BYD menunda peluncuran SUV listrik Great Tang hingga 8 Juni karena lebih dari 100.000 pre‑order membuat pasokan Blade Battery generasi baru menjadi terbatas. Lebih dari 30.000 pemesanan masuk dalam 24 jam pertama pre‑sale, memicu lonjakan permintaan yang jauh lebih cepat daripada kapasitas produksi baterai.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What caused BYD to delay the launch of its flagship Great Tang SUV to June 8, how did overwhelming pre-orders and limited Blade Battery 2.0. Article summary: BYD reportedly delayed the Great Tang’s China launch to June 8 because demand ran ahead of its ability to supply the new Blade Battery 2.0 packs, creating a near-term production bottleneck rather than a demand problem [5. Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Dealer information suggests the delay is tied both to strong pre-sale demand and to broader production pressure on BYD's second-generation Blade" source context "BYD Great Tang Launch Reportedly Delayed to June 8 Amid 100,000 Pre-Orders" Reference image 2: visual subject "Dealer information suggests the delay is t
BYD awalnya dijadwalkan meluncurkan SUV listrik Great Tang di China pada Mei 2026. Namun rencana itu berubah: perusahaan memutuskan memindahkan tanggal peluncuran resmi ke 8 Juni. Penyebabnya bukan masalah minat pasar—justru sebaliknya.
Permintaan untuk model ini melonjak begitu cepat sehingga produksi Blade Battery generasi kedua milik BYD tidak mampu langsung memenuhi kebutuhan. Alih‑alih memulai peluncuran dengan stok terbatas dan antrean panjang, BYD memilih menunda beberapa minggu untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Lonjakan minat terjadi segera setelah pre‑sale dibuka.
Volume sebesar itu memberi tekanan pada rantai pasok baterai baru BYD yang juga digunakan oleh beberapa model lain yang sedang dipersiapkan. Beberapa dealer bahkan dilaporkan belum menerima unit awal atau mobil display untuk showroom, sehingga peluncuran resmi akhirnya dimundurkan.
Ketua BYD Wang Chuanfu juga mengakui bahwa kapasitas produksi baterai saat ini masih ketat karena banyak model baru masuk fase produksi bersamaan. Perusahaan memperkirakan situasi akan membaik ketika kapasitas tambahan mulai beroperasi.
Artinya, penundaan ini bukan karena kurangnya minat konsumen—melainkan permintaan yang terlalu tinggi dibandingkan kemampuan produksi saat ini.
Great Tang diposisikan sebagai SUV flagship dalam lini BYD Dynasty, menyasar segmen SUV listrik besar dengan tiga baris kursi namun dengan harga yang relatif agresif.
Beberapa faktor yang mendorong minat pasar antara lain:
SUV besar tiga baris
Model ini dirancang sebagai kendaraan keluarga dengan kabin luas dan konfigurasi tiga baris kursi, segmen yang semakin populer di pasar kendaraan listrik.
Harga yang kompetitif
Di China, harga awalnya dilaporkan di bawah sekitar $37.000, jauh lebih murah dibanding banyak SUV listrik besar di pasar global.
Jarak tempuh sangat panjang
BYD mengklaim jarak tempuh hingga 950 km dalam standar pengujian China.
Performa tinggi
Versi dual‑motor paling bertenaga disebut menghasilkan sekitar 784 horsepower, menjadikannya salah satu SUV listrik paling kuat di kelasnya.
Kombinasi harga agresif, ukuran besar, dan spesifikasi tinggi membuat Great Tang terlihat seperti SUV flagship dengan harga pasar massal—formula yang menjelaskan mengapa pemesanan awalnya melonjak.
Salah satu fitur yang paling banyak dibicarakan adalah teknologi pengisian cepat terbaru dari BYD.
Great Tang menggunakan platform Blade Battery generasi baru yang dipadukan dengan sistem “Flash Charging”. Menurut perusahaan, teknologi ini dapat menambah jarak tempuh secara signifikan hanya dalam sekitar lima menit pengisian pada kondisi ideal.
Tujuan BYD adalah membuat pengalaman mengisi daya mobil listrik semakin mendekati kecepatan mengisi bahan bakar kendaraan bensin.
Namun di sisi lain, teknologi baterai baru ini juga menjadi sumber kendala saat ini: kapasitas produksinya masih dalam tahap peningkatan.
Waktu penundaan peluncuran Great Tang cukup sensitif bagi perusahaan.
Pada kuartal pertama 2026, BYD melaporkan:
Pasar kendaraan listrik China saat ini menghadapi perang harga yang intens serta berkurangnya beberapa kebijakan dukungan pemerintah, yang menekan margin produsen mobil.
Dalam konteks ini, Great Tang menjadi model yang sangat penting. Jika produksi bisa mengejar pesanan, SUV ini berpotensi membantu meningkatkan volume penjualan dan memperbaiki komposisi produk BYD.
Penundaan peluncuran biasanya dianggap sebagai kabar buruk. Namun dalam kasus Great Tang, situasinya sedikit berbeda: permintaan justru melampaui kemampuan produksi.
Tantangan terbesar bagi BYD sekarang adalah eksekusi. Jika kapasitas produksi baterai meningkat dengan cepat, perusahaan bisa mengubah backlog pesanan besar tersebut menjadi pengiriman kendaraan nyata sepanjang 2026.
Jika tidak, waktu tunggu yang terlalu lama berisiko memicu pembatalan pesanan.
Apa pun hasilnya, kisah Great Tang menunjukkan dinamika baru dalam industri kendaraan listrik: inovasi baterai dan teknologi pengisian cepat sering kali berkembang lebih cepat daripada kapasitas rantai pasok yang mendukungnya.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
BYD menunda peluncuran SUV listrik Great Tang hingga 8 Juni karena lebih dari 100.000 pre‑order membuat pasokan Blade Battery generasi baru menjadi terbatas.
BYD menunda peluncuran SUV listrik Great Tang hingga 8 Juni karena lebih dari 100.000 pre‑order membuat pasokan Blade Battery generasi baru menjadi terbatas. Lebih dari 30.000 pemesanan masuk dalam 24 jam pertama pre‑sale, memicu lonjakan permintaan yang jauh lebih cepat daripada kapasitas produksi baterai.
SUV tiga baris ini menarik perhatian karena harga mulai di bawah sekitar $37.000, jarak tempuh hingga 950 km, performa tinggi, dan teknologi pengisian super cepat.