Embracer Group berencana memisahkan Fellowship Entertainment menjadi perusahaan publik baru yang ditargetkan melantai di Nasdaq Stockholm pada 2027. Perusahaan baru ini akan mengelola franchise besar seperti The Lord of the Rings, Tomb Raider, Metro, Dead Island, Darksiders, Remnant, dan Kingdom Come: Deliverance.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Embracer Group announce about spinning off Fellowship Entertainment for a planned 2027 Nasdaq Stockholm listing, which major franch. Article summary: Embracer Group announced a plan to split into two publicly listed companies by spinning off Fellowship Entertainment, with a Nasdaq Stockholm listing planned during calendar year 2027.[2][5][8] Fellowship is intended to . Topic tags: general, general web. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# Embracer Group. pdf download Embracer Group announces its intention to spin off Fellowship Entertainment on Nasdaq Stockholm. Du har en aktiv prenumeration. Prenumerera på pressm" source context "MFN.se > Embracer Group > Embracer Group announces its intention to spin off Fellowship Entertainment on Nasdaq Stockhol" Reference
Embracer Group mengumumkan rencana untuk memisahkan sebagian bisnisnya menjadi perusahaan publik baru bernama Fellowship Entertainment, yang ditargetkan melantai di Nasdaq Stockholm pada tahun kalender 2027. Perusahaan baru ini akan diposisikan sebagai “IP‑led entertainment company”—perusahaan hiburan yang bertumpu pada kekuatan intellectual property (IP) atau franchise populer.
Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi besar Embracer, dengan tujuan meningkatkan fokus manajemen terhadap aset‑aset IP bernilai tinggi sekaligus membuka potensi nilai yang dianggap belum tercermin sepenuhnya dalam struktur perusahaan saat ini.
Fellowship Entertainment akan mengelola sejumlah franchise game dan lisensi hiburan paling terkenal milik Embracer. Beberapa di antaranya adalah:
Franchise‑franchise tersebut dianggap sebagai aset inti yang akan menjadi fondasi strategi bisnis perusahaan baru. Selain IP‑nya, studio dan tim pengembang yang selama ini mengerjakan seri tersebut juga akan berada di bawah struktur Fellowship Entertainment.
Dengan penggabungan ini, Embracer ingin membangun organisasi yang lebih terpusat untuk mengembangkan franchise lintas platform—tidak hanya game, tetapi juga peluang hiburan lainnya.
Salah satu pilar utama Fellowship Entertainment adalah model bisnis berbasis lisensi. Perusahaan akan menggabungkan kemampuan pengembangan game, publishing, dan licensing dalam satu organisasi untuk memaksimalkan nilai dari setiap IP.
Lisensi akan memainkan peran penting dalam strategi ini. Embracer menyebut bahwa operasi lisensi yang dibangun di atas Middle‑earth Enterprises—entitas yang memegang hak komersial untuk dunia Middle‑earth—akan menjadi pusat dari ekspansi kemitraan di masa depan.
Artinya, franchise seperti The Lord of the Rings tidak hanya akan hadir dalam bentuk game, tetapi juga berpotensi berkembang melalui kolaborasi media, merchandise, dan berbagai proyek hiburan lain.
Tujuan utamanya adalah membangun ekosistem hiburan yang lebih luas di sekitar IP yang sudah memiliki basis penggemar global.
Chairman Embracer, Lars Wingefors, menjelaskan bahwa spin‑off ini bertujuan meningkatkan fokus strategis serta memberikan struktur yang lebih jelas bagi setiap bisnis di dalam grup.
Beberapa tujuan utama dari pemisahan ini antara lain:
Wingefors juga menekankan bahwa dengan struktur baru ini, setiap perusahaan dapat mengejar jalur pertumbuhan yang berbeda sesuai kekuatan masing‑masing.
Namun hingga pengumuman ini dibuat, perusahaan belum merinci target keuangan spesifik maupun jadwal rilis game AAA yang akan menjadi bagian dari strategi Fellowship Entertainment.
Setelah spin‑off selesai, Embracer akan tetap beroperasi sebagai perusahaan publik terpisah dengan struktur yang lebih terdesentralisasi dan strategi yang berbeda dari Fellowship Entertainment.
Beberapa bisnis akan tetap berada di bawah Embracer, termasuk divisi game mobile. Studio yang tetap berada dalam kelompok ini antara lain:
Studio‑studio tersebut mengelola berbagai game live‑service dan mobile yang sudah berjalan, dan akan tetap menjadi bagian dari operasi utama Embracer setelah restrukturisasi.
Jika rencana ini berjalan sesuai jadwal, Fellowship Entertainment akan menjadi perusahaan publik baru yang dibangun di atas sejumlah franchise game paling dikenal di dunia. Dengan fokus pada IP, pengembangan game, dan lisensi lintas media, perusahaan ini berupaya mengubah portofolio franchise menjadi platform hiburan yang lebih luas.
Bagi Embracer sendiri, langkah ini menandai fase berikutnya dalam restrukturisasi perusahaan—memecah organisasi besar menjadi entitas yang lebih fokus, dengan strategi bisnis dan akuntabilitas yang lebih jelas.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Embracer Group berencana memisahkan Fellowship Entertainment menjadi perusahaan publik baru yang ditargetkan melantai di Nasdaq Stockholm pada 2027.
Embracer Group berencana memisahkan Fellowship Entertainment menjadi perusahaan publik baru yang ditargetkan melantai di Nasdaq Stockholm pada 2027. Perusahaan baru ini akan mengelola franchise besar seperti The Lord of the Rings, Tomb Raider, Metro, Dead Island, Darksiders, Remnant, dan Kingdom Come: Deliverance.
Strateginya berfokus pada pengembangan game, publishing, serta ekspansi lisensi IP ke berbagai media dan kemitraan bisnis.