Menurut Reuters, CEO Intel Lip Bu Tan mengatakan biaya token model AI terdepan dari China lebih rendah, adopsinya “sangat cepat”, dan kinerjanya “cukup baik”. Tan mendukung pendekatan sumber terbuka untuk mendorong efisiensi dan mengatakan pasar akan menentukan model yang cocok untuk beragam kebutuhan.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Intel CEO Lip-Bu Tan say, according to Reuters, at the inaugural DBS Asia Future Forward Conference in Singapore on October 12, 202. Article summary: According to Reuters, Lip-Bu Tan said Chinese frontier AI models—including DeepSeek, Kimi and GLM—had lower per-token costs, were being adopted “very fast,” and delivered performance that was “good enough.” [1] His broad. Topic tags: general, news, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers
Biaya penggunaan yang lebih rendah dan kinerja yang memadai dapat membuat sebuah model AI menarik bagi pengguna, meski belum tentu menjadi pilihan terbaik untuk setiap tugas. Itulah inti komentar CEO Intel Lip-Bu Tan tentang model AI terdepan dari China dalam konferensi perdana DBS Asia Future Forward di Singapura pada 12 Oktober 2026, menurut Reuters. 1
Tan mengatakan biaya token model AI terdepan dari China lebih rendah dan adopsinya berlangsung “sangat cepat”. Ia menyebut kinerja DeepSeek, Kimi, dan GLM “cukup baik”. 1 Token adalah satuan yang digunakan untuk memproses teks dalam sistem AI; biaya per token menjadi salah satu cara menghitung biaya penggunaan model.
Pernyataan “cukup baik” bukan berarti model-model itu mengungguli semua pesaing atau unggul untuk setiap tugas. Artinya, kinerjanya dinilai memadai untuk kebutuhan tertentu, sementara biaya dapat menjadi pertimbangan bagi pihak yang memilih model. Reuters tidak menyebut model AS tertentu sebagai pembanding, jadi komentar Tan bukan pemeringkatan langsung antara pengembang China dan AS. 1
Tan mengatakan ia sangat mendukung sumber terbuka, yang menurutnya merupakan “cara terbaik untuk mendorong efisiensi”. Ia juga mengatakan pasar akan menentukan model mana yang paling bermanfaat untuk berbagai jenis penggunaan. 1
Pandangan itu menempatkan kecocokan untuk kebutuhan tertentu dan efisiensi sebagai bagian dari persaingan AI—bukan anggapan bahwa satu model pasti menjadi pilihan terbaik untuk semua tugas. Laporan Reuters mendukung pernyataan Tan mengenai sumber terbuka dan peran pasar, tetapi tidak merinci komentarnya tentang bobot model yang tersedia secara terbuka. 1
Tan juga memperkirakan komputasi kuantum dapat menjadi arus utama dalam tiga hingga lima tahun. Ini adalah prediksi Tan, bukan jadwal yang sudah dipastikan. 1
Kutipan Reuters yang tersedia tidak menjelaskan secara rinci komentarnya tentang peran perangkat lunak dalam memanfaatkan infrastruktur komputasi masa depan secara efisien. Karena itu, bagian tersebut tidak dapat dinilai lebih jauh berdasarkan laporan yang tersedia.
Dalam panel yang sama, pembahasan juga menyinggung dari mana investasi AI senilai satu triliun dolar berikutnya dapat berasal. CEO Broadcom Hock Tan mengatakan banyak perusahaan masih mencari penerapan AI yang dapat menghasilkan imbal hasil atas investasi. 2
Topik itu sejalan dengan tema konferensi DBS, “intentional AI”: penggunaan AI dengan tujuan yang jelas dan dampak yang berguna serta terukur. 26 Dalam konteks tersebut, biaya model dan kecocokan kinerjanya menjadi bagian dari pertimbangan adopsi; perusahaan juga perlu menilai apakah manfaat suatu penerapan sepadan dengan biayanya. Ini merupakan konteks bagi komentar Tan, bukan perbandingan menyeluruh atas seluruh model atau kebutuhan infrastruktur AI.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Menurut Reuters, CEO Intel Lip Bu Tan mengatakan biaya token model AI terdepan dari China lebih rendah, adopsinya “sangat cepat”, dan kinerjanya “cukup baik”.
Menurut Reuters, CEO Intel Lip Bu Tan mengatakan biaya token model AI terdepan dari China lebih rendah, adopsinya “sangat cepat”, dan kinerjanya “cukup baik”. Tan mendukung pendekatan sumber terbuka untuk mendorong efisiensi dan mengatakan pasar akan menentukan model yang cocok untuk beragam kebutuhan.
Ia memperkirakan komputasi kuantum bisa menjadi arus utama dalam tiga hingga lima tahun—sebuah prediksi, bukan kepastian.
Menurut Reuters, CEO Intel Lip Bu Tan mengatakan biaya token model AI terdepan dari China lebih rendah, adopsinya “sangat cepat”, dan kinerjanya “cukup baik”. Tan mendukung pendekatan sumber terbuka untuk mendorong efisiensi dan mengatakan pasar akan menentukan model yang cocok untuk beragam kebutuhan.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Intel CEO Lip-Bu Tan say, according to Reuters, at the inaugural DBS Asia Future Forward Conference in Singapore on October 12, 202. Article summary: According to Reuters, Lip-Bu Tan said Chinese frontier AI models—including DeepSeek, Kimi and GLM—had lower per-token costs, were being adopted “very fast,” and delivered performance that was “good enough.” [1] His broad. Topic tags: general, news, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers
Biaya penggunaan yang lebih rendah dan kinerja yang memadai dapat membuat sebuah model AI menarik bagi pengguna, meski belum tentu menjadi pilihan terbaik untuk setiap tugas. Itulah inti komentar CEO Intel Lip-Bu Tan tentang model AI terdepan dari China dalam konferensi perdana DBS Asia Future Forward di Singapura pada 12 Oktober 2026, menurut Reuters. 1
Tan mengatakan biaya token model AI terdepan dari China lebih rendah dan adopsinya berlangsung “sangat cepat”. Ia menyebut kinerja DeepSeek, Kimi, dan GLM “cukup baik”. 1 Token adalah satuan yang digunakan untuk memproses teks dalam sistem AI; biaya per token menjadi salah satu cara menghitung biaya penggunaan model.
Pernyataan “cukup baik” bukan berarti model-model itu mengungguli semua pesaing atau unggul untuk setiap tugas. Artinya, kinerjanya dinilai memadai untuk kebutuhan tertentu, sementara biaya dapat menjadi pertimbangan bagi pihak yang memilih model. Reuters tidak menyebut model AS tertentu sebagai pembanding, jadi komentar Tan bukan pemeringkatan langsung antara pengembang China dan AS. 1
Tan mengatakan ia sangat mendukung sumber terbuka, yang menurutnya merupakan “cara terbaik untuk mendorong efisiensi”. Ia juga mengatakan pasar akan menentukan model mana yang paling bermanfaat untuk berbagai jenis penggunaan. 1
Pandangan itu menempatkan kecocokan untuk kebutuhan tertentu dan efisiensi sebagai bagian dari persaingan AI—bukan anggapan bahwa satu model pasti menjadi pilihan terbaik untuk semua tugas. Laporan Reuters mendukung pernyataan Tan mengenai sumber terbuka dan peran pasar, tetapi tidak merinci komentarnya tentang bobot model yang tersedia secara terbuka. 1
Tan juga memperkirakan komputasi kuantum dapat menjadi arus utama dalam tiga hingga lima tahun. Ini adalah prediksi Tan, bukan jadwal yang sudah dipastikan. 1
Kutipan Reuters yang tersedia tidak menjelaskan secara rinci komentarnya tentang peran perangkat lunak dalam memanfaatkan infrastruktur komputasi masa depan secara efisien. Karena itu, bagian tersebut tidak dapat dinilai lebih jauh berdasarkan laporan yang tersedia.
Dalam panel yang sama, pembahasan juga menyinggung dari mana investasi AI senilai satu triliun dolar berikutnya dapat berasal. CEO Broadcom Hock Tan mengatakan banyak perusahaan masih mencari penerapan AI yang dapat menghasilkan imbal hasil atas investasi. 2
Topik itu sejalan dengan tema konferensi DBS, “intentional AI”: penggunaan AI dengan tujuan yang jelas dan dampak yang berguna serta terukur. 26 Dalam konteks tersebut, biaya model dan kecocokan kinerjanya menjadi bagian dari pertimbangan adopsi; perusahaan juga perlu menilai apakah manfaat suatu penerapan sepadan dengan biayanya. Ini merupakan konteks bagi komentar Tan, bukan perbandingan menyeluruh atas seluruh model atau kebutuhan infrastruktur AI.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Menurut Reuters, CEO Intel Lip Bu Tan mengatakan biaya token model AI terdepan dari China lebih rendah, adopsinya “sangat cepat”, dan kinerjanya “cukup baik”.
Menurut Reuters, CEO Intel Lip Bu Tan mengatakan biaya token model AI terdepan dari China lebih rendah, adopsinya “sangat cepat”, dan kinerjanya “cukup baik”. Tan mendukung pendekatan sumber terbuka untuk mendorong efisiensi dan mengatakan pasar akan menentukan model yang cocok untuk beragam kebutuhan.
Ia memperkirakan komputasi kuantum bisa menjadi arus utama dalam tiga hingga lima tahun—sebuah prediksi, bukan kepastian.