AS ditargetkan mencapai kapasitas lebih dari 35 GWh per tahun untuk memproduksi sel LFP dan NMC.
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Target produksi percontohan pada 2027 dari BYD, CATL, dan Geely merupakan langkah penting, tetapi belum sama dengan produksi massal baterai mobil listrik yang ekonomis.
Dengan kata lain, terobosan pada sel kecil tidak boleh langsung dianggap sebagai tanda bahwa mobil listrik berbaterai solid-state sudah dekat. Sel uji coba dapat menunjukkan potensi teknis, tetapi belum membuktikan bahwa produsen mampu membuat sel berukuran otomotif dalam jumlah jutaan dengan biaya yang layak.
Pabrik Lansing menunjukkan prioritas LG saat ini
Prioritas jangka pendek LG terlihat dari fasilitas barunya di Lansing, Michigan. Pabrik seluas 226 acre—sekitar 91,5 hektare—itu menelan investasi lebih dari 2 miliar dolar AS dan dirancang mencapai kapasitas produksi tahunan lebih dari 35 GWh saat beroperasi penuh. Fasilitas tersebut akan melayani pasar penyimpanan energi dan kendaraan listrik.
Alih-alih menunggu baterai solid-state matang, pabrik Lansing memproduksi sel lithium-ion berukuran besar. Rencananya mencakup sel lithium iron phosphate atau LFP untuk sistem penyimpanan energi stasioner, serta sel nickel-manganese-cobalt atau NMC untuk kendaraan listrik, termasuk baterai bagi Toyota Highlander yang akan hadir dalam versi listrik penuh.
Strategi ini menunjukkan bahwa LG tetap berfokus pada kimia baterai dan format produksi yang bisa memenuhi kebutuhan pelanggan saat ini. Bagi produsen baterai, pertanyaannya bukan hanya kimia mana yang memiliki performa terbaik, tetapi juga teknologi mana yang dapat dibuat secara konsisten, dipasok secara lokal, dan dijual dengan harga yang bisa diterima produsen mobil maupun pengembang penyimpanan energi.
Lithium-ion yang ditingkatkan menjadi jembatan menuju masa depan
LG juga mengembangkan sel prismatik lithium-manganese-rich atau LMR bersama General Motors. Produksi komersial di Amerika Serikat direncanakan dimulai pada 2028, dengan tahap praproduksi diharapkan berlangsung lebih awal.
GM mengatakan sel tersebut ditujukan untuk truk listrik dan SUV berukuran besar generasi mendatang. Targetnya adalah jarak tempuh lebih dari 400 mil, atau sekitar 644 kilometer, dengan biaya yang mendekati baterai LFP yang lebih murah. Berdasarkan laporan mengenai program ini, kimia LMR menggunakan lebih banyak mangan dan lebih sedikit nikel serta kobalt dibandingkan alternatif yang kaya nikel.
LMR bukan pengganti baterai solid-state. Teknologi ini menawarkan jawaban berbeda terhadap tekanan komersial yang sama: meningkatkan jarak tempuh dan menekan biaya dengan proses manufaktur yang lebih dekat dengan industri baterai saat ini.
LG juga menyiapkan produksi sel silinder seri 46 di Arizona. Langkah tersebut memperlihatkan bahwa perusahaan sedang mengejar berbagai format lithium-ion yang dapat diproduksi secara massal, sementara persoalan manufaktur baterai solid-state masih belum terpecahkan.
Lalu bagaimana dengan target solid-state pada 2027?
Sejumlah pesaing mengumumkan tonggak waktu yang terdengar lebih cepat daripada perkiraan LG untuk mobil listrik. BYD dan CATL menargetkan produksi uji coba atau produksi percontohan baterai solid-state dalam skala kecil pada 2027. Geely juga menyatakan akan memulai penerapan percontohan pada kendaraan di berbagai mereknya pada tahun yang sama, setelah proses validasi.
Pengumuman tersebut tetap penting, tetapi kata percontohan perlu diperhatikan. Produksi percontohan digunakan untuk menguji proses dalam volume terbatas. Tahap ini berbeda dari produksi massal untuk mobil yang dijual luas di pasar.
Laporan mengenai rencana CATL menempatkan penggunaan massal di waktu yang lebih jauh, sekitar 2030 atau setelahnya. Sementara itu, jadwal penerapan percontohan Geely belum menjelaskan kapan baterai solid-state dapat dibuat dengan biaya yang cukup rendah untuk kendaraan dalam jumlah besar.
Program dari perusahaan dan produsen mobil lain juga masih berada pada tahap pengujian, pembuatan prototipe, pengiriman sampel, atau rencana uji kendaraan. Mercedes-Benz dan BMW sedang menguji baterai solid-state, sedangkan Stellantis telah merencanakan uji coba. Aktivitas tersebut menunjukkan perkembangan teknologi, tetapi belum membuktikan bahwa produksi massal dapat mencapai tingkat hasil tinggi dengan biaya yang kompetitif.
Jalur adopsi yang paling masuk akal
Berdasarkan komentar Lee dan perkembangan industri saat ini, adopsi baterai solid-state kemungkinan berlangsung secara bertahap:
Aplikasi berukuran kecil muncul lebih dulu. Ponsel, drone, dan perangkat khusus dapat memanfaatkan sel berenergi tinggi sebelum manufaktur berskala otomotif siap.
Jalur produksi percontohan menyusul. Produsen dapat menggunakan produksi terbatas dan kendaraan demonstrasi untuk menguji material, antarmuka, daya tahan, serta tahapan manufaktur.
Produksi mobil listrik massal datang belakangan. Ukuran keberhasilan yang sebenarnya bukan prototipe atau uji coba 2027, melainkan kemampuan memproduksi sel besar secara berulang dengan standar otomotif dan biaya yang layak.
Karena itu, posisi LG sebenarnya lebih bersifat hati-hati daripada bertentangan dengan para pesaingnya. Perusahaan tersebut tidak menolak baterai solid-state; LG hanya membedakan antara potensi teknis dan kesiapan industri.
Pabrik Lansing, pengembangan LMR, produksi LFP dan NMC, serta rencana sel silinder menunjukkan logika bisnis yang sama: peningkatan baterai yang dapat diproduksi dalam skala besar kemungkinan akan membentuk industri hingga akhir dekade ini. Sementara itu, masa depan baterai solid-state untuk mobil listrik masih bergantung pada satu persoalan utama—bagaimana memproduksi sel berukuran besar secara konsisten, tahan lama, aman, dan terjangkau.
reuters.comGM, LG to make new, lower-cost cells for future EVs
Dengan kata lain, terobosan pada sel kecil tidak boleh langsung dianggap sebagai tanda bahwa mobil listrik berbaterai solid-state sudah dekat. Sel uji coba dapat menunjukkan potensi teknis, tetapi belum membuktikan bahwa produsen mampu membuat sel berukuran otomotif dalam jumlah jutaan dengan biaya yang layak.
Pabrik Lansing menunjukkan prioritas LG saat ini
Prioritas jangka pendek LG terlihat dari fasilitas barunya di Lansing, Michigan. Pabrik seluas 226 acre—sekitar 91,5 hektare—itu menelan investasi lebih dari 2 miliar dolar AS dan dirancang mencapai kapasitas produksi tahunan lebih dari 35 GWh saat beroperasi penuh. Fasilitas tersebut akan melayani pasar penyimpanan energi dan kendaraan listrik.
Alih-alih menunggu baterai solid-state matang, pabrik Lansing memproduksi sel lithium-ion berukuran besar. Rencananya mencakup sel lithium iron phosphate atau LFP untuk sistem penyimpanan energi stasioner, serta sel nickel-manganese-cobalt atau NMC untuk kendaraan listrik, termasuk baterai bagi Toyota Highlander yang akan hadir dalam versi listrik penuh.
Strategi ini menunjukkan bahwa LG tetap berfokus pada kimia baterai dan format produksi yang bisa memenuhi kebutuhan pelanggan saat ini. Bagi produsen baterai, pertanyaannya bukan hanya kimia mana yang memiliki performa terbaik, tetapi juga teknologi mana yang dapat dibuat secara konsisten, dipasok secara lokal, dan dijual dengan harga yang bisa diterima produsen mobil maupun pengembang penyimpanan energi.
Lithium-ion yang ditingkatkan menjadi jembatan menuju masa depan
LG juga mengembangkan sel prismatik lithium-manganese-rich atau LMR bersama General Motors. Produksi komersial di Amerika Serikat direncanakan dimulai pada 2028, dengan tahap praproduksi diharapkan berlangsung lebih awal.
GM mengatakan sel tersebut ditujukan untuk truk listrik dan SUV berukuran besar generasi mendatang. Targetnya adalah jarak tempuh lebih dari 400 mil, atau sekitar 644 kilometer, dengan biaya yang mendekati baterai LFP yang lebih murah. Berdasarkan laporan mengenai program ini, kimia LMR menggunakan lebih banyak mangan dan lebih sedikit nikel serta kobalt dibandingkan alternatif yang kaya nikel.
LMR bukan pengganti baterai solid-state. Teknologi ini menawarkan jawaban berbeda terhadap tekanan komersial yang sama: meningkatkan jarak tempuh dan menekan biaya dengan proses manufaktur yang lebih dekat dengan industri baterai saat ini.
LG juga menyiapkan produksi sel silinder seri 46 di Arizona. Langkah tersebut memperlihatkan bahwa perusahaan sedang mengejar berbagai format lithium-ion yang dapat diproduksi secara massal, sementara persoalan manufaktur baterai solid-state masih belum terpecahkan.
Lalu bagaimana dengan target solid-state pada 2027?
Sejumlah pesaing mengumumkan tonggak waktu yang terdengar lebih cepat daripada perkiraan LG untuk mobil listrik. BYD dan CATL menargetkan produksi uji coba atau produksi percontohan baterai solid-state dalam skala kecil pada 2027. Geely juga menyatakan akan memulai penerapan percontohan pada kendaraan di berbagai mereknya pada tahun yang sama, setelah proses validasi.
Pengumuman tersebut tetap penting, tetapi kata percontohan perlu diperhatikan. Produksi percontohan digunakan untuk menguji proses dalam volume terbatas. Tahap ini berbeda dari produksi massal untuk mobil yang dijual luas di pasar.
Laporan mengenai rencana CATL menempatkan penggunaan massal di waktu yang lebih jauh, sekitar 2030 atau setelahnya. Sementara itu, jadwal penerapan percontohan Geely belum menjelaskan kapan baterai solid-state dapat dibuat dengan biaya yang cukup rendah untuk kendaraan dalam jumlah besar.
Program dari perusahaan dan produsen mobil lain juga masih berada pada tahap pengujian, pembuatan prototipe, pengiriman sampel, atau rencana uji kendaraan. Mercedes-Benz dan BMW sedang menguji baterai solid-state, sedangkan Stellantis telah merencanakan uji coba. Aktivitas tersebut menunjukkan perkembangan teknologi, tetapi belum membuktikan bahwa produksi massal dapat mencapai tingkat hasil tinggi dengan biaya yang kompetitif.
Jalur adopsi yang paling masuk akal
Berdasarkan komentar Lee dan perkembangan industri saat ini, adopsi baterai solid-state kemungkinan berlangsung secara bertahap:
Aplikasi berukuran kecil muncul lebih dulu. Ponsel, drone, dan perangkat khusus dapat memanfaatkan sel berenergi tinggi sebelum manufaktur berskala otomotif siap.
Jalur produksi percontohan menyusul. Produsen dapat menggunakan produksi terbatas dan kendaraan demonstrasi untuk menguji material, antarmuka, daya tahan, serta tahapan manufaktur.
Produksi mobil listrik massal datang belakangan. Ukuran keberhasilan yang sebenarnya bukan prototipe atau uji coba 2027, melainkan kemampuan memproduksi sel besar secara berulang dengan standar otomotif dan biaya yang layak.
Karena itu, posisi LG sebenarnya lebih bersifat hati-hati daripada bertentangan dengan para pesaingnya. Perusahaan tersebut tidak menolak baterai solid-state; LG hanya membedakan antara potensi teknis dan kesiapan industri.
Pabrik Lansing, pengembangan LMR, produksi LFP dan NMC, serta rencana sel silinder menunjukkan logika bisnis yang sama: peningkatan baterai yang dapat diproduksi dalam skala besar kemungkinan akan membentuk industri hingga akhir dekade ini. Sementara itu, masa depan baterai solid-state untuk mobil listrik masih bergantung pada satu persoalan utama—bagaimana memproduksi sel berukuran besar secara konsisten, tahan lama, aman, dan terjangkau.
reuters.comGM, LG to make new, lower-cost cells for future EVs