Huawei membayangkan 900 miliar agen AI melayani populasi global 9 miliar orang pada 2035. Sepuluh arah teknologinya menghubungkan kemampuan agen dengan komputasi, memori, jaringan, perangkat, pusat data, serta keamanan.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 SolGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Huawei announce in its September 16, 2026, Intelligent World 2035 report and GDII 2026, what does it forecast for AI-agent numbers. Article summary: On September 16, 2026, Huawei unveiled *Intelligent World 2035: Turning Vision into Action* and the *Global Digitalization and Intelligence Index 2026* (GDII 2026). The first sets out ten technology directions for an age. Topic tags: general, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts wi
Bayangkan asisten AI yang tidak berhenti setelah menjawab satu pertanyaan: ia mencari informasi, memakai alat, mengambil langkah berikutnya, lalu terus berinteraksi. Dunia digital yang berpusat pada agen AI seperti inilah yang menjadi dasar peta teknologi terbaru Huawei. Pada 16 September 2026, perusahaan tersebut merilis Intelligent World 2035: Turning Vision into Action bersama Global Digitalization and Intelligence Index 2026 (GDII 2026). Laporan pertama memaparkan sepuluh arah teknologi; laporan kedua membahas jalur menuju ekonomi cerdas. 10
17
Huawei membayangkan 900 miliar agen AI melayani populasi dunia sebanyak 9 miliar orang pada 2035. Perusahaan itu juga memperkirakan konsumsi token AI tahunan secara global meningkat 100.000 kali lipat, sementara agen menghasilkan lebih dari 90% lalu lintas token AI. Token adalah unit informasi yang diproses model saat menerima masukan dan menghasilkan keluaran. Angka 900 miliar sudah muncul dalam proyeksi Huawei sebelumnya; itu bukan jumlah agen yang telah beroperasi saat ini. 7
9
16
1
Jika agen terus bernalar, mengambil informasi, memanggil alat, dan berkomunikasi, bebannya terhadap komputasi, penyimpanan, serta jaringan bisa berbeda dari satu permintaan pengguna biasa. Namun, besar beban itu bergantung pada cara agen dirancang dan dipakai. Proyeksi Huawei adalah skenario untuk diuji, bukan ukuran kapasitas yang otomatis berlaku bagi setiap pengelola infrastruktur. 6
9
Kesepuluhnya membentuk satu strategi infrastruktur: agen yang lebih mampu memerlukan komputasi yang terjangkau, memori yang dapat diandalkan, koneksi yang responsif, energi untuk menjalankan sistem, serta pengamanan atas tindakan otonom. Itu adalah rancangan yang diusulkan Huawei, bukan bukti bahwa satu arsitektur cocok untuk semua penerapan. 8
10
Alih-alih menjadikan angka 900 miliar sebagai dasar belanja, pengelola sistem dapat memodelkan lalu lintas dan latensi pada beberapa tingkat penggunaan agen yang masuk akal. Ukur biaya per tugas yang selesai, bukan hanya besarnya klaster; lalu periksa apakah kebutuhan listrik, pendinginan, memori, dan jaringan mengubah perhitungannya. Sebelum memilih arsitektur, uji pula bagaimana agen menyimpan informasi yang tepercaya serta bagaimana akses dan tindakannya dikendalikan. Target klaster 100 kali lebih besar dan biaya tugas 1.000 kali lebih rendah berguna sebagai pertanyaan pengujian—bukan spesifikasi pengadaan siap pakai. 8
9
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Huawei membayangkan 900 miliar agen AI melayani populasi global 9 miliar orang pada 2035.
Huawei membayangkan 900 miliar agen AI melayani populasi global 9 miliar orang pada 2035. Sepuluh arah teknologinya menghubungkan kemampuan agen dengan komputasi, memori, jaringan, perangkat, pusat data, serta keamanan.