Pendapatan Samsung meningkat 28% dibandingkan kuartal sebelumnya dan 130% secara tahunan, sekaligus memecahkan seluruh rekor sebelumnya . Divisi Device Solutions—yang mencakup bisnis semikonduktor dan memori—mencatat kenaikan penjualan 56% secara kuartalan. Bisnis memori juga membukukan rekor pendapatan dan laba operasional baru .
Besarnya laba satu kuartal tersebut bahkan melampaui total laba operasional Samsung yang digabungkan untuk periode 2023 hingga 2025 . Hasil ini memperkuat pandangan bahwa pembangunan pusat data AI sedang memasuki fase yang sangat menguntungkan bagi produsen memori.
Seagate Technology melaporkan laba per saham (EPS) kuartal IV tahun fiskal 2026 yang telah disesuaikan sebesar US$5,71 dari pendapatan US$3,63 miliar. Hasil itu jauh di atas konsensus analis, yakni EPS US$5,09 dan pendapatan US$3,48 miliar .
Margin kotor non-GAAP Seagate mencapai 52,7%, naik dari 37,9% setahun sebelumnya. Ini menjadi kuartal ke-13 berturut-turut ketika margin perusahaan meningkat .
Manajemen juga memberikan panduan optimistis untuk kuartal pertama tahun fiskal 2027, dengan target pendapatan US$4,1 miliar. Seagate menyebut permintaan berbasis AI untuk hard disk berkapasitas besar di segmen perusahaan tetap kuat, sementara pesanan pasokan telah memanjang hingga 2029 .
Pendapatan kuartal tersebut tumbuh 48% secara tahunan, sedangkan arus kas bebas untuk setahun penuh mencapai rekor US$3,1 miliar . Bagi investor, hasil ini menjadi bukti bahwa lonjakan pembangunan pusat data bukan hanya menguntungkan pembuat chip, tetapi juga penyedia penyimpanan data berkapasitas besar.
Microsoft melaporkan pendapatan kuartal IV tahun fiskal 2026 sebesar US$90 miliar pada 29 Juli, naik 18% dibandingkan tahun sebelumnya. EPS yang telah disesuaikan mencapai US$4,74, mengalahkan perkiraan US$4,24 dari pendapatan yang diproyeksikan sebesar US$87,61 miliar .
Pendapatan Azure tumbuh 43% pada kuartal tersebut dan menembus US$100 miliar untuk setahun penuh . Pendapatan Microsoft Cloud mencapai US$59,3 miliar, naik 27% secara tahunan . Saham Microsoft kemudian naik lebih dari 8% dalam perdagangan setelah jam bursa .
Pertumbuhan Azure penting bagi saham memori karena ekspansi layanan cloud biasanya membutuhkan investasi besar pada server, akselerator AI, DRAM, HBM, dan perangkat penyimpanan. Dengan kata lain, laporan Microsoft memberi pasar gambaran tentang permintaan dari sisi pengguna akhir infrastruktur AI.
Dampak reli terlihat di hampir seluruh ekosistem memori dan penyimpanan:
Menariknya, saham Samsung Electronics sendiri—dengan kode 005930.KS—justru turun 7% meski mencatat laba rekor. Penurunan tersebut dikaitkan dengan aksi ambil untung, tetapi dampak pembacaan hasil Samsung terhadap perusahaan-perusahaan sejenis tetap sangat positif .
Hasil resmi Samsung pada 30 Juli, ditambah reli saham teknologi AS, mengangkat sentimen terhadap saham semikonduktor Asia, termasuk SK Hynix serta perusahaan memori yang tercatat di Korea Selatan dan Jepang. Penetapan harga IPO AS SK Hynix juga dipandang sebagai salah satu ujian penting bagi transaksi bertema memori AI .
Siklus naik industri memori turut didukung oleh penjualan global bulanan yang mencapai rekor US$74,6 miliar. Angka itu meningkat 31,7% dibandingkan bulan sebelumnya dan berada di atas rata-rata musiman 10 tahun, menurut laporan UBS Memory Monthly edisi Juli .
Investor masih mencermati arah suku bunga Amerika Serikat. Pertemuan The Fed berikutnya semakin dekat, sementara data inflasi yang bertahan membuat ekspektasi penurunan suku bunga belum pasti. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya menekan valuasi saham pertumbuhan, termasuk saham teknologi dan semikonduktor.
Reli pemulihan sebelumnya pada 27 Juli sebagian dipicu laporan bahwa permusuhan AS-Iran telah berhenti sementara . Meski demikian, ketegangan teknologi antara AS dan China serta kemungkinan pengetatan kontrol ekspor semikonduktor tetap membatasi selera risiko investor.
Reli ini terjadi setelah saham-saham memori yang sebelumnya menjadi unggulan mengalami aksi jual besar selama beberapa pekan . Sejumlah analis menilai sektor tersebut masih dihargai seolah-olah skenario permintaan AI yang sempurna akan terus berlangsung, sehingga ruang untuk kesalahan menjadi sangat kecil.
Pergerakan saham Samsung menggambarkan paradoks tersebut. Investor mengakui prospek industri yang kuat, tetapi pada saat yang sama mempertanyakan seberapa besar optimisme itu sudah tercermin dalam harga saham .
Reli pada Kamis itu memiliki dasar fundamental yang kuat. Tiga laporan keuangan berurutan dari Seagate, Microsoft, dan Samsung sama-sama menunjukkan bahwa permintaan memori yang didorong AI masih meningkat, bukan melambat.
Peringatan Samsung mengenai pasokan memori yang semakin ketat juga memperkuat ekspektasi bahwa produsen memiliki daya tawar harga yang lebih besar . Namun, ketidakpastian makroekonomi, ketegangan geopolitik, dan valuasi yang tinggi membuat investor tetap melakukan lindung nilai terhadap risiko.
Pasar membeli cerita fundamental AI—tetapi belum sepenuhnya yakin bahwa reli ini bisa terus melaju tanpa jeda.