Google Pics: Aplikasi Desain AI Baru di Google Workspace
Google memperkenalkan Google Pics di Google I/O 2026, aplikasi desain dan pembuatan gambar berbasis AI di Google Workspace yang memungkinkan pengguna membuat visual hanya dari prompt teks serta mengedit elemen secara... Aplikasi ini dapat menghasilkan berbagai konten visual seperti grafis media sosial, undangan, mat...
Google memperkenalkan Google Pics di Google I/O 2026, aplikasi desain dan pembuatan gambar berbasis AI di Google Workspace yang memungkinkan pengguna membuat visual hanya dari prompt teks serta mengedit elemen secara...
Aplikasi ini dapat menghasilkan berbagai konten visual seperti grafis media sosial, undangan, materi pemasaran, mock‑up produk, flyer, dan infografik tanpa memerlukan keahlian desain.[6][11][35]
Dirancang untuk pengguna sehari‑hari seperti guru dan pemilik usaha kecil, Google Pics memadukan AI generatif Gemini dengan model Nano Banana 2 serta kolaborasi bawaan Workspace untuk menantang platform desain seperti...
What did Google announce about its new AI-powered design app Pics at Google I/O 2026, how does it let users create and edit visuals with simGoogle Pics uses generative AI and object-level editing to create and modify visuals directly inside Google Workspace.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Google announce about its new AI-powered design app Pics at Google I/O 2026, how does it let users create and edit visuals with sim. Article summary: Google announced Pics at Google I/O 2026 as a new AI-powered image and design creation tool, but the available evidence only supports a limited description of its features.[2] It is described as being based on Nano Banan. Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "[Skip to content](https://techcrunch.com/2026/05/19/ai-design-tools-are-the-next-big-battleground-and-google-is-going-all-in-at-io-2026#wp--skip-link--target). * [Latest](https:/" source context "Google just declared itself a contender in AI design at IO 2026" Reference image 2: visual subject "[Skip to content](
openai.com
Google memperkenalkan Google Pics pada ajang Google I/O 2026 sebagai aplikasi baru untuk membuat dan mengedit gambar menggunakan kecerdasan buatan. Aplikasi ini terintegrasi langsung dengan Google Workspace, sehingga proses membuat visual bisa semudah mengetik perintah teks (prompt).
Dengan Pics, Google ingin membuat proses desain lebih mudah bagi siapa saja—bahkan bagi orang yang tidak memiliki keterampilan desain grafis—serta menyatukannya dengan alur kerja kolaboratif yang sudah digunakan di Workspace seperti Docs, Sheets, dan Slides.
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Google Pics: Aplikasi Desain AI Baru di Google Workspace"?
Google memperkenalkan Google Pics di Google I/O 2026, aplikasi desain dan pembuatan gambar berbasis AI di Google Workspace yang memungkinkan pengguna membuat visual hanya dari prompt teks serta mengedit elemen secara...
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Google memperkenalkan Google Pics di Google I/O 2026, aplikasi desain dan pembuatan gambar berbasis AI di Google Workspace yang memungkinkan pengguna membuat visual hanya dari prompt teks serta mengedit elemen secara... Aplikasi ini dapat menghasilkan berbagai konten visual seperti grafis media sosial, undangan, materi pemasaran, mock‑up produk, flyer, dan infografik tanpa memerlukan keahlian desain.[6][11][35]
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Dirancang untuk pengguna sehari‑hari seperti guru dan pemilik usaha kecil, Google Pics memadukan AI generatif Gemini dengan model Nano Banana 2 serta kolaborasi bawaan Workspace untuk menantang platform desain seperti...
Google Pics adalah aplikasi pembuatan dan pengeditan gambar berbasis AI yang terintegrasi di Google Workspace dan diumumkan bersama berbagai pembaruan AI lain di Google I/O 2026.
Aplikasi ini memungkinkan pengguna menghasilkan gambar dari prompt teks, lalu mengedit elemen di dalam gambar tersebut secara detail. Berbeda dari banyak generator gambar AI yang menghasilkan satu gambar “flat”, Pics memperlakukan setiap elemen dalam gambar sebagai objek yang bisa diedit secara terpisah.
Pendekatan ini membuat proses desain AI terasa lebih terkontrol dan mudah diperbaiki ketika pengguna ingin melakukan perubahan kecil.
Cara Pics Membuat dan Mengedit Visual
Google Pics menggabungkan pembuatan gambar berbasis prompt teks dengan pengeditan tingkat objek.
Pengguna dapat:
Mengetik prompt untuk membuat konsep visual
Mengunggah atau memulai dari gambar yang sudah ada
Memilih objek tertentu dalam gambar
Mengubah, menghapus, memperbesar, atau mengganti elemen tanpa harus membuat ulang seluruh gambar
Misalnya, sistem dapat mengenali objek dalam gambar dan memungkinkan pengeditan spesifik seperti menghapus objek tertentu atau menyesuaikan elemen desain.
Beberapa implementasi juga memungkinkan pengguna mengklik elemen untuk memodifikasinya atau mengedit teks langsung di dalam visual yang dihasilkan AI—mengatasi masalah umum pada generator gambar AI yang biasanya memerlukan regenerasi gambar sepenuhnya hanya untuk perubahan kecil.
Model AI di Balik Google Pics
Google Pics didukung oleh ekosistem AI Gemini milik Google dan model gambar Nano Banana 2.
Model Nano Banana 2 dirancang untuk menghasilkan gambar berkualitas tinggi dengan cepat, sekaligus mendukung pengeditan yang lebih cepat dan iterasi desain yang lebih efisien.
Dengan kombinasi ini, Pics mampu:
Menghasilkan visual dari bahasa alami
Memahami objek dan hubungan antar elemen dalam gambar
Memungkinkan pengeditan cepat selama proses desain
Jenis Konten yang Bisa Dibuat
Google memposisikan Pics sebagai alat desain serbaguna untuk berbagai kebutuhan visual sehari‑hari.
Contoh konten yang bisa dibuat meliputi:
Grafis media sosial
Undangan acara
Materi pemasaran
Mock‑up produk atau website
Flyer dan infografik
Semua ini dapat dibuat dari prompt sederhana lalu disempurnakan dengan kontrol pengeditan yang tersedia.
Terintegrasi Langsung dengan Google Workspace
Salah satu keunggulan utama Google Pics adalah integrasinya langsung dengan ekosistem Google Workspace.
Artinya, pengguna dapat membuat dan mengedit visual dalam lingkungan yang sama dengan dokumen, spreadsheet, dan presentasi yang mereka gunakan sehari‑hari.
Karena menjadi bagian dari Workspace, tim juga bisa berkolaborasi pada desain visual dengan cara yang mirip seperti bekerja bersama di Google Docs atau Slides.
Siapa Target Pengguna Pics
Google menyatakan bahwa Pics dirancang agar mudah digunakan oleh berbagai kalangan, bukan hanya desainer profesional.
Beberapa contoh pengguna yang ditargetkan antara lain:
Guru yang membuat materi pembelajaran
Pemilik usaha kecil yang membutuhkan materi promosi
Tim perusahaan yang membuat grafik internal
Individu yang ingin membuat undangan atau posting media sosial
Fokus utamanya adalah membantu pengguna non‑desainer menghasilkan visual yang layak pakai dengan cepat.
Jadwal Peluncuran
Google mengumumkan bahwa Google Pics akan mulai dirilis di Google Workspace pada musim panas 2026, dengan akses awal diberikan kepada sejumlah penguji setelah acara I/O.
Distribusinya diperkirakan akan meluas seiring dengan peluncuran fitur AI lain di berbagai produk Workspace.
Tantangan untuk Canva dan Platform Desain AI
Dengan meluncurkan Pics, Google masuk ke pasar yang sedang berkembang pesat: alat desain berbasis AI.
Platform seperti Canva dan berbagai produk desain berbasis AI baru telah populer karena mempermudah pembuatan grafis. Strategi Google adalah menawarkan kemampuan serupa namun langsung terhubung dengan ekosistem Workspace.
Pendekatan Google memiliki tiga keunggulan utama:
Pembuatan desain dari prompt teks menggunakan AI Gemini
Output yang tetap dapat diedit, di mana setiap elemen gambar bisa dimodifikasi
Kolaborasi bawaan di Google Workspace
Jika diadopsi secara luas, Pics berpotensi mengubah Workspace dari sekadar suite produktivitas menjadi juga platform lengkap untuk membuat konten visual.
Gambaran Besarnya
Peluncuran Google Pics mencerminkan strategi Google yang semakin menanamkan AI di seluruh produknya. Pada Google I/O 2026, perusahaan juga memperkenalkan berbagai pembaruan AI lain di Workspace, termasuk fitur suara di Gmail dan Docs serta agen AI bernama Gemini Spark.
Dengan memasukkan desain berbasis AI langsung ke dalam Workspace, Google berusaha membuat proses membuat visual menjadi sama mudahnya dengan menulis dokumen atau mengirim email.