Jeremy Allaire berpendapat agen AI kelak dapat menjadi pelaku ekonomi, sehingga infrastruktur keuangan perlu memungkinkan perangkat lunak bertransaksi. Arc, yang mainnet nya diluncurkan pada 16 September 2026, menggunakan USDC untuk membayar biaya transaksi dan dilengkapi perangkat bagi pengembang agen.[5][7][10] Ar...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Circle CEO Jeremy Allaire explain in his October 17 conversation with a16z crypto’s Chris Dixon and Robert Hackett about why AI age. Article summary: Allaire’s central argument was that Arc is infrastructure for a machine economy: Circle built it for a future in which AI agents, rather than humans, conduct most transactions, while also meeting institutional financial . Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Bagi Jeremy Allaire, CEO Circle, agen AI bukan sekadar alat yang dipakai manusia. Ia membayangkan perangkat lunak kelak melakukan lebih banyak kegiatan ekonomi—termasuk mengirim dan menerima pembayaran. Gagasan itu menjadi salah satu alasan Circle membangun Arc, blockchain yang dirancang untuk aktivitas agen sekaligus kebutuhan lembaga keuangan.2
3
Namun, ini adalah taruhan pada arah perkembangan ekonomi digital, bukan bukti bahwa agen AI saat ini sudah mendominasi transaksi. Seberapa jauh visi tersebut terwujud masih menjadi pertanyaan terbuka.2
10
Jika agen perangkat lunak makin sering bertindak atas nama manusia atau bisnis, mereka juga memerlukan cara untuk membayar layanan dan menerima dana. Circle menyebut aktivitas semacam ini sebagai kegiatan ekonomi berbasis agen, dan memosisikan Arc sebagai jaringan yang sejak awal dirancang untuk mendukungnya—bukan blockchain konvensional yang belakangan disesuaikan untuk agen.2
10
Mainnet Arc diluncurkan pada 16 September 2026. Biaya transaksi di jaringan itu dibayar menggunakan USDC, stablecoin Circle yang nilainya dirancang mengikuti dolar AS. Menurut Circle, cara ini mengurangi kebutuhan pengguna untuk menyimpan aset kripto yang harganya mudah berubah hanya demi membayar biaya jaringan.5
10
Circle juga menawarkan Agent Stack, perangkat untuk pengembang yang mencakup dompet dengan kontrol kebijakan, pembayaran bernilai sangat kecil (nanopayments), dan marketplace. Tujuannya adalah memberi pengembang dan agen sarana untuk ikut bertransaksi dalam layanan digital.7
Allaire menggambarkan Arc sebagai jalan tengah antara jaringan kripto terbuka dan standar perbankan. Siapa pun dapat membangun aplikasi di Arc, tetapi organisasi yang menjalankan jaringan—disebut validator—dikenal, bukan anonim.1 Circle menyatakan Arc ditujukan untuk pasar keuangan dan pemindahan uang secara real-time, selain aktivitas ekonomi berbasis agen.
10
Menurut laporan peluncuran, ada 11 validator pendiri, termasuk BlackRock, DTCC, Mastercard, Visa, dan Standard Chartered.5
31 Model ini menjadi bagian dari tawaran Arc kepada institusi: akses untuk membangun aplikasi terbuka, sementara operator jaringan dapat diidentifikasi.
Dalam pembicaraan dengan Chris Dixon dari a16z crypto, Allaire membahas alasan Circle memilih membangun blockchain Layer 1 sendiri—yakni jaringan blockchain dasar—alih-alih hanya mengandalkan jaringan yang sudah ada. Ringkasan percakapan menyebut Circle menilai jaringan yang tersedia belum memenuhi ambisinya, lalu membangun Arc dari awal.3
Ambisi yang lebih luas adalah menghubungkan uang yang dapat diprogram dan infrastruktur keuangan dengan bentuk kegiatan ekonomi baru, termasuk transaksi yang diprakarsai agen perangkat lunak.6
10
Sumber yang tersedia mendukung gambaran umum strategi Circle: perusahaan menyiapkan Arc, USDC, dan Agent Stack untuk kemungkinan masa depan ketika agen perangkat lunak melakukan lebih banyak aktivitas ekonomi. Validator yang dikenal juga menjadi bagian dari pendekatan Arc terhadap kebutuhan institusi.1
2
7
10
Tetapi, bukti yang ada belum memastikan semua klaim teknis dan rencana yang kadang dikaitkan dengan visi itu. Misalnya, rincian tentang peralihan ke mekanisme proof of stake pada masa mendatang, jangkauan lintas blockchain melalui CCTP dan Gateway, serta rencana pinjam-meminjam ant agen atau arbitrase sengketa belum terverifikasi dalam sumber yang digunakan di sini.
Intinya, Arc adalah taruhan infrastruktur Circle pada kemungkinan munculnya ekonomi mesin. Perangkat pembayaran dan model validatornya menjelaskan bagaimana perusahaan ingin melayani masa depan tersebut; apakah agen AI benar-benar akan menjadi pengguna utama masih belum pasti.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Jeremy Allaire berpendapat agen AI kelak dapat menjadi pelaku ekonomi, sehingga infrastruktur keuangan perlu memungkinkan perangkat lunak bertransaksi.
Jeremy Allaire berpendapat agen AI kelak dapat menjadi pelaku ekonomi, sehingga infrastruktur keuangan perlu memungkinkan perangkat lunak bertransaksi. Arc, yang mainnet nya diluncurkan pada 16 September 2026, menggunakan USDC untuk membayar biaya transaksi dan dilengkapi perangkat bagi pengembang agen.[5][7][10]
Arc menggabungkan akses terbuka untuk membangun aplikasi dengan validator yang dikenal; dominasi agen AI dalam pembayaran masih berupa prediksi, bukan kenyataan yang sudah terbukti.[1][2]
Jeremy Allaire berpendapat agen AI kelak dapat menjadi pelaku ekonomi, sehingga infrastruktur keuangan perlu memungkinkan perangkat lunak bertransaksi. Arc, yang mainnet nya diluncurkan pada 16 September 2026, menggunakan USDC untuk membayar biaya transaksi dan dilengkapi perangkat bagi pengembang agen.[5][7][10] Ar...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did Circle CEO Jeremy Allaire explain in his October 17 conversation with a16z crypto’s Chris Dixon and Robert Hackett about why AI age. Article summary: Allaire’s central argument was that Arc is infrastructure for a machine economy: Circle built it for a future in which AI agents, rather than humans, conduct most transactions, while also meeting institutional financial . Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Bagi Jeremy Allaire, CEO Circle, agen AI bukan sekadar alat yang dipakai manusia. Ia membayangkan perangkat lunak kelak melakukan lebih banyak kegiatan ekonomi—termasuk mengirim dan menerima pembayaran. Gagasan itu menjadi salah satu alasan Circle membangun Arc, blockchain yang dirancang untuk aktivitas agen sekaligus kebutuhan lembaga keuangan.2
3
Namun, ini adalah taruhan pada arah perkembangan ekonomi digital, bukan bukti bahwa agen AI saat ini sudah mendominasi transaksi. Seberapa jauh visi tersebut terwujud masih menjadi pertanyaan terbuka.2
10
Jika agen perangkat lunak makin sering bertindak atas nama manusia atau bisnis, mereka juga memerlukan cara untuk membayar layanan dan menerima dana. Circle menyebut aktivitas semacam ini sebagai kegiatan ekonomi berbasis agen, dan memosisikan Arc sebagai jaringan yang sejak awal dirancang untuk mendukungnya—bukan blockchain konvensional yang belakangan disesuaikan untuk agen.2
10
Mainnet Arc diluncurkan pada 16 September 2026. Biaya transaksi di jaringan itu dibayar menggunakan USDC, stablecoin Circle yang nilainya dirancang mengikuti dolar AS. Menurut Circle, cara ini mengurangi kebutuhan pengguna untuk menyimpan aset kripto yang harganya mudah berubah hanya demi membayar biaya jaringan.5
10
Circle juga menawarkan Agent Stack, perangkat untuk pengembang yang mencakup dompet dengan kontrol kebijakan, pembayaran bernilai sangat kecil (nanopayments), dan marketplace. Tujuannya adalah memberi pengembang dan agen sarana untuk ikut bertransaksi dalam layanan digital.7
Allaire menggambarkan Arc sebagai jalan tengah antara jaringan kripto terbuka dan standar perbankan. Siapa pun dapat membangun aplikasi di Arc, tetapi organisasi yang menjalankan jaringan—disebut validator—dikenal, bukan anonim.1 Circle menyatakan Arc ditujukan untuk pasar keuangan dan pemindahan uang secara real-time, selain aktivitas ekonomi berbasis agen.
10
Menurut laporan peluncuran, ada 11 validator pendiri, termasuk BlackRock, DTCC, Mastercard, Visa, dan Standard Chartered.5
31 Model ini menjadi bagian dari tawaran Arc kepada institusi: akses untuk membangun aplikasi terbuka, sementara operator jaringan dapat diidentifikasi.
Dalam pembicaraan dengan Chris Dixon dari a16z crypto, Allaire membahas alasan Circle memilih membangun blockchain Layer 1 sendiri—yakni jaringan blockchain dasar—alih-alih hanya mengandalkan jaringan yang sudah ada. Ringkasan percakapan menyebut Circle menilai jaringan yang tersedia belum memenuhi ambisinya, lalu membangun Arc dari awal.3
Ambisi yang lebih luas adalah menghubungkan uang yang dapat diprogram dan infrastruktur keuangan dengan bentuk kegiatan ekonomi baru, termasuk transaksi yang diprakarsai agen perangkat lunak.6
10
Sumber yang tersedia mendukung gambaran umum strategi Circle: perusahaan menyiapkan Arc, USDC, dan Agent Stack untuk kemungkinan masa depan ketika agen perangkat lunak melakukan lebih banyak aktivitas ekonomi. Validator yang dikenal juga menjadi bagian dari pendekatan Arc terhadap kebutuhan institusi.1
2
7
10
Tetapi, bukti yang ada belum memastikan semua klaim teknis dan rencana yang kadang dikaitkan dengan visi itu. Misalnya, rincian tentang peralihan ke mekanisme proof of stake pada masa mendatang, jangkauan lintas blockchain melalui CCTP dan Gateway, serta rencana pinjam-meminjam ant agen atau arbitrase sengketa belum terverifikasi dalam sumber yang digunakan di sini.
Intinya, Arc adalah taruhan infrastruktur Circle pada kemungkinan munculnya ekonomi mesin. Perangkat pembayaran dan model validatornya menjelaskan bagaimana perusahaan ingin melayani masa depan tersebut; apakah agen AI benar-benar akan menjadi pengguna utama masih belum pasti.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Jeremy Allaire berpendapat agen AI kelak dapat menjadi pelaku ekonomi, sehingga infrastruktur keuangan perlu memungkinkan perangkat lunak bertransaksi.
Jeremy Allaire berpendapat agen AI kelak dapat menjadi pelaku ekonomi, sehingga infrastruktur keuangan perlu memungkinkan perangkat lunak bertransaksi. Arc, yang mainnet nya diluncurkan pada 16 September 2026, menggunakan USDC untuk membayar biaya transaksi dan dilengkapi perangkat bagi pengembang agen.[5][7][10]
Arc menggabungkan akses terbuka untuk membangun aplikasi dengan validator yang dikenal; dominasi agen AI dalam pembayaran masih berupa prediksi, bukan kenyataan yang sudah terbukti.[1][2]