Co CEO IREN Daniel Roberts berpendapat permintaan AI bersifat memperkuat diri: tambahan komputasi membuka model dan aplikasi baru, tetapi kapasitas fisik seperti listrik, jaringan, pusat data, pendinginan, dan GPU ber... Belanja modal IREN sebesar US$25–30 miliar pada tahun fiskal 2027 disebut akan ditopang terutama...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did IREN co-CEO Daniel Roberts argue about why AI-computing supply may never catch up with demand, what factors make the current AI dat. Article summary: Roberts’ thesis is that AI demand is self-reinforcing: more available compute enables more capable models and more uses, which in turn creates more demand. Because the physical supply chain—power, land, transmission, dat. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Bagi Daniel Roberts, co-CEO IREN, lonjakan AI bukan sekadar siklus investasi biasa yang pada akhirnya akan menghasilkan kelebihan kapasitas. Ia melihat masalah yang lebih mendasar: kapasitas komputasi digital dapat menciptakan permintaan baru dengan sangat cepat, sedangkan fondasi fisiknya—listrik, jaringan transmisi, koneksi ke jaringan listrik, lahan, pusat data, pendinginan, GPU, hingga tenaga ahli—dibangun jauh lebih lambat. 1
3
Pandangan ini menjelaskan mengapa IREN, yang beralih dari penambangan Bitcoin ke infrastruktur cloud AI, mengusulkan belanja modal hingga US$30 miliar pada tahun fiskal 2027. Namun, tesis tentang permintaan yang kuat harus dipisahkan dari kemampuan perusahaan mengeksekusi proyek yang sangat padat modal tersebut.
Menurut Roberts, komputasi AI tambahan memungkinkan pelatihan model yang lebih besar, inferensi dalam volume lebih tinggi, dan lahirnya aplikasi komersial baru. Artinya, pasokan komputasi yang bertambah tidak hanya memenuhi permintaan yang ada, tetapi juga berpotensi memperbesar permintaan berikutnya. IREN menyebut kesenjangan antara permintaan digital dan pasokan fisik ini makin melebar. 1
3
Di sinilah perbedaannya dengan siklus komoditas konvensional. Dalam siklus biasa, harga tinggi dapat menarik investasi sampai kapasitas berlebih terbentuk. Untuk AI, membangun kapasitas GPU yang benar-benar sudah dialiri listrik dan siap beroperasi dibatasi oleh waktu pembangunan serta ketersediaan daya, bukan sekadar kemauan mengeluarkan modal. 1
13
Prospek Goldman Sachs menegaskan bahwa listrik merupakan kendala utama, meski tidak membuktikan klaim bahwa pasokan tidak akan pernah mengejar permintaan. Goldman menaikkan perkiraan kebutuhan listrik pusat data di AS pada 2030 menjadi sekitar 108 GW, dari perkiraan sebelumnya 83 GW, serta menaikkan proyeksi pertumbuhan menjadi 3,5% per tahun majemuk hingga 2030. 19 Laporan lain yang mengutip Goldman memperkirakan kapasitas pusat data AS dapat meningkat lebih dari tiga kali lipat menjadi sekitar 125 GW pada 2030. Angka kapasitas dan kebutuhan listrik tidak selalu mengukur hal yang sama, sehingga keduanya tidak bisa dipertukarkan begitu saja.
20
Pokok argumen pembiayaan IREN adalah bahwa angka US$25–30 miliar tersebut merupakan total belanja modal proyek, bukan kebutuhan pendanaan ekuitas baru dalam jumlah yang sama. Roberts mengatakan uang muka pelanggan dapat menutup sekitar separuh belanja GPU, sedangkan pemberi pinjaman dapat mendanai sebagian besar sisanya melalui pembiayaan berjaminan atau berbasis GPU. 14
IREN menyatakan telah memperoleh pendanaan US$9,3 miliar dalam delapan bulan melalui uang muka pelanggan, obligasi konversi, sewa GPU, dan pembiayaan GPU. 32 Pelaporan lain menyebut hanya US$3 miliar dari total US$19 miliar dana yang dihimpun berasal dari ekuitas.
2
Contoh paling konkret adalah kontrak Microsoft. IREN mengumumkan kesepakatan lima tahun senilai sekitar US$9,7 miliar untuk menyediakan infrastruktur cloud GPU berbasis Nvidia GB300. Penerapannya direncanakan dalam empat tahap, masing-masing 50 MW, dengan total 200 MW beban TI kritis. Kontrak tersebut mencakup pembayaran di muka 20% dari pelanggan. 25
33 Fasilitas pembiayaan GPU senilai US$3,65 miliar juga dilaporkan mendukung kontrak Microsoft itu.
27
Struktur tersebut dapat menekan kebutuhan ekuitas di muka, tetapi tidak menghapus risiko pendanaan. Model ini tetap bergantung pada pelanggan yang layak kredit, pembayaran di muka yang masuk tepat waktu, pasar utang dan pembiayaan peralatan yang berfungsi, nilai jaminan GPU, jadwal pengiriman perangkat, serta kemampuan menyalakan kapasitas pusat data sesuai rencana.
IREN melaporkan rugi bersih kuartalan US$684 juta di tengah peralihan dari penambangan Bitcoin menuju cloud AI. Manajemen dan laporan setelahnya mengaitkan sebagian besar angka tersebut dengan beban nonkas dari penghentian atau penjualan perangkat penambangan: penurunan nilai US$450,4 juta dan penurunan nilai wajar US$102,1 juta untuk perangkat penambangan yang ditahan untuk dijual. 6
7
Beban itu sendiri bukan biaya kas langsung dari ekspansi AI. Namun, nilainya tetap penting secara ekonomi karena mencerminkan biaya penutupan aset lama saat perusahaan memulai pembangunan infrastruktur yang jauh lebih besar.
IREN juga menunjuk sekitar US$4 miliar pendapatan tahunan berulang yang telah dikontrak terkait kapasitas AI 2026, yang menurut perusahaan sebagian besar sudah terjual. Pendapatan cloud AI pada kuartal yang dimaksud dilaporkan sekitar US$70,5 juta. 6
8 Pendapatan terkontrak dapat meningkatkan kelayakan pembiayaan proyek infrastruktur, tetapi bukan berarti kasnya sudah diterima atau kapasitas masa depan pasti menghasilkan ekonomi yang sama.
Manajemen IREN menyatakan harga kontrak tiga tahun naik sekitar 125% sejak November, sementara harga kontrak lima tahun naik sekitar 70%. Kontrak tiga tahun terbaru dihargai di atas US$20 juta per MW beban TI; diskusi aktif untuk kontrak baru berada di sekitar US$25 juta per MW. Menurut manajemen, tingkat harga sebelumnya mendukung pengembalian investasi komputasi dalam kira-kira dua tahun. 12
17
Angka ini menghubungkan tesis kelangkaan pasokan dengan imbal hasil proyek. Jika kapasitas AI tetap langka, penyedia yang telah memiliki listrik, GPU terpasang, dan pelanggan berkomitmen mungkin dapat mengunci kontrak bernilai tinggi sebelum kapasitas menjadi lebih luas tersedia. Sebaliknya, bila harga turun, ekonomi perangkat keras memburuk, atau fasilitas terlambat beroperasi, kebutuhan modal besar justru menjadi titik rentan.
IREN, CoreWeave, dan Nebius berada dalam pasar cloud GPU spesialis, yang sering disebut neocloud. Penawaran mereka berfokus pada infrastruktur AI, akses kapasitas yang lebih langsung, dan dalam beberapa kasus tarif yang lebih rendah daripada cloud umum milik hyperscaler—penyedia cloud raksasa seperti AWS, Microsoft Azure, atau Google Cloud.
Perbandingan harga yang dipublikasikan menunjukkan selisih yang cukup besar, tetapi harus dibaca hati-hati. Satu perbandingan memperkirakan biaya delapan node B200 selama 30 hari sebesar US$329.472 di Nebius, dibanding US$742.349 di hyperscaler. Perbandingan itu sendiri mencatat perbedaan struktur harga dan sumber data, sehingga tidak dapat dianggap sebagai tolok ukur setara untuk setiap beban kerja. 49 Perbandingan lain mencantumkan tarif H100 sesuai permintaan sebesar US$3,85 per GPU-jam di Nebius dan US$6,16 di CoreWeave.
53
Harga daftar bukan satu-satunya dasar keputusan pembelian. Generasi GPU, jaringan antar-GPU, penyimpanan, lokasi, jangka waktu reservasi, ketersediaan, dukungan, dan komitmen tingkat layanan semuanya memengaruhi biaya efektif. Poin persaingan yang lebih luas ialah cloud spesialis dapat menantang hyperscaler lewat kecepatan akses serta kapasitas yang dioptimalkan untuk AI, bukan hanya tarif per jam.
IREN telah mengumumkan dua kesepakatan penting bagi bisnis cloud AI-nya:
IREN juga menyatakan bahwa penerapan Horizon pertama berkapasitas 50 MW di Childress, Texas, telah diserahkan kepada Microsoft. 12
Tesis Roberts masuk akal dalam batas tertentu: beban kerja AI dapat berkembang sangat cepat, sedangkan listrik dan infrastruktur pusat data tidak bisa dibangun seketika. Kenaikan proyeksi kebutuhan daya dari Goldman Sachs serta nilai kontrak yang diungkap IREN menunjukkan mengapa pasar menaruh perhatian besar pada kapasitas AI yang sudah memperoleh pasokan listrik. 19
25
Namun, pernyataan bahwa pasokan mungkin tidak akan pernah menyusul permintaan tetap merupakan penilaian strategis seorang eksekutif, bukan fakta yang sudah terbukti. Hasil akhirnya bergantung pada kemampuan IREN mengubah permintaan terkontrak menjadi infrastruktur yang beroperasi dan terbiayai, tanpa tertahan keterlambatan listrik, kekurangan perangkat keras, tekanan pembiayaan, atau penurunan harga komputasi AI. Pembayaran di muka, pembiayaan, dan pendapatan terkontrak memang mendukung rencana itu, tetapi tidak menghilangkan risiko eksekusi.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Co CEO IREN Daniel Roberts berpendapat permintaan AI bersifat memperkuat diri: tambahan komputasi membuka model dan aplikasi baru, tetapi kapasitas fisik seperti listrik, jaringan, pusat data, pendinginan, dan GPU ber...
Co CEO IREN Daniel Roberts berpendapat permintaan AI bersifat memperkuat diri: tambahan komputasi membuka model dan aplikasi baru, tetapi kapasitas fisik seperti listrik, jaringan, pusat data, pendinginan, dan GPU ber... Belanja modal IREN sebesar US$25–30 miliar pada tahun fiskal 2027 disebut akan ditopang terutama oleh uang muka pelanggan serta pembiayaan berbasis GPU atau aset, bukan seluruhnya lewat penerbitan saham baru.
Kontrak, harga per megawatt yang meningkat, dan kesepakatan besar dengan Nvidia serta Microsoft menopang narasi IREN, tetapi keberhasilannya tetap bergantung pada pasokan listrik, pengiriman perangkat keras, pendanaan...