John Romero mengonfirmasi bahwa Romero Games telah mendapatkan penerbit baru untuk proyek shooter yang sebelumnya kehilangan pendanaan Xbox pada 2025. Kabar baiknya, proyek tersebut tetap berjalan. Namun, game ini tidak akan dibuat sesuai rencana awal: skala pengembangannya kini disesuaikan dengan tim yang jauh lebih kecil.
4
5
7
Kesepakatan baru dari seorang kenalan
Dalam wawancara di Gamescom Asia, Romero mengatakan ia menghubungi seseorang yang dikenalnya, lalu keduanya mencapai kesepakatan. Ia mengonfirmasi bahwa game itu kini memiliki penerbit baru, tetapi belum menyebutkan nama perusahaan tersebut ataupun kapan pengumumannya akan dibuat.
7
8
Dari 110 orang menjadi sekitar 15–16
Setelah Xbox menarik pendanaan pada 2025, Romero Games tak mampu mempertahankan tim awalnya yang berjumlah 110 orang. Romero mengatakan jumlah staf sempat turun menjadi lima. Belakangan, studio merekrut kembali 10 mantan pemimpin tim; laporan menyebut jumlah tim sekarang sekitar 15–16 orang.
4
5
Perubahan jumlah staf itu turut mengubah cakupan proyek. Romero mengatakan game awal tidak bisa diselesaikan dalam skala semula, sehingga tim kini mengolahnya menjadi proyek yang lebih kecil—bukan sekadar melanjutkan pengembangan dari titik terakhir. Game versi baru itu juga menggunakan kembali aset seni dan kode dari proyek sebelumnya.
3
5
19
Yang belum diumumkan
Nama penerbit dan jadwal pengumumannya masih belum diketahui. Informasi yang tersedia juga belum mengungkap judul, platform, atau tanggal rilis game tersebut. Sejauh ini, yang sudah dipastikan adalah adanya kesepakatan penerbitan baru dan pengembangan yang berlanjut dengan rancangan berbeda.
3
4
8
Romero terdengar optimistis mengenai arah proyek meski studio harus melewati kehilangan pendanaan dan pengurangan staf. Namun, kembalinya game ini bukan berarti rencana awal akan terwujud seperti semula: ukuran tim dan cakupan proyek sama-sama berubah.
1
5