Pada 27 Juli, ChangXin Memory Technologies (CXMT), produsen DRAM terkemuka asal China, melantai di STAR Market Shanghai melalui IPO terbesar di Asia tahun 2026 dengan dana terkumpul US$ 8,6 miliar. Sahamnya langsung melesat 466-472% di hari pertama, mendorong kapitalisasi pasarnya menjadi sekitar US$ 489 miliar. Valuasi raksasa ini menandakan bahwa CXMT akan sangat agresif berinvestasi untuk merebut pangsa pasar, sehingga memicu kekhawatiran akan banjir pasokan DRAM dan NAND ke pasar. Investor langsung memperhitungkan bahwa harga memori akan tertekan struktural, mengancam keuntungan Samsung, SK Hynix, dan Micron yang selama ini menikmati harga ketat.
Kombinasi laporan laba yang mengecewakan dan ancaman kompetitif dari CXMT memicu narasi yang sudah lama terpendam: belanja infrastruktur AI mungkin sudah terlalu berlebihan. Global saham semikonduktor diperkirakan telah kehilangan US$ 3,3 triliun sejak Juni. Kekhawatiran akan 'pembiayaan sirkuler' di industri AI, di mana perusahaan teknologi besar saling menginvestasikan kapasitas AI satu sama lain, menambah kecemasan. Investor mulai melakukan rotasi besar-besaran keluar dari saham teknologi dan masuk ke sektor defensif seperti kesehatan dan keuangan. Indeks Nasdaq 100 mendekati koreksi teknis dengan turun 1,6% pada 28 Juli.
Satu hari sebelum kejatuhan, CEO Micron, Sanjay Mehrotra, menjual saham perusahaan senilai US$ 37,3 juta pada 24 Juli. Ini bergabung dengan penjualan saham orang dalam lainnya di perusahaan tersebut yang totalnya mencapai sekitar US$ 44,2 juta pada bulan yang sama. Aksi jual oleh eksekutif puncak di tengah kejatuhan pasar menjadi sinyal kuat bahwa bahkan 'orang dalam' pun mulai mengambil untung dan mengurangi eksposur risiko.
Memanasnya kembali ketegangan antara AS dan Iran mendorong harga minyak naik, menambah tekanan bagi investor yang sudah risk-off. Kombinasi kenaikan biaya energi, narasi 'gelembung saham teknologi', dan ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed menciptakan lingkungan di mana berita buruk sekecil apa pun memicu aksi jual besar-besaran.
| Pasar / Saham | Penurunan | Sumber |
|---|---|---|
| SK Hynix | −19% (harian), −14%+ (dua sesi) | |
| Samsung Electronics | −13%+ (dua sesi) | |
| Kospi | Penurunan dua hari terburuk dalam sejarah | |
| STAR 50 Index | −6%+ (terendah sejak April); −29% di Juli | — |
| Nasdaq Composite | −1,45% (28 Juli) | |
| Micron | −7%+ | |
| SanDisk | −8% | |
| Kioxia | −38,74% (7 sesi), ~47% di bawah 50-DMA | — |
Kejatuhan ini paling baik dipahami sebagai koreksi valuasi yang dilapisi oleh ketakutan akan pasokan struktural, di mana IPO CXMT secara fundamental mengubah prospek kompetitif untuk chip memori, sementara laporan laba SK Hynix yang mengecewakan membuktikan bahwa 'saham AI' tidak lagi kebal terhadap ekspektasi pasar yang tinggi.