Pemicu utama adalah efek valuasi: ketika dolar AS melemah, aset cadangan dalam euro, yen, pound, dan mata uang lain terlihat lebih besar jika dilaporkan dalam dolar [24][2]. Cadangan devisa Korea Selatan naik US$4,22 miliar menjadi US$427,88 miliar pada akhir April, didorong pergerakan kurs dan pendapatan investasi...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Why Asian FX Reserves Rose in April 2026. Article summary: Asia’s April 2026 reserve gains were mainly a valuation story: a weaker U.S. dollar raised the dollar value of non dollar reserve assets, with investment income and some surplus/intervention dynamics adding support.. Topic tags: foreign exchange, asia, central banks, us dollar, currencies. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "* [Front Page](https://www.taipeitimes.com/News/front). * [Taiwan News](https://www.taipeitimes.com/News/taiwan). * [Business](https://www.taipeitimes.com/News/biz). * [Spo" source context "Foreign exchange reserves rise back above US$600bn" Reference image 2: visual subject "* [Front Page](https://www.taipeitimes.com/News/front). * [Taiwan News](https://www.taipeitimes.com/News/taiwan). * [B
Jawaban pendeknya: kenaikan cadangan devisa Asia pada April 2026 terutama tampak sebagai efek valuasi portofolio. Saat dolar AS melemah, aset cadangan yang disimpan dalam mata uang non-dolar bernilai lebih tinggi ketika dihitung ulang dalam dolar AS, meskipun jumlah aset dasarnya tidak banyak berubah .
Cadangan devisa sering disebut dalam satu angka besar berdenominasi dolar AS. Namun, isi cadangan itu bisa berupa portofolio berbagai mata uang dan instrumen. Dataset COFER IMF, misalnya, melacak cadangan devisa resmi berdasarkan dolar AS, euro, renminbi Tiongkok, yen Jepang, pound sterling, dolar Australia, dolar Kanada, franc Swiss, dan kelompok mata uang lain .
Karena itu, angka cadangan yang naik tidak otomatis berarti bank sentral membeli dolar dalam jumlah besar. Jika dolar AS melemah, aset dalam euro, yen, sterling, atau mata uang lain akan terlihat lebih besar ketika dikonversi ke dolar.
Pada akhir April 2026, catatan pasar menggambarkan dolar AS melemah seiring meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve, bank sentral AS, dan membaiknya selera risiko global . Dalam kondisi seperti ini, kenaikan cadangan bisa muncul dari pembukuan ulang nilai aset non-dolar. Laporan bank sentral Korea Selatan menjelaskan mekanisme itu secara langsung: pelemahan dolar terhadap mata uang utama menaikkan nilai aset non-dolar jika dihitung dalam dolar
.
Data Korea Selatan memberi gambaran konkret. Cadangan devisa negara itu mencapai US$427,88 miliar pada akhir April 2026, naik US$4,22 miliar dari akhir Maret, menurut angka Bank of Korea yang dilaporkan ChosunBiz dan Asia Today . Kenaikan tersebut dikaitkan dengan pergerakan kurs serta pendapatan atau imbal hasil operasional dari aset luar negeri
.
Komposisinya juga penting. Pada akhir April, surat berharga mencapai US$384,07 miliar, atau 89,8% dari cadangan Korea Selatan; deposito US$18,76 miliar; special drawing rights atau hak penarikan khusus IMF US$15,81 miliar; emas US$4,79 miliar; dan posisi cadangan di IMF US$4,45 miliar . Dengan kata lain, cadangan devisa adalah portofolio investasi resmi, bukan sekadar uang dolar yang menganggur di brankas.
Efek valuasi bukan satu-satunya kemungkinan. Pada April, Commerzbank mencatat China, Taiwan, dan Korea Selatan membukukan surplus perdagangan dan transaksi berjalan yang meningkat, sementara mata uang mereka tetap lemah terhadap euro; untuk won Korea, pelemahan juga terjadi terhadap dolar AS . Bank itu mengaitkan pola tersebut dengan intervensi valuta asing yang sistematis untuk menjaga nilai tukar riil tetap rendah
.
Mekanismenya cukup sederhana. Bank sentral dapat membeli atau menjual valuta asing untuk memengaruhi nilai tukar . Jika otoritas membeli valas dari arus surplus ekspor atau transaksi berjalan agar mata uang domestik tidak menguat terlalu cepat, cadangan devisa dapat bertambah. Sebaliknya, bila bank sentral menjual valas untuk menopang mata uang domestik yang melemah, cadangan bisa berkurang.
Laporan regional pada Maret 2026 menyebut Indonesia, India, dan Taiwan telah melakukan intervensi untuk mendukung mata uang masing-masing, sementara China memberi sinyal dukungan melalui kurs referensi hariannya . Ini menunjukkan bahwa intervensi dapat bekerja dua arah: kadang menambah cadangan, kadang mengurasnya, tergantung posisi dan tujuan bank sentral.
Kenaikan cadangan devisa April 2026 sebaiknya tidak dibaca sebagai ukuran bersih pembelian dolar baru oleh bank sentral. Angka resmi dapat mencampur beberapa hal sekaligus: perubahan nilai tukar, pendapatan investasi, transaksi bank sentral, serta perubahan komposisi aset cadangan. Data Korea Selatan memperlihatkan bahwa surat berharga, deposito, SDR, emas, dan posisi cadangan IMF semuanya masuk ke dalam angka total cadangan .
Ada pula keterbatasan data. State Administration of Foreign Exchange di China menerbitkan data cadangan resmi, dan COFER IMF melacak komposisi cadangan pada tingkat global . Namun, sumber yang tersedia tidak memberi pemecahan lengkap per negara yang menunjukkan berapa besar kenaikan April 2026 berasal dari valuasi, pendapatan investasi, atau intervensi di seluruh ekonomi besar Asia.
Penjelasan yang paling kuat didukung data adalah pelemahan dolar AS. Pelemahan itu menaikkan nilai aset cadangan non-dolar ketika dilaporkan dalam dolar, sehingga total cadangan terlihat naik tanpa harus ada pembelian dolar besar-besaran. Korea Selatan menjadi contoh paling terang: cadangannya naik US$4,22 miliar menjadi US$427,88 miliar pada akhir April, dengan laporan yang menunjuk pergerakan kurs dan pendapatan investasi sebagai pendorong utama .
Surplus perdagangan, surplus transaksi berjalan, dan intervensi valas mungkin ikut menopang cadangan di sebagian ekonomi Asia. Namun, bukti yang tersedia belum cukup rinci untuk membagi penyebabnya dalam persentase kawasan yang pasti .
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Pemicu utama adalah efek valuasi: ketika dolar AS melemah, aset cadangan dalam euro, yen, pound, dan mata uang lain terlihat lebih besar jika dilaporkan dalam dolar [24][2].
Pemicu utama adalah efek valuasi: ketika dolar AS melemah, aset cadangan dalam euro, yen, pound, dan mata uang lain terlihat lebih besar jika dilaporkan dalam dolar [24][2]. Cadangan devisa Korea Selatan naik US$4,22 miliar menjadi US$427,88 miliar pada akhir April, didorong pergerakan kurs dan pendapatan investasi [31][34].
Surplus transaksi berjalan dan intervensi valas mungkin ikut menopang di beberapa ekonomi, tetapi data yang tersedia belum cukup untuk membagi kontribusinya secara rinci [3].