CIX memperkenalkan AGX X2 di Shenzhen pada 18 September 2026, dengan klaim komputasi puncak 80–300 TOPS, memori terpadu 64–160 GB, dan dukungan inferensi model berparameter 7 miliar hingga 122 miliar.[4] Platform ini dirancang untuk memadukan akselerator tambahan, Agentic OS, dan koordinasi perangkat–cloud.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 SolGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did CIX Technology announce with its AGX X2 (AGXcelerator) agentic edge platform at its September 18, 2026 Shenzhen customer conference. Article summary: CIX announced AGX X2 (AGXcelerator) at its September 18 Shenzhen customer conference as a platform for local AI inference and agentic applications, alongside partner-built devices and industry solutions. Its headline spe. Topic tags: general, documentation, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fak
CIX Technology memperkenalkan AGX X2, yang juga disebut AGXcelerator, dalam konferensi pelanggannya di Shenzhen pada 18 September 2026. Perusahaan memosisikannya sebagai platform untuk menjalankan inferensi AI secara lokal dan aplikasi berbasis agen AI—sistem yang dapat mengoordinasikan langkah untuk menyelesaikan tugas. CIX juga mengumumkan perangkat dan solusi industri yang dikembangkan bersama mitra. Sejauh ini, angka spesifikasi yang diberitakan masih merupakan klaim CIX, bukan hasil pengujian independen.4
CIX mengklaim komputasi puncak 80–300 TOPS—triliunan operasi per detik—memori terpadu LPDDR5 64–160 GB, serta dukungan inferensi langsung untuk model dengan 7 miliar hingga 122 miliar parameter. Perusahaan juga menyebut konsumsi energi per token lebih rendah di atas 50% dibandingkan pembanding industri yang tidak dirinci. Token adalah satuan teks yang diproses atau dihasilkan model AI.4
Rentang komputasi dan memori tersebut menunjukkan ambisi menjalankan model besar dan beban kerja agen AI di perangkat. Namun, rentang itu bukan hasil uji untuk satu perangkat dengan konfigurasi tetap. Laporan yang tersedia tidak menjelaskan konfigurasi perangkat keras, pengaturan model, dan kondisi operasi yang menghasilkan tiap angka. TOPS puncak pun tidak cukup untuk mengetahui seberapa cepat model tertentu akan mulai menjawab atau menghasilkan jawaban secara berkelanjutan.4
Menurut CIX, AGX X2 dapat dipadukan dengan kartu akselerator AI, GPU, dan VPU, lalu diperluas dengan akselerator yang terhubung. Agentic OS ditujukan untuk mengoordinasikan sumber daya di sisi klien dan server. Melalui pendekatan model as a service (MaaS), CIX juga membayangkan produksi dan pencatatan penggunaan token secara terpadu. Pengumuman tersebut belum memberi cukup detail untuk memverifikasi bagaimana penjadwalan komputasi, perpindahan pekerjaan antara perangkat dan cloud, atau pengukuran token berlangsung dalam praktik.4
Gagasan itu bukan muncul pertama kali bersama AGX X2. Pada Juli 2026, CIX telah memaparkan strategi AGX Agentic Compute yang mencakup perangkat, sistem komputasi di dekat pengguna (edge), dan sumber daya cloud.18 Di konferensi Shenzhen, CIX menyoroti perangkat serta solusi industri dari mitranya. Salah satu contoh untuk konsumen yang diberitakan adalah pusat AI rumah yang menggabungkan komputasi, penyimpanan, dan fungsi rumah pintar.
4
Di sisi perangkat lunak, Canonical—perusahaan di balik Ubuntu—secara terpisah mengumumkan kerja sama untuk menghadirkan pengalaman Ubuntu yang dioptimalkan bagi chip P1 milik CIX. Itu relevan bagi pengembangan ekosistem CIX, tetapi bukan bukti bahwa Ubuntu mendukung konfigurasi AGX X2 ataupun bahwa klaim kinerja AGX X2 telah terpenuhi.9
Sebelum membandingkan AGX X2 dengan pilihan lain, calon pembeli perlu meminta hasil uji yang dapat diulang untuk setiap konfigurasi yang ditawarkan: model dan tingkat kuantisasi yang digunakan, panjang konteks, waktu hingga token pertama muncul, jumlah token per detik secara berkelanjutan, penggunaan memori, serta konsumsi daya yang diukur dari stopkontak. Untuk menguji klaim efisiensi energi, diperlukan pula perbandingan joule per token pada kondisi setara, lengkap dengan perangkat pembanding dan metode pengukurannya. Laporan yang tersedia belum menyediakan pengujian independen tersebut; kecepatan dan efisiensi AGX X2 dalam penggunaan nyata masih menjadi pertanyaan terbuka.4
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
CIX memperkenalkan AGX X2 di Shenzhen pada 18 September 2026, dengan klaim komputasi puncak 80–300 TOPS, memori terpadu 64–160 GB, dan dukungan inferensi model berparameter 7 miliar hingga 122 miliar.[4]
CIX memperkenalkan AGX X2 di Shenzhen pada 18 September 2026, dengan klaim komputasi puncak 80–300 TOPS, memori terpadu 64–160 GB, dan dukungan inferensi model berparameter 7 miliar hingga 122 miliar.[4] Platform ini dirancang untuk memadukan akselerator tambahan, Agentic OS, dan koordinasi perangkat–cloud.