Counterpoint Research menyebut pengiriman robot humanoid global melampaui 22.000 unit pada semester I 2026, naik hampir 300% dibandingkan setahun sebelumnya. AGIBOT memimpin dengan sekitar 9.700 unit dan pangsa pasar lebih dari 43%, disusul Unitree, Galbot, UBTECH, dan Leju Robotics.
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Counterpoint Research report about the global humanoid-robot market in the first half of 2026—including shipments exceeding 22,000. Article summary: Counterpoint Research said humanoid robots reached an inflection point toward large-scale commercialization in H1 2026: global shipments exceeded 22,000 units, nearly 300% above a year earlier. It projected more than 50,. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fak
Industri robot humanoid global tampaknya memasuki titik penting menuju komersialisasi berskala besar. Menurut Counterpoint Research, pengiriman robot humanoid pada semester I 2026 melampaui 22.000 unit, meningkat hampir 300% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk keseluruhan 2026, perusahaan riset tersebut memproyeksikan pengiriman lebih dari 50.000 unit, atau tumbuh 210% secara tahunan.
Namun, angka pertumbuhan bukan satu-satunya hal yang menarik. Pasar pada paruh pertama tahun ini juga sangat terkonsentrasi. Lima posisi teratas dalam peringkat vendor ditempati perusahaan China, yang secara gabungan menyumbang 86% dari pengiriman global.
Berikut peringkat berdasarkan volume pengiriman pada semester I 2026:
Data tersebut menunjukkan bahwa AGIBOT memang menjadi pemimpin pasar, tetapi Unitree tetap merupakan pesaing kuat di posisi kedua. Berdasarkan pangsa yang dilaporkan, kedua perusahaan itu saja menguasai sekitar tiga perempat pengiriman pada semester I. Jarak volume dengan tiga vendor berikutnya juga memperlihatkan bahwa skala produksi masih terkonsentrasi pada segelintir perusahaan China.
Hiburan, pertunjukan, produksi data, dan riset masih menyumbang lebih dari 60% pengiriman, meski gabungan porsinya sedikit menurun. Komposisi ini menunjukkan bahwa sebagian besar robot masih digunakan untuk demonstrasi, pelatihan, serta pengumpulan data, bukan operasi industri yang sudah sepenuhnya berskala besar.
Di sisi lain, penggunaan yang lebih operasional mulai tumbuh. Aplikasi layanan dan pemanduan menyumbang sekitar 19% pengiriman, manufaktur cerdas 13%, serta pergudangan dan logistik 5%.
Sejumlah contoh deployment memperlihatkan arah perubahan tersebut. Robot G2 AGIBOT dilaporkan telah digunakan di lini produksi elektronik konsumen dan komponen otomotif, sedangkan Galbot menguji sistemnya di lini produksi CATL. Kenaikan panduan pengiriman Walker S oleh UBTECH juga mengindikasikan kesiapan produsen untuk memasuki volume komersial yang lebih besar.
Counterpoint memperkirakan proyek percontohan untuk sektor layanan dan industri akan bergerak menuju deployment massal pada paruh kedua 2026. Lokasi potensialnya mencakup pusat transportasi serta berbagai bagian rantai nilai produsen otomotif, mulai dari produksi, penjualan, hingga layanan purnajual.
Dalam pandangan jangka panjang, penggunaan robot humanoid untuk layanan dan industri diperkirakan melampaui hiburan dan riset dalam lima tahun mendatang. Perubahan ini akan menggeser cara perusahaan bersaing. Keunggulan tidak lagi hanya ditentukan oleh performa satu model robot, tetapi juga kemampuan menyediakan sistem menyeluruh untuk lingkungan kerja tertentu.
Kemampuan tersebut mencakup penggunaan model AI canggih, penerapan robot pada sektor vertikal tertentu, pembangunan sistem data pendukung, serta pengembangan dan penyempurnaan model secara cepat berdasarkan data dari lapangan. Dengan kata lain, keunggulan berikutnya bisa sama-sama ditentukan oleh eksekusi dan integrasi, bukan hanya oleh robotnya.
Estimasi Counterpoint bukan satu-satunya pengukuran pasar untuk semester I 2026. Forbes mengutip estimasi berbeda, yakni 19.100 unit pengiriman global dengan pertumbuhan tahunan 272%. Smart Analytics Global juga melaporkan angka dan tingkat pertumbuhan yang sama. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa cakupan vendor, definisi pengiriman, dan metodologi riset dapat berbeda antarpenyedia data.
Meski demikian, kesimpulan dari dataset Counterpoint tetap jelas: pengiriman robot humanoid meningkat pesat, vendor China mendominasi pasar saat ini, dan ujian komersial industri mulai bergeser. Pertanyaannya bukan lagi sekadar apakah robot humanoid mampu menghadirkan demonstrasi yang mengesankan, melainkan apakah robot tersebut dapat beroperasi secara andal di pabrik, jaringan logistik, dan lingkungan layanan.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Counterpoint Research menyebut pengiriman robot humanoid global melampaui 22.000 unit pada semester I 2026, naik hampir 300% dibandingkan setahun sebelumnya.
Counterpoint Research menyebut pengiriman robot humanoid global melampaui 22.000 unit pada semester I 2026, naik hampir 300% dibandingkan setahun sebelumnya. AGIBOT memimpin dengan sekitar 9.700 unit dan pangsa pasar lebih dari 43%, disusul Unitree, Galbot, UBTECH, dan Leju Robotics.
Counterpoint memproyeksikan pengiriman global melampaui 50.000 unit sepanjang 2026, sementara penggunaan untuk layanan dan industri diperkirakan menyalip hiburan serta riset dalam lima tahun ke depan.