ESET mengumumkan investasi €40 juta pada konferensi ESET World 2026 untuk mengembangkan model AI khusus keamanan, arsitektur pertahanan AI berlapis, dan Security Operations Center berbasis AI generasi baru. Sejak Maret 2026, teknologi ESET telah memindai hampir 800.000 “AI skills”, menemukan sekitar 25.000 yang menc...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did ESET announce at ESET World 2026 regarding its €40 million investment in AI-powered cybersecurity, why does it see autonomous and a. Article summary: ESET announced at ESET World 2026 in Berlin that it will invest €40 million in AI-powered cybersecurity, expanding R&D and accelerating security-first AI models, a layered AI security stack, and a next-generation AI SOC.. Topic tags: general, general web. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# ESET Unveils AI-Powered Security Tools to Protect Enterprise AI Interactions. In demonstrations at RSAC 2026, the new AI protection feature flagged malicious URLs submitted throu" source context "ESET Unveils AI-Powered Security Tools to Protect Enterprise AI ..." Reference image 2: visual subject "# ESET Unveils AI-Powered Se
Perusahaan keamanan siber ESET mengumumkan investasi sebesar €40 juta untuk memperkuat teknologi keamanan siber berbasis kecerdasan buatan dalam konferensi ESET World 2026 di Berlin. Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas riset, membangun teknologi pertahanan baru, dan meningkatkan kapasitas global perusahaan menghadapi ancaman yang muncul dari sistem AI otonom.
Menurut ESET, kecerdasan buatan kini bukan hanya alat untuk melawan serangan siber—tetapi juga mulai menjadi bagian dari permukaan serangan itu sendiri, sehingga membutuhkan pendekatan keamanan yang berbeda dibanding sistem IT tradisional.
Fokus utama pengumuman ini adalah meningkatnya penggunaan AI otonom atau agentic AI—perangkat lunak yang dapat bertindak sebagai agen digital. Agen AI semacam ini mampu menjalankan tugas, menggunakan alat eksternal, mengakses layanan online, serta berinteraksi dengan sistem lain tanpa campur tangan manusia secara langsung.
Kemampuan tersebut membuat AI menjadi lapisan baru dalam rantai pasokan perangkat lunak. Agen dapat terhubung dengan plugin eksternal, repositori kode, dataset, atau layanan pihak ketiga. Jika tidak diawasi dengan baik, jalur ini dapat dimanfaatkan oleh penyerang untuk mencuri data sensitif atau menjalankan tindakan berbahaya.
ESET mengatakan teknologi keamanannya telah memindai hampir 800.000 “AI skills” unik sejak Maret 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar 25.000 teridentifikasi mencurigakan, dan lebih dari 3.000 diblokir karena berbahaya. Angka ini menunjukkan betapa cepatnya ekosistem agen AI berkembang—dan bagaimana risiko keamanan ikut meningkat.
Investasi ini akan difokuskan pada tiga inisiatif teknologi utama untuk melindungi sistem dan alur kerja AI.
ESET berencana mengembangkan model AI fondasional yang dibuat khusus untuk cybersecurity. Model ini akan dilatih menggunakan data intelijen ancaman dan telemetry keamanan, bukan data umum seperti model AI generatif biasa. Tujuannya adalah meningkatkan akurasi deteksi ancaman dan membantu analis memahami pola serangan yang kompleks.
Perusahaan juga mengembangkan arsitektur keamanan AI berlapis untuk melindungi interaksi antara sistem AI dan infrastruktur perusahaan. Fungsinya meliputi:
Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah ESET Secure AI Relay, sebuah lapisan perantara antara pengguna, agen AI, aplikasi bisnis, dan model AI untuk mengawasi serta mengendalikan komunikasi di antara mereka.
ESET juga akan memperluas kemampuan teknologi berbasis AI yang sudah ada seperti ESET LiveGrid, LiveCortex, dan LiveGuard, yang digunakan untuk menganalisis telemetry keamanan dan mendeteksi aktivitas tidak normal di lingkungan yang menggunakan AI.
Sebagian dana akan digunakan untuk membangun Security Operations Center (SOC) berbasis AI generasi baru. Sistem ini dirancang untuk menganalisis volume besar data keamanan secara real‑time dan membantu analis merespons insiden siber lebih cepat dengan dukungan intelijen ancaman dan analitik AI.
Investasi ini juga mencakup rencana perekrutan selama tiga tahun. ESET berencana memperluas tim penelitian dan pengembangan hingga sekitar 1.000 peneliti dan insinyur untuk mempercepat inovasi di bidang keamanan AI.
Selain itu, perusahaan akan membuka tiga kantor baru di India, Prancis, dan Belanda sebagai bagian dari strategi ekspansi global dan untuk memperluas akses terhadap talenta teknologi.
Di luar pengembangan produk, ESET juga menekankan tujuan strategis yang lebih luas: mengurangi ketergantungan pada model AI yang dikendalikan oleh perusahaan teknologi besar.
Pimpinan perusahaan berpendapat bahwa sistem keamanan siber—terutama yang berbasis AI—harus tetap independen, transparan, dan dapat dikendalikan oleh organisasi yang menggunakannya. Dengan membangun model AI dan infrastruktur keamanan sendiri, ESET berharap dapat memperkuat kedaulatan teknologi Eropa di bidang keamanan siber.
Langkah ESET mencerminkan perubahan besar dalam dunia keamanan digital. Ketika agen AI semakin terintegrasi dalam alur kerja perusahaan—dari otomatisasi tugas hingga pengambilan keputusan—kemampuan yang sama yang meningkatkan produktivitas juga bisa membuka celah baru bagi penyerang.
Karena itu, perusahaan keamanan kini tidak hanya berfokus melindungi jaringan atau perangkat, tetapi juga mengamankan sistem AI itu sendiri. Investasi €40 juta dari ESET menunjukkan bahwa industri keamanan siber mulai serius mempersiapkan diri menghadapi fase baru ancaman digital ini.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
ESET mengumumkan investasi €40 juta pada konferensi ESET World 2026 untuk mengembangkan model AI khusus keamanan, arsitektur pertahanan AI berlapis, dan Security Operations Center berbasis AI generasi baru.
ESET mengumumkan investasi €40 juta pada konferensi ESET World 2026 untuk mengembangkan model AI khusus keamanan, arsitektur pertahanan AI berlapis, dan Security Operations Center berbasis AI generasi baru. Sejak Maret 2026, teknologi ESET telah memindai hampir 800.000 “AI skills”, menemukan sekitar 25.000 yang mencurigakan dan memblokir lebih dari 3.000 yang bersifat berbahaya.
Program tiga tahun ini juga mencakup ekspansi R&D hingga sekitar 1.000 peneliti dan insinyur serta pembukaan kantor baru di India, Prancis, dan Belanda.