Long March 7A adalah roket kelas menengah setinggi 60 meter yang dirancang untuk mengirimkan satelit ke orbit transfer geostasioner. Pada 10 Agustus, kendaraan tampak meluncur normal, tetapi video amatir menangkap momen roket meledak menjadi bola api dan gumpalan asap hitam tebal kurang dari 90 detik setelah lepas landas .
Kegagalan terjadi selama pembakaran bersama antara inti tahap pertama dan empat pendorong strap-on, yang semuanya ditenagai oleh mesin YF-100 berbahan bakar minyak tanah dan oksigen cair . Roket hancur pada ketinggian dan kecepatan yang relatif rendah . Kantor berita negara China, Xinhua, mengonfirmasi kegagalan tersebut sekitar tiga jam kemudian, menyatakan bahwa telah terjadi "anomali penerbangan" dan penyebabnya sedang diselidiki .
Otoritas China belum mengumumkan penyebab pasti kegagalan ini. Namun, beberapa pengamatan dan analisis awal layak untuk dicermati:
Waktu Mendekati Max-Q: Ledakan terjadi mendekati periode tekanan dinamis maksimum (Max-Q), saat gaya aerodinamis pada roket berada pada titik tertinggi. Beberapa pengamat antariksa menduga kegagalan struktural akibat beban peluncuran mungkin menjadi penyebabnya, atau anomali tersebut memicu sistem penghentian penerbangan (flight-termination system) pada roket . Analisis terhadap rekaman amatir menunjukkan roket tampak bengkok di bagian interstage antara tahap kedua dan ketiga, yang konsisten dengan kegagalan struktural .
Kecurigaan pada Mesin: Karena kegagalan terjadi saat mesin YF-100 masih bekerja, mesin-mesin ini berada di bawah pengawasan ketat. YF-100 digunakan di seluruh armada roket modern China, termasuk seri Long March 5, 6, 7, dan 8 . Kegagalan ini menempatkan seluruh keluarga mesin YF-100 dalam penyelidikan .
Kegagalan Kedua di Tahun 2026: Bloomberg mencatat bahwa ini adalah kegagalan kedua keluarga Long March pada tahun 2026, setelah insiden sebelumnya di awal tahun . Ini juga merupakan kegagalan peluncuran orbital keempat China pada tahun 2026 .
Hingga laporan terbaru, belum ada penyebab pasti — baik itu kerusakan mesin, kegagalan struktural, masalah sistem navigasi, atau aktivasi sistem penghentian penerbangan — yang dikonfirmasi oleh otoritas China atau CASC (Perusahaan Sains dan Teknologi Dirgantara China).
Satelit ChinaSat-4B adalah satelit komunikasi militer, kemungkinan besar digunakan untuk komunikasi pertahanan . Kehilangannya merupakan kemunduran finansial dan juga celah dalam kapabilitas militer yang direncanakan .
Penyelidikan ini kemungkinan akan menghentikan sementara armada Long March 7A dan berpotensi mempengaruhi seluruh keluarga mesin YF-100, yang dapat memperlambat laju peluncuran tinggi China. Roket ini sebelumnya telah mencatat rentetan misi sukses antara tahun 2021 dan peluncuran ini , menjadikan kegagalan ini sebagai kemunduran yang langka dan signifikan.
Misi eksplorasi bulan Chang'e-7 adalah salah satu proyek luar angkasa dalam paling penting China yang akan datang. Misi robotik ini direncanakan untuk mensurvei kutub selatan bulan guna mencari sumber daya dan memetakan medan, serta akan membawa orbiter, satelit relay, pendarat, penjelajah, dan probe terbang mini . Misi ini dijadwalkan diluncurkan pada Agustus 2026 dengan roket Long March 5 dari Wenchang .
Penyelidikan mesin YF-100 yang dipicu oleh kegagalan Long March 7A secara langsung mengancam jadwal ini karena dua alasan:
Keluarga mesin yang sama: Long March 5 juga menggunakan mesin YF-100 . Jika penyelidikan menemukan cacat mesin yang bersifat generik, hal itu tidak hanya akan mempengaruhi Long March 7A tetapi juga Long March 5 dan 8 — yang berpotensi menunda jendela peluncuran Chang'e-7 pada tahun 2026.
Peringatan eksplisit: TechTimes melaporkan bahwa kegagalan ini "menempatkan mesin YF-100 yang digunakan di seluruh armada roket modern China dalam penyelidikan wajib" dan secara eksplisit memperingatkan bahwa hal ini "membahayakan peluncuran bulan Chang'e 7" . Beberapa media berbahasa Mandarin yang meliput kegagalan ini juga merujuk pada misi Chang'e-7 sebagai misi yang berpotensi mengalami penundaan .
Laporan Reuters tentang kegagalan ini juga mencatat bahwa "China sedang mempersiapkan misi bulan Chang'e-7" dalam konteks yang sama .
Faktor Penentu: Jika kegagalan terisolasi pada cacat struktural atau manufaktur yang unik pada kendaraan Long March 7A khusus ini, dampaknya terhadap Chang'e-7 akan minimal. Namun, jika ditemukan masalah umum pada mesin YF-100, penundaan sangat mungkin terjadi. Hingga laporan terbaru, belum ada pernyataan resmi mengenai perubahan jadwal.
Kegagalan Long March 7A pada 10 Agustus 2026 merupakan kemunduran signifikan bagi program antariksa China. Meskipun penyebab pastinya belum diketahui, waktu kejadian yang mendekati Max-Q dan selama pembakaran mesin YF-100 telah memicu penyelidikan ekstensif. Kehilangan satelit militer ChinaSat-4B adalah kerugian langsung, namun risiko yang lebih luas terhadap misi bulan Chang'e-7 — dan ketergantungan China pada keluarga mesin YF-100 — mungkin akan menjadi dampak yang lebih besar.