Saham Wise anjlok hingga 18% pada 1 Juni 2026, kehilangan miliaran nilai pasar, setelah laporan investigasi mengungkap penyelidikan kriminal tahap lanjut oleh jaksa Belgia terhadap anak perusahaan Wise di Eropa. Penyelidikan ini berfokus pada dugaan penggunaan rekening Wise oleh kelompok kriminal untuk mencuci lebih...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What caused Wise shares to drop 18%, and what are the key details of the Belgian money laundering probe, the company's response, and the bro. Article summary: Here is a comprehensive breakdown of the share price drop, the Belgian probe, Wise's response, and its wider regulatory track record since listing.. Topic tags: general, general web, education, government. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "The Mayor of London, Sir Sadiq Khan, has this morning announced a £1.4m cash injection for community sport across the capital. # Wise shares plummet as money transfer firm faces fr" source context "Wise shares plummet as it faces financial crime investigation - City AM" Reference image 2: visual subject "The Mayor of London, Sir Sadiq Khan, has this morning announced a £1.4m ca
Saham Wise anjlok hingga 18% pada Senin, 1 Juni 2026—penurunan harian terburuk sejak perusahaan ini tercatat langsung di Bursa Efek London pada tahun 2021. Aksi jual ini menghapus miliaran poundsterling dari nilai pasar perusahaan dan dipicu oleh laporan investigasi Bureau of Investigative Journalism yang mengungkap bahwa jaksa penuntut Belgia tengah berada dalam tahap lanjut penyelidikan kriminal pencucian uang terhadap anak perusahaan Wise di Eropa. Saham sedikit membaik dan diperdagangkan sekitar 13% hingga 14% lebih rendah pada pertengahan pagi, menetap di kisaran 792 hingga 812 pence .
Reaksi pasar menggarisbawahi bobot serius tuduhan ini, yang merupakan eskalasi signifikan melampaui denda regulasi dan rencana perbaikan yang telah menumpuk di Wise selama empat tahun terakhir.
Penyelidikan yang dipimpin oleh Kantor Kejaksaan Umum Brussels ini memeriksa apakah akun Wise Europe telah dimanfaatkan oleh kelompok kriminal untuk mencuci hasil kejahatan serius. Secara spesifik, pihak berwenang sedang menelusuri transaksi yang terkait dengan penipuan, korupsi, dan perdagangan narkoba .
Skala investigasi ini sangat besar. Penyelidikan mencakup lebih dari €500 juta (sekitar £420 juta atau lebih dari Rp8,3 triliun) transaksi mencurigakan yang disalurkan melalui rekening Wise dan tersebar di lebih dari 30 negara Eropa . Investigasi dibuka setelah otoritas Belgia menemukan bahwa nama Wise berulang kali muncul dalam ratusan permintaan bantuan hukum pidana internasional
. Meskipun penyelidikan dimulai sejak tahun 2022, pengungkapan publiknya pada Juni 2026 dan deskripsinya yang sudah berada di "tahap lanjut" benar-benar mengejutkan pasar
.
Penyelidikan kriminal ini tidak muncul dari ruang hampa. Pada awal tahun 2022, Bank Nasional Belgia (BNB), yang mengawasi operasi Wise di Eropa, telah mengidentifikasi celah kepatuhan Anti Pencucian Uang (AML) yang signifikan. BNB menemukan bahwa Wise tidak memiliki dokumentasi bukti alamat (proof-of-address) untuk ratusan ribu nasabahnya, sebuah persyaratan inti dari regulasi Kenali Nasabah Anda (Know Your Customer/KYC). Wise menerapkan rencana remediasi formal sebagai tanggapan, mewajibkan nasabah yang terdampak untuk memberikan dokumentasi atau menghadapi pembekuan akun .
Wise telah mengonfirmasi bahwa mereka "bekerja sama dengan jaksa Brussels untuk menanggapi pertanyaan tentang bisnis kami" . Perusahaan menekankan bahwa keterlibatan mereka dengan pihak berwenang bukan berarti adanya temuan pelanggaran dan bahwa mereka bekerja sama sepenuhnya dengan investigasi. Sebuah pernyataan perusahaan menegaskan bahwa pertanyaan dari jaksa adalah bagian rutin dari bisnis dan tidak dengan sendirinya "mengindikasikan ketidakpatuhan terhadap persyaratan anti pencucian uang atau adanya pelanggaran apapun"
.
Pada tahap ini, belum ada tuntutan resmi yang diajukan terhadap Wise atau anak perusahaan Eropa-nya. Investigasi masih berada pada tahap penyelidikan, meskipun statusnya yang "lanjut" menandakan bahwa kesimpulan mungkin akan segera terbit .
Sejak pencatatan saham perdananya di Juli 2021, Wise telah menghadapi gelombang aksi dan investigasi regulasi terkait kontrol AML dan kepatuhannya di tiga benua. Penyelidikan kriminal Belgia adalah eskalasi paling parah hingga saat ini, namun merupakan yang terbaru dari sebuah pola yang jelas.
Kurang dari setahun setelah IPO, Financial Services Regulatory Authority (FSRA) dari Abu Dhabi Global Market mendenda anak perusahaan lokal Wise, Wise Nuqud, sebesar $360.000 (Dh 1,32 juta) karena gagal "membangun dan memelihara sistem dan kontrol AML yang memadai" . Regulator menemukan kegagalan spesifik, termasuk ketidakmampuan perusahaan untuk memverifikasi sumber dana dan kekayaan dari nasabah berisiko tinggi dengan benar sebelum melakukan transaksi atas nama mereka. Peninjauan FSRA tidak menemukan contoh pencucian uang yang sebenarnya, dan regulator mencatat kerja sama serta upaya perbaikan dari Wise
.
Pemeriksaan multi-negara bagian yang terkoordinasi oleh regulator dari California, New York, Massachusetts, Texas, Minnesota, dan Nebraska menghasilkan denda $4,2 juta terhadap Wise US, Inc. . Tindakan penegakan ini adalah untuk pelanggaran Undang-Undang Kerahasiaan Bank (BSA) dan persyaratan program anti pencucian uang/pendanaan kontra-terorisme (AML/CFT). Pemeriksaan yang mencakup periode Juli 2022 hingga September 2023 ini mengungkap kekurangan dalam tinjauan internal AML Wise, prosedur uji tuntas nasabah, dan proses Laporan Aktivitas Mencurigakan (SAR)
.
Sebagai bagian dari penyelesaian, Wise diperintahkan untuk melakukan peninjauan retrospektif terhadap akun yang sebelumnya ditutup, meningkatkan prosedur SAR-nya, dan menyewa pihak ketiga independen untuk memverifikasi tindakan perbaikan. Perusahaan juga diwajibkan menyerahkan laporan kepatuhan triwulanan ke negara-negara bagian tersebut selama dua tahun .
Tidak ada tindakan penegakan publik oleh FCA terhadap Wise yang teridentifikasi terkait kontrol AML. Namun, sebagai lembaga uang elektronik dan institusi pembayaran yang diotorisasi FCA, Wise beroperasi di bawah pengawasan berkelanjutan regulator untuk kepatuhan kejahatan keuangan. Tidak adanya tindakan publik tidak menunjukkan kurangnya pengawasan, tetapi ini berarti Inggris tetap menjadi satu-satunya yurisdiksi utama dalam pola ini tanpa penalti atau investigasi formal.
Gambaran kumulatif yang terbentuk adalah tentang perusahaan fintech dengan pertumbuhan tinggi yang berjuang membangun sistem kepatuhan yang setara dengan skala dan kompleksitas operasi globalnya. Temuan awal dari Belgia pada tahun 2022 dapat diatasi melalui rencana remediasi. Denda di Abu Dhabi dan AS, meskipun signifikan, adalah tindakan regulasi sipil. Investigasi kriminal di Brussels mewakili tingkat risiko yang berbeda sama sekali—yang bisa berujung pada tuntutan pidana, denda finansial yang lebih besar, dan kerusakan reputasi yang langgeng. Reaksi tajam investor pada 1 Juni mencerminkan pasar yang sedang menilai ulang risiko tersebut secara real-time.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Saham Wise anjlok hingga 18% pada 1 Juni 2026, kehilangan miliaran nilai pasar, setelah laporan investigasi mengungkap penyelidikan kriminal tahap lanjut oleh jaksa Belgia terhadap anak perusahaan Wise di Eropa.
Saham Wise anjlok hingga 18% pada 1 Juni 2026, kehilangan miliaran nilai pasar, setelah laporan investigasi mengungkap penyelidikan kriminal tahap lanjut oleh jaksa Belgia terhadap anak perusahaan Wise di Eropa. Penyelidikan ini berfokus pada dugaan penggunaan rekening Wise oleh kelompok kriminal untuk mencuci lebih dari €500 juta hasil kejahatan serius, termasuk penipuan, korupsi, dan perdagangan narkoba, yang melibatkan leb...
Ini merupakan eskalasi terbaru dan terparah dari serangkaian kegagalan Anti Pencucian Uang (AML) Wise, yang sebelumnya telah didenda atau dikenai sanksi oleh regulator di UEA, enam negara bagian AS, dan Bank Nasional...