Ulasan awal Control Resonant umumnya positif, terutama untuk atmosfer, Manhattan yang terdistorsi, serta desain level yang berani; namun pujian itu belum menjadi konsensus penuh. Sekuel ini menempatkan Dylan Faden sebagai protagonis dan mengganti formula tembak menembak Control dengan action RPG yang bertumpu pada p...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did critics say about Control Resonant after its review embargo lifted six days before its September 24, 2026 launch on PS5, Xbox Serie. Article summary: Early reviews portray *Control Resonant* as a bold, visually exceptional but polarizing reinvention of *Control*: critics widely admire its surreal Manhattan, level design, and lore, while sharply disagreeing over whethe. Topic tags: general, news, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers
Ulasan awal Control Resonant menunjukkan bahwa Remedy mengambil langkah besar—dan cukup berisiko—dalam melanjutkan Control (2019). Tanggapan kritikus sejauh ini cenderung positif, khususnya terhadap atmosfer, imajinasi visual, dan skala dunianya. Namun, perubahan ke combat jarak dekat menjadi titik yang paling memecah pendapat.
Embargo ulasan berakhir pada 18 September, hampir sepekan sebelum game ini dirilis pada 24 September 2026 untuk PS5, Xbox Series X|S, dan PC. 4
33
Alih-alih meneruskan formula shooter dari game pertama, Control Resonant berfokus pada Dylan Faden dalam action-adventure RPG berlatar Manhattan yang telah berubah oleh fenomena paranatural. Remedy menjelaskan bahwa Dylan keluar dari tahanan Federal Bureau of Control (FBC)—lembaga fiktif yang menangani kejadian supranatural—di tengah krisis yang membengkokkan realitas. Ia harus menghadapi ancaman kosmik dengan kekuatan baru, termasuk senjata melee yang dapat berubah bentuk bernama Aberrant. 3
13
Ini merupakan pergeseran besar, baik dari sisi struktur maupun mekanik. Pratinjau resmi Xbox menyebut Control Resonant sebagai evolusi dari shooter orang ketiga menjadi action RPG melee yang menekankan eksperimen dan kustomisasi combat. 15
Pujian paling konsisten dari para kritikus tertuju pada world-building khas Remedy. Manhattan yang terdistorsi, ruang-ruang yang menentang logika, traversal, dan desain area yang memelintir realitas menjadi daya tarik terbesar game ini.
Vice menyebutnya sebagai salah satu game action terbaik tahun ini dan menyoroti desain levelnya. Menurut ulasan tersebut, format dunia terbuka memberi Remedy keleluasaan menciptakan lingkungan spektakuler tanpa kehilangan lokasi yang dirancang dengan cermat dan teka-teki yang membuat Control pertama berkesan. 18
Sejumlah media lain tiba pada kesimpulan serupa. Hey Poor Player memberi nilai 4,5/5 dan menilai sebagian besar risiko besar yang diambil sekuel ini berhasil, sembari tetap terasa sebagai game Control dalam hal-hal yang paling penting. 19 GamingBible memberi 9/10 dan menyebutnya salah satu game action terbaik 2026, sementara TechRadar memuji dunia terbukanya yang menarik untuk dijelajahi serta ceritanya.
24
25
Dengan kata lain, Control Resonant tampaknya paling cocok bagi pemain yang menikmati atmosfer ganjil, eksplorasi, fiksi surealis, dan lokasi-lokasi rumit—bukan semata-mata mencari combat paling langsung dan cepat.
Garis pemisah utama dalam ulasan terletak pada sistem brawler atau pertarungan jarak dekatnya. Ulasan yang mendukung menilai sistem ini menjadi makin dalam seiring kemampuan Dylan dan pilihan build bertambah. Pemain didorong untuk bereksperimen dengan kustomisasi, bukan sekadar menekan tombol secara berulang. 15
20
Namun, beberapa pengulas mempertanyakan apakah loop combat tersebut cukup kuat untuk menopang durasi permainan. CGMagazine memberi nilai 7,5/10, mengkritik gameplay yang repetitif, kekuatan yang dinilai kurang memuaskan, serta bagian akhir yang kehilangan momentum. 21 TechRadar lebih positif secara keseluruhan, tetapi juga mencatat bahwa pertarungan kadang terasa terlalu sulit karena musuh dianggap terlalu tebal atau menyerap terlalu banyak damage.
25
Bagi calon pemain, perbedaan ini patut diperhatikan. Kekuatan terbesar game tampaknya ada pada ide, tempat, dan atmosfernya; sementara aksi melee dari menit ke menit belum dipuji sebulat formula gunplay dan kekuatan paranormal di Control pertama.
Nilai yang telah muncul memperlihatkan rentang dari sangat antusias hingga cukup hati-hati:
Rangkaian nilai ini lebih menggambarkan sekuel yang diterima baik ketimbang karya yang dipuji tanpa catatan. Banyak kritikus melihat lompatan kreatif Remedy berhasil, tetapi combat dan pacing membuat penerimaannya tidak sepenuhnya seragam.
Untuk pemain PC desktop, laporan teknis awal cukup menggembirakan. IGN menyebut port PC-nya nyaris “picture-perfect”. Dalam pertarungan bos awal pada resolusi 1080p, preset handheld, dan FSR Quality, IGN mencatat performa sekitar 40–45 fps; sistem desktop yang lebih kuat disebut mampu menjalankan game ini dengan sangat baik. 36
Kondisinya berbeda di Steam Deck. IGN melaporkan perangkat tersebut kesulitan bertahan di atas 25 fps, bahkan pada 720p dengan preset handheld dan FSR Balanced. 36 Persyaratan PC yang dipublikasikan Remedy juga mencantumkan RAM 16 GB dan ruang kosong SSD 120 GB untuk seluruh konfigurasi.
35
Waktu publikasi ulasan pada 18 September memberi pemain kesempatan menilai respons kritikus sebelum rilis 24 September. 4
33 Dari ulasan yang tersedia, Control Resonant memiliki sasaran pemain yang cukup jelas: penggemar fiksi surealis Remedy, lokasi berkonsep tinggi, eksplorasi, dan struktur action RPG yang lebih terbuka.
Catatannya juga jelas. Pemain yang mengharapkan kelanjutan langsung dari combat tembak-menembak Control perlu bersiap menghadapi reinvensi yang nyata, bukan sekadar ekspansi. Control Resonant tampak paling kuat saat dunia aneh, traversal, dan gagasan supernaturalnya menjadi pusat perhatian—serta paling memecah opini ketika pertarungan melee harus menopang pengalaman seorang diri. 15
18
21
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Ulasan awal Control Resonant umumnya positif, terutama untuk atmosfer, Manhattan yang terdistorsi, serta desain level yang berani; namun pujian itu belum menjadi konsensus penuh.
Ulasan awal Control Resonant umumnya positif, terutama untuk atmosfer, Manhattan yang terdistorsi, serta desain level yang berani; namun pujian itu belum menjadi konsensus penuh. Sekuel ini menempatkan Dylan Faden sebagai protagonis dan mengganti formula tembak menembak Control dengan action RPG yang bertumpu pada pertarungan jarak dekat serta kustomisasi build.
Versi PC mendapat kesan teknis yang menjanjikan di desktop, sedangkan Steam Deck terlihat kesulitan; kebutuhan resminya mencantumkan RAM 16 GB dan SSD kosong 120 GB.
Ulasan awal Control Resonant umumnya positif, terutama untuk atmosfer, Manhattan yang terdistorsi, serta desain level yang berani; namun pujian itu belum menjadi konsensus penuh. Sekuel ini menempatkan Dylan Faden sebagai protagonis dan mengganti formula tembak menembak Control dengan action RPG yang bertumpu pada p...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did critics say about Control Resonant after its review embargo lifted six days before its September 24, 2026 launch on PS5, Xbox Serie. Article summary: Early reviews portray *Control Resonant* as a bold, visually exceptional but polarizing reinvention of *Control*: critics widely admire its surreal Manhattan, level design, and lore, while sharply disagreeing over whethe. Topic tags: general, news, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers
Ulasan awal Control Resonant menunjukkan bahwa Remedy mengambil langkah besar—dan cukup berisiko—dalam melanjutkan Control (2019). Tanggapan kritikus sejauh ini cenderung positif, khususnya terhadap atmosfer, imajinasi visual, dan skala dunianya. Namun, perubahan ke combat jarak dekat menjadi titik yang paling memecah pendapat.
Embargo ulasan berakhir pada 18 September, hampir sepekan sebelum game ini dirilis pada 24 September 2026 untuk PS5, Xbox Series X|S, dan PC. 4
33
Alih-alih meneruskan formula shooter dari game pertama, Control Resonant berfokus pada Dylan Faden dalam action-adventure RPG berlatar Manhattan yang telah berubah oleh fenomena paranatural. Remedy menjelaskan bahwa Dylan keluar dari tahanan Federal Bureau of Control (FBC)—lembaga fiktif yang menangani kejadian supranatural—di tengah krisis yang membengkokkan realitas. Ia harus menghadapi ancaman kosmik dengan kekuatan baru, termasuk senjata melee yang dapat berubah bentuk bernama Aberrant. 3
13
Ini merupakan pergeseran besar, baik dari sisi struktur maupun mekanik. Pratinjau resmi Xbox menyebut Control Resonant sebagai evolusi dari shooter orang ketiga menjadi action RPG melee yang menekankan eksperimen dan kustomisasi combat. 15
Pujian paling konsisten dari para kritikus tertuju pada world-building khas Remedy. Manhattan yang terdistorsi, ruang-ruang yang menentang logika, traversal, dan desain area yang memelintir realitas menjadi daya tarik terbesar game ini.
Vice menyebutnya sebagai salah satu game action terbaik tahun ini dan menyoroti desain levelnya. Menurut ulasan tersebut, format dunia terbuka memberi Remedy keleluasaan menciptakan lingkungan spektakuler tanpa kehilangan lokasi yang dirancang dengan cermat dan teka-teki yang membuat Control pertama berkesan. 18
Sejumlah media lain tiba pada kesimpulan serupa. Hey Poor Player memberi nilai 4,5/5 dan menilai sebagian besar risiko besar yang diambil sekuel ini berhasil, sembari tetap terasa sebagai game Control dalam hal-hal yang paling penting. 19 GamingBible memberi 9/10 dan menyebutnya salah satu game action terbaik 2026, sementara TechRadar memuji dunia terbukanya yang menarik untuk dijelajahi serta ceritanya.
24
25
Dengan kata lain, Control Resonant tampaknya paling cocok bagi pemain yang menikmati atmosfer ganjil, eksplorasi, fiksi surealis, dan lokasi-lokasi rumit—bukan semata-mata mencari combat paling langsung dan cepat.
Garis pemisah utama dalam ulasan terletak pada sistem brawler atau pertarungan jarak dekatnya. Ulasan yang mendukung menilai sistem ini menjadi makin dalam seiring kemampuan Dylan dan pilihan build bertambah. Pemain didorong untuk bereksperimen dengan kustomisasi, bukan sekadar menekan tombol secara berulang. 15
20
Namun, beberapa pengulas mempertanyakan apakah loop combat tersebut cukup kuat untuk menopang durasi permainan. CGMagazine memberi nilai 7,5/10, mengkritik gameplay yang repetitif, kekuatan yang dinilai kurang memuaskan, serta bagian akhir yang kehilangan momentum. 21 TechRadar lebih positif secara keseluruhan, tetapi juga mencatat bahwa pertarungan kadang terasa terlalu sulit karena musuh dianggap terlalu tebal atau menyerap terlalu banyak damage.
25
Bagi calon pemain, perbedaan ini patut diperhatikan. Kekuatan terbesar game tampaknya ada pada ide, tempat, dan atmosfernya; sementara aksi melee dari menit ke menit belum dipuji sebulat formula gunplay dan kekuatan paranormal di Control pertama.
Nilai yang telah muncul memperlihatkan rentang dari sangat antusias hingga cukup hati-hati:
Rangkaian nilai ini lebih menggambarkan sekuel yang diterima baik ketimbang karya yang dipuji tanpa catatan. Banyak kritikus melihat lompatan kreatif Remedy berhasil, tetapi combat dan pacing membuat penerimaannya tidak sepenuhnya seragam.
Untuk pemain PC desktop, laporan teknis awal cukup menggembirakan. IGN menyebut port PC-nya nyaris “picture-perfect”. Dalam pertarungan bos awal pada resolusi 1080p, preset handheld, dan FSR Quality, IGN mencatat performa sekitar 40–45 fps; sistem desktop yang lebih kuat disebut mampu menjalankan game ini dengan sangat baik. 36
Kondisinya berbeda di Steam Deck. IGN melaporkan perangkat tersebut kesulitan bertahan di atas 25 fps, bahkan pada 720p dengan preset handheld dan FSR Balanced. 36 Persyaratan PC yang dipublikasikan Remedy juga mencantumkan RAM 16 GB dan ruang kosong SSD 120 GB untuk seluruh konfigurasi.
35
Waktu publikasi ulasan pada 18 September memberi pemain kesempatan menilai respons kritikus sebelum rilis 24 September. 4
33 Dari ulasan yang tersedia, Control Resonant memiliki sasaran pemain yang cukup jelas: penggemar fiksi surealis Remedy, lokasi berkonsep tinggi, eksplorasi, dan struktur action RPG yang lebih terbuka.
Catatannya juga jelas. Pemain yang mengharapkan kelanjutan langsung dari combat tembak-menembak Control perlu bersiap menghadapi reinvensi yang nyata, bukan sekadar ekspansi. Control Resonant tampak paling kuat saat dunia aneh, traversal, dan gagasan supernaturalnya menjadi pusat perhatian—serta paling memecah opini ketika pertarungan melee harus menopang pengalaman seorang diri. 15
18
21
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Ulasan awal Control Resonant umumnya positif, terutama untuk atmosfer, Manhattan yang terdistorsi, serta desain level yang berani; namun pujian itu belum menjadi konsensus penuh.
Ulasan awal Control Resonant umumnya positif, terutama untuk atmosfer, Manhattan yang terdistorsi, serta desain level yang berani; namun pujian itu belum menjadi konsensus penuh. Sekuel ini menempatkan Dylan Faden sebagai protagonis dan mengganti formula tembak menembak Control dengan action RPG yang bertumpu pada pertarungan jarak dekat serta kustomisasi build.
Versi PC mendapat kesan teknis yang menjanjikan di desktop, sedangkan Steam Deck terlihat kesulitan; kebutuhan resminya mencantumkan RAM 16 GB dan SSD kosong 120 GB.