Selain itu, perusahaan seperti Infineon Technologies dan ASM International disebut dalam narasi positif sektor ini, meski laporan publik yang tersedia tidak merinci perubahan target harga untuk kedua perusahaan tersebut.
Selain perubahan target harga saham, Deutsche Bank juga mengidentifikasi enam tren utama yang diperkirakan membentuk lanskap teknologi hardware Eropa pada 2026. Tren-tren ini menjelaskan mengapa analis melihat sektor semikonduktor memasuki fase siklus yang lebih menguntungkan.
Pasar memori—terutama DRAM dan NAND—mengalami kenaikan harga tajam karena pasokan yang terbatas. Harga spot DRAM melonjak drastis dalam waktu singkat, sementara harga NAND juga meningkat signifikan. Deutsche Bank memperkirakan kondisi pasokan ketat ini bisa berlanjut hingga 2027.
Ledakan aplikasi AI tidak hanya meningkatkan permintaan GPU kelas atas, tetapi juga berbagai komponen lain seperti jaringan, memori, dan chip pendukung. Dampaknya, pasokan untuk komponen semikonduktor yang lebih umum ikut tertekan.
Seiring berkembangnya pusat data AI berskala besar, teknologi optical dan photonics menjadi semakin penting untuk koneksi berkecepatan tinggi dan bandwidth yang lebih besar. Deutsche Bank memperkirakan adopsinya akan meningkat pesat dalam infrastruktur hyperscale.
Ketika miniaturisasi chip tradisional semakin sulit, produsen mulai beralih ke advanced packaging untuk meningkatkan kinerja. Teknologi seperti hybrid bonding memungkinkan chip digabungkan secara lebih efisien—sebuah tren yang menguntungkan pemasok peralatan seperti BESI.
Industri otomotif, terutama kendaraan listrik, mulai beralih ke arsitektur daya 800V. Perubahan ini meningkatkan kebutuhan akan semikonduktor daya yang lebih canggih dan komponen elektronik terkait.
Gelombang awal AI banyak berpusat pada pusat data cloud. Namun analis melihat fase berikutnya akan datang dari edge AI—AI yang berjalan langsung di perangkat, kendaraan, dan sistem industri. Ini memperluas pasar semikonduktor jauh melampaui infrastruktur cloud.
Gabungan tren tersebut menunjukkan kondisi yang semakin mendukung di seluruh rantai nilai semikonduktor. Pasokan memori yang ketat dapat meningkatkan harga dan margin, sementara belanja infrastruktur AI mendorong investasi baru dalam peralatan fabrikasi dan teknologi packaging.
Bagi perusahaan Eropa seperti ASML, STMicroelectronics, dan BE Semiconductor Industries, dinamika ini berarti visibilitas pendapatan yang lebih jelas dan potensi pemulihan margin ketika siklus industri kembali menguat pada akhir 2026 hingga 2027.
Meski begitu, analis mengingatkan bahwa tidak semua perusahaan akan merasakan manfaat yang sama. Detail revisi target harga juga masih terbatas dalam laporan publik. Namun pesan utama dari riset terbaru Deutsche Bank cukup jelas: kombinasi AI, kekurangan memori, dan inovasi teknologi chip menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi sektor semikonduktor Eropa dalam beberapa tahun ke depan.
Comments
0 comments