Huawei memperkenalkan Lingqu UnifiedBus sebagai fabric interkoneksi dan memori bersama bagi Agentic SuperPoD serta klaster masa depan, dengan target perluasan dari satu kabinet hingga klaster sejuta NPU. Arsitektur ini ditujukan agar CPU, NPU, memori, SSD, penyimpanan, dan jaringan dapat berbagi sumber daya secara l...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Huawei present at Huawei Connect 2026 about Lingqu UnifiedBus as the interconnect foundation for an Agentic SuperPoD and cluster co. Article summary: Huawei positioned Lingqu UnifiedBus as the common interconnect and memory fabric for an “Agentic SuperPoD” and a co-designed SuperPod/cluster architecture: one intended to scale compute, memory, and storage from cabinet . Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Pesan utama Huawei di ajang Huawei Connect 2026 adalah bahwa infrastruktur AI tidak lagi hanya ditentukan oleh seberapa cepat prosesornya. Koneksi antarpemroses—beserta cara memori dan penyimpanan dibagikan—menjadi faktor yang sama pentingnya.
Di sinilah Lingqu UnifiedBus diposisikan: sebuah fabric interkoneksi dan memori bersama untuk Agentic SuperPoD, serta arsitektur terpadu SuperPoD dan klaster. Target akhirnya sangat ambisius, yakni memperluas sistem dari satu kabinet hingga SuperCluster dengan sejuta NPU (neural processing unit, akselerator AI). 1
7
Namun, ada catatan krusial: angka bandwidth, latensi, kapasitas, skala, dan performa dalam pengumuman ini merupakan spesifikasi, target, atau klaim Huawei di konferensi. Materi yang tersedia belum membuktikan pengukuran independen menyeluruh pada skala SuperPoD penuh ataupun banyak klaster. 1
6
7
Huawei berpendapat bahwa ketika klaster AI konvensional makin besar, sumber daya komputasi justru dapat banyak menunggu proses komunikasi dan perpindahan data. Perusahaan menyebut utilisasi komputasi model efektif pada klaster 100.000 NPU dapat berada di sekitar 20%. Huawei juga menyoroti batas memori saat melatih model sangat besar, kebutuhan CPU dan NPU yang berubah-ubah untuk beban kerja AI berbasis agen, serta besarnya kebutuhan cache KV dan penyimpanan. 1
Jawaban yang ditawarkan adalah memperlakukan komputasi, memori, penyimpanan, dan jaringan sebagai satu sistem yang lebih rapat keterkaitannya. Dalam pendekatan ini, SuperPoD bukan sekadar kumpulan server yang dihubungkan jaringan biasa; UnifiedBus dimaksudkan sebagai fabric tempat seluruh sumber daya tersebut berkolaborasi. 1
7
Huawei menyatakan UnifiedBus menyatukan lebih dari 10 protokol interkoneksi dalam satu model protokol dan semantik memori, dengan pengalamatan memori global terpadu di dalam SuperPoD. Menurut klaim perusahaan, pendekatan ini mengangkat bandwidth interkoneksi dari kisaran 100 GB/detik ke kelas TB/detik dan memangkas latensi pulang-pergi dari sekitar 7 mikrodetik menjadi 2 mikrodetik. 1
Desainnya ditujukan untuk menghubungkan CPU, NPU, memori, dan SSD secara langsung. Artinya, komponen-komponen tersebut dapat mengakses satu sama lain secara peer-to-peer, tidak hanya melalui jalur terpusat yang dimediasi host. Huawei juga membingkai arsitektur ini sebagai cara untuk mencampur dan mengalokasikan sumber daya CPU serta NPU dengan lebih fleksibel. 1
19
Untuk beban kerja AI yang berat di sisi data, Huawei menjelaskan penggunaan penyimpanan media hibrida yang dipool untuk activation caching. DDR, menurut perusahaan, dapat berfungsi sebagai memori alternatif NPU. Sasarannya adalah menurunkan latensi pada pencarian, rekomendasi, dan periklanan, sekaligus mengurangi kebutuhan HBM per NPU ketika melatih model yang sangat besar. Platform ini juga mendukung akselerasi Transformer bertingkat serta pemisahan Attention dan FFN (feed-forward network), yang disebut Huawei sebagai penerapan AF-separated. 1
Huawei memamerkan produk interkoneksi untuk tiga tingkat: di dalam kabinet, antarkabinet, dan antarklaster. Keluarga produk ini diklaim menyediakan skala elastis dari satu kabinet hingga klaster sejuta NPU. 7
Elemen optik menjadi inti strategi tersebut. Huawei memperkenalkan Atlas 960E SuperPoD yang memakai near-packaged optics (NPO), konfigurasi yang disebut perusahaan sebagai SuperPoD pertama berbasis NPO. 1
6
12
Huawei menggambarkan Agentic SuperPoD sebagai gabungan komputasi, akselerasi, penyimpanan konteks, dan lapisan interkoneksi klaster:
Komponen tersebut berada dalam portofolio Huawei yang lebih luas, terdiri dari 11 chip berorientasi UnifiedBus untuk fungsi komputasi, interkoneksi, penyimpanan, dan manajemen. 1
5
Atlas 650E memperlihatkan penerapan pendekatan interkoneksi yang sama pada skala lebih kecil. Huawei menyebut setiap server menggunakan delapan NPU Ascend 950DT, sementara dua server dapat membentuk konfigurasi full-mesh 16 NPU melalui UnifiedBus Link 2.0 tanpa switch pada desain dua server tersebut. 17
18
Huawei mencantumkan performa hingga 12,4 PFLOPS pada mxFP4 dan bandwidth baca/tulis memori on-chip hingga 4,0 TB/detik untuk server ini. Spesifikasi produk berbahasa Mandarin perusahaan juga mencantumkan bandwidth interkoneksi NPU agregat 13,4 TB/detik dalam skenario dua server. Semua angka ini adalah spesifikasi vendor; hasil di beban kerja nyata akan bergantung pada perangkat lunak, arsitektur model, presisi, pola komunikasi, dan konfigurasi sistem. 17
18
Lingqu UnifiedBus pada dasarnya adalah upaya Huawei untuk menyatukan interkoneksi, model memori, tingkatan penyimpanan, dan fabric optik dalam satu desain sistem AI. Ambisinya jelas: membuat sumber daya komputasi bekerja lebih menyerupai bagian-bagian dari satu komputer, lalu memperluas model itu dari kabinet ke SuperPoD hingga SuperCluster dengan sejuta NPU. 7
23
Pertanyaan praktisnya bukan apakah peta jalan ini berani, melainkan apakah sistem produksi benar-benar dapat menghadirkan latensi, throughput, pemoolan sumber daya, keandalan, serta efisiensi pelatihan model yang diklaim pada skala besar. Pengumuman Huawei telah menjelaskan arsitektur dan targetnya, tetapi pengukuran independen tetap diperlukan untuk menilai hasil di dunia nyata. 1
6
7
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Huawei memperkenalkan Lingqu UnifiedBus sebagai fabric interkoneksi dan memori bersama bagi Agentic SuperPoD serta klaster masa depan, dengan target perluasan dari satu kabinet hingga klaster sejuta NPU.
Huawei memperkenalkan Lingqu UnifiedBus sebagai fabric interkoneksi dan memori bersama bagi Agentic SuperPoD serta klaster masa depan, dengan target perluasan dari satu kabinet hingga klaster sejuta NPU. Arsitektur ini ditujukan agar CPU, NPU, memori, SSD, penyimpanan, dan jaringan dapat berbagi sumber daya secara lebih langsung, alih alih bekerja sebagai lapisan infrastruktur yang terpisah.
Untuk skala lebih kecil, Huawei menyebut Atlas 650E dapat menghubungkan dua server berisi masing masing delapan NPU menjadi konfigurasi full mesh 16 NPU tanpa switch melalui UnifiedBus Link 2.0.
Huawei memperkenalkan Lingqu UnifiedBus sebagai fabric interkoneksi dan memori bersama bagi Agentic SuperPoD serta klaster masa depan, dengan target perluasan dari satu kabinet hingga klaster sejuta NPU. Arsitektur ini ditujukan agar CPU, NPU, memori, SSD, penyimpanan, dan jaringan dapat berbagi sumber daya secara l...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Huawei present at Huawei Connect 2026 about Lingqu UnifiedBus as the interconnect foundation for an Agentic SuperPoD and cluster co. Article summary: Huawei positioned Lingqu UnifiedBus as the common interconnect and memory fabric for an “Agentic SuperPoD” and a co-designed SuperPod/cluster architecture: one intended to scale compute, memory, and storage from cabinet . Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Pesan utama Huawei di ajang Huawei Connect 2026 adalah bahwa infrastruktur AI tidak lagi hanya ditentukan oleh seberapa cepat prosesornya. Koneksi antarpemroses—beserta cara memori dan penyimpanan dibagikan—menjadi faktor yang sama pentingnya.
Di sinilah Lingqu UnifiedBus diposisikan: sebuah fabric interkoneksi dan memori bersama untuk Agentic SuperPoD, serta arsitektur terpadu SuperPoD dan klaster. Target akhirnya sangat ambisius, yakni memperluas sistem dari satu kabinet hingga SuperCluster dengan sejuta NPU (neural processing unit, akselerator AI). 1
7
Namun, ada catatan krusial: angka bandwidth, latensi, kapasitas, skala, dan performa dalam pengumuman ini merupakan spesifikasi, target, atau klaim Huawei di konferensi. Materi yang tersedia belum membuktikan pengukuran independen menyeluruh pada skala SuperPoD penuh ataupun banyak klaster. 1
6
7
Huawei berpendapat bahwa ketika klaster AI konvensional makin besar, sumber daya komputasi justru dapat banyak menunggu proses komunikasi dan perpindahan data. Perusahaan menyebut utilisasi komputasi model efektif pada klaster 100.000 NPU dapat berada di sekitar 20%. Huawei juga menyoroti batas memori saat melatih model sangat besar, kebutuhan CPU dan NPU yang berubah-ubah untuk beban kerja AI berbasis agen, serta besarnya kebutuhan cache KV dan penyimpanan. 1
Jawaban yang ditawarkan adalah memperlakukan komputasi, memori, penyimpanan, dan jaringan sebagai satu sistem yang lebih rapat keterkaitannya. Dalam pendekatan ini, SuperPoD bukan sekadar kumpulan server yang dihubungkan jaringan biasa; UnifiedBus dimaksudkan sebagai fabric tempat seluruh sumber daya tersebut berkolaborasi. 1
7
Huawei menyatakan UnifiedBus menyatukan lebih dari 10 protokol interkoneksi dalam satu model protokol dan semantik memori, dengan pengalamatan memori global terpadu di dalam SuperPoD. Menurut klaim perusahaan, pendekatan ini mengangkat bandwidth interkoneksi dari kisaran 100 GB/detik ke kelas TB/detik dan memangkas latensi pulang-pergi dari sekitar 7 mikrodetik menjadi 2 mikrodetik. 1
Desainnya ditujukan untuk menghubungkan CPU, NPU, memori, dan SSD secara langsung. Artinya, komponen-komponen tersebut dapat mengakses satu sama lain secara peer-to-peer, tidak hanya melalui jalur terpusat yang dimediasi host. Huawei juga membingkai arsitektur ini sebagai cara untuk mencampur dan mengalokasikan sumber daya CPU serta NPU dengan lebih fleksibel. 1
19
Untuk beban kerja AI yang berat di sisi data, Huawei menjelaskan penggunaan penyimpanan media hibrida yang dipool untuk activation caching. DDR, menurut perusahaan, dapat berfungsi sebagai memori alternatif NPU. Sasarannya adalah menurunkan latensi pada pencarian, rekomendasi, dan periklanan, sekaligus mengurangi kebutuhan HBM per NPU ketika melatih model yang sangat besar. Platform ini juga mendukung akselerasi Transformer bertingkat serta pemisahan Attention dan FFN (feed-forward network), yang disebut Huawei sebagai penerapan AF-separated. 1
Huawei memamerkan produk interkoneksi untuk tiga tingkat: di dalam kabinet, antarkabinet, dan antarklaster. Keluarga produk ini diklaim menyediakan skala elastis dari satu kabinet hingga klaster sejuta NPU. 7
Elemen optik menjadi inti strategi tersebut. Huawei memperkenalkan Atlas 960E SuperPoD yang memakai near-packaged optics (NPO), konfigurasi yang disebut perusahaan sebagai SuperPoD pertama berbasis NPO. 1
6
12
Huawei menggambarkan Agentic SuperPoD sebagai gabungan komputasi, akselerasi, penyimpanan konteks, dan lapisan interkoneksi klaster:
Komponen tersebut berada dalam portofolio Huawei yang lebih luas, terdiri dari 11 chip berorientasi UnifiedBus untuk fungsi komputasi, interkoneksi, penyimpanan, dan manajemen. 1
5
Atlas 650E memperlihatkan penerapan pendekatan interkoneksi yang sama pada skala lebih kecil. Huawei menyebut setiap server menggunakan delapan NPU Ascend 950DT, sementara dua server dapat membentuk konfigurasi full-mesh 16 NPU melalui UnifiedBus Link 2.0 tanpa switch pada desain dua server tersebut. 17
18
Huawei mencantumkan performa hingga 12,4 PFLOPS pada mxFP4 dan bandwidth baca/tulis memori on-chip hingga 4,0 TB/detik untuk server ini. Spesifikasi produk berbahasa Mandarin perusahaan juga mencantumkan bandwidth interkoneksi NPU agregat 13,4 TB/detik dalam skenario dua server. Semua angka ini adalah spesifikasi vendor; hasil di beban kerja nyata akan bergantung pada perangkat lunak, arsitektur model, presisi, pola komunikasi, dan konfigurasi sistem. 17
18
Lingqu UnifiedBus pada dasarnya adalah upaya Huawei untuk menyatukan interkoneksi, model memori, tingkatan penyimpanan, dan fabric optik dalam satu desain sistem AI. Ambisinya jelas: membuat sumber daya komputasi bekerja lebih menyerupai bagian-bagian dari satu komputer, lalu memperluas model itu dari kabinet ke SuperPoD hingga SuperCluster dengan sejuta NPU. 7
23
Pertanyaan praktisnya bukan apakah peta jalan ini berani, melainkan apakah sistem produksi benar-benar dapat menghadirkan latensi, throughput, pemoolan sumber daya, keandalan, serta efisiensi pelatihan model yang diklaim pada skala besar. Pengumuman Huawei telah menjelaskan arsitektur dan targetnya, tetapi pengukuran independen tetap diperlukan untuk menilai hasil di dunia nyata. 1
6
7
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Huawei memperkenalkan Lingqu UnifiedBus sebagai fabric interkoneksi dan memori bersama bagi Agentic SuperPoD serta klaster masa depan, dengan target perluasan dari satu kabinet hingga klaster sejuta NPU.
Huawei memperkenalkan Lingqu UnifiedBus sebagai fabric interkoneksi dan memori bersama bagi Agentic SuperPoD serta klaster masa depan, dengan target perluasan dari satu kabinet hingga klaster sejuta NPU. Arsitektur ini ditujukan agar CPU, NPU, memori, SSD, penyimpanan, dan jaringan dapat berbagi sumber daya secara lebih langsung, alih alih bekerja sebagai lapisan infrastruktur yang terpisah.
Untuk skala lebih kecil, Huawei menyebut Atlas 650E dapat menghubungkan dua server berisi masing masing delapan NPU menjadi konfigurasi full mesh 16 NPU tanpa switch melalui UnifiedBus Link 2.0.