Jika Alonso memutuskan untuk meninggalkan Aston Martin, tujuan yang paling banyak diberitakan adalah Alpine — penerus modern tim Renault, tempat ia memenangkan kedua gelar juara dunianya . Laporan dari Jepang menunjukkan negosiasi telah berlangsung untuk kemungkinan kembali ke Alpine pada 2027 . Flavio Briatore, penasihat senior Alpine dan sekutu lama Alonso, secara terbuka meredam spekulasi tersebut, dengan bersikeras bahwa Alonso "cukup bahagia" di Aston Martin . Namun, sumber paddock lain menyebutkan Briatore dan Alpine memang tertarik pada stint singkat Alonso .
Jika Alonso memutuskan untuk bertahan, rantai berhenti — Aston Martin mempertahankan bintangnya, dan pasar menjadi stabil.
Jika Alonso pergi ke Alpine, domino berikut diperkirakan akan jatuh:
| Langkah | Langkah | Alasan |
|---|---|---|
| 1 | Alonso memutuskan selama libur musim panas | Menimbang kenikmatan, upgrade AMR, unit tenaga Honda di Zandvoort |
| 2 | Alonso meninggalkan Aston Martin → bergabung dengan Alpine | Kembali bernostalgia; pengaruh Briatore/Newey |
| 3 | Aston Martin merekrut Carlos Sainz | Sainz mencari jalan keluar dari Williams yang sedang terpuruk |
| 4 | Alpine melepas Franco Colapinto | Kursi diperlukan untuk Alonso; kontrak Colapinto memiliki opsi |
| 5 | Colapinto kembali ke Williams | Mengisi kekosongan yang ditinggalkan Sainz; jalur komersial sebelumnya sudah ada |
Catatan penting: Ini adalah spekulasi paddock, bukan berita pasti. Alonso sendiri telah mengesampingkan kemungkinan kembali ke Alpine dengan menyebutnya sebagai "pelecehan yang hampir berlebihan" terhadap negativitas Aston Martin , dan Briatore secara publik telah meredam pembicaraan tersebut . Uji coba Honda di Zandvoort dan performa akhir musim Aston Martin kemungkinan akan menjadi penentu sebenarnya.