DDR5 MRDIMM Gen2 Innodisk menggunakan dua komponen penting: Multiplexed Registering Clock Driver (MRCD) dan 10 Multiplexed Data Buffers (MDB) per modul. Keduanya memungkinkan sistem mengakses dua rank memori secara bersamaan, sehingga meningkatkan laju transfer data per kanal .
Rentang kapasitas dan suhu tersebut membuat modul ini ditujukan bukan hanya untuk data center, tetapi juga untuk lingkungan industri dan sistem edge AI yang membutuhkan memori berbandwidth tinggi.
Berikut jadwal yang telah diumumkan:
Sebelum peluncuran resmi, solusi DDR5-12800 MRDIMM Innodisk telah ditampilkan dalam rangkaian pameran teknologi, termasuk Embedded World 2026 pada Maret dan Computex 2026 pada Juni. Namun, jadwal pengiriman sampel baru dikonfirmasi pada akhir Juli .
RDIMM (Registered DIMM) konvensional mengandalkan register clock driver standar dan peningkatan laju sinyal untuk memperbesar bandwidth. MRDIMM menggunakan pendekatan berbeda: data dari dua rank dimultipleks melalui MRCD dan MDB sebelum diteruskan ke antarmuka prosesor. Dengan cara ini, laju data dapat ditingkatkan tanpa hanya menaikkan frekuensi pada jalur pin .
| Parameter | Innodisk DDR5 MRDIMM Gen2 | DDR5 RDIMM generasi sebelumnya |
|---|---|---|
| Laju data | 12.800 MT/s | 8.000 MT/s untuk kelas tinggi atau 6.400 MT/s untuk kelas standar |
| Bandwidth dibanding DDR5-8000 RDIMM | Sekitar 60% lebih tinggi | Tolok ukur dasar |
| Arsitektur | Akses dua rank secara multipleks melalui MRCD dan MDB | Akses satu rank per kanal melalui RCD standar |
| Kompatibilitas slot | Desain 287-pin untuk slot DDR5 RDIMM | Standar 288-pin |
Selain memperbesar bandwidth, arsitektur tersebut dirancang untuk mengurangi beban pada pengendali memori dan membantu meningkatkan karakteristik latensi dibandingkan pendekatan yang hanya menaikkan frekuensi RDIMM konvensional .
Model AI modern memindahkan data dalam jumlah sangat besar antara prosesor dan memori. Pada beban kerja seperti inferensi LLM, keterbatasan bandwidth memori dapat menahan kemampuan sistem dalam menghasilkan token, meskipun prosesor dan akseleratornya masih memiliki kapasitas komputasi yang memadai .
Karena itu, peningkatan dari DDR5-8000 ke 12.800 MT/s berpotensi membantu sistem memproses data dengan lebih efisien. Innodisk menempatkan MRDIMM ini dalam AI Memory Series, bersama modul memori CXL dan LPCAMM2, untuk server data center serta sistem edge AI yang membutuhkan bandwidth tinggi tetapi tetap ingin menggunakan ekosistem soket DDR5 .
Teknologi ini juga dapat diterapkan pada komputasi awan, pemodelan 3D, dan robotika . Meski demikian, dukungan aktual tetap bergantung pada kompatibilitas platform server, prosesor, firmware, serta penyelesaian standar MRDIMM Gen2.
Peluncuran Innodisk sejalan dengan upaya JEDEC memfinalisasi standar MRDIMM Gen2 pada tingkat 12.800 MT/s . Peta jalan yang dibahas industri juga mengarah ke MRDIMM Gen3 dengan target 17.600 MT/s .
Rambus, salah satu pemasok chipset penting untuk ekosistem MRDIMM, telah mengonfirmasi komponen chipset untuk kelas 12.800 MT/s. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan MRDIMM tidak hanya bergantung pada satu produsen modul, melainkan mulai membentuk ekosistem komponen yang lebih luas .
Bagi operator data center dan pengembang sistem AI, arti penting DDR5 MRDIMM Gen2 bukan sekadar angka 12.800 MT/s. Teknologi ini menawarkan jalur peningkatan bandwidth yang dirancang untuk tetap berada dalam format memori server yang dikenal, sekaligus menjawab kebutuhan AI yang terus berkembang.