Pasar pupuk dan bahan baku industri langsung terkena imbasnya. IEA mencatat bahwa sektor-sektor yang sangat bergantung pada turunan hidrogen—terutama pupuk, kilang minyak, dan manufaktur kimia—mengalami disrupsi .
Konteks energi yang lebih luas memperparah dampaknya: pasar LNG diperkirakan akan tetap "ketat" sepanjang 2026 dan 2027 akibat konflik ini. Gangguan pengiriman telah menghilangkan hampir 20% pasokan LNG global, ditambah dengan kompleks Ras Laffan di Qatar yang tidak beroperasi .
Permintaan hidrogen global melampaui 100 juta ton pada tahun 2025 . Produksi hidrogen rendah emisi tumbuh 20% tahun-ke-tahun menjadi hampir 1 juta ton
. Investasi global di sektor ini mencapai $8 miliar pada 2025, naik 80% dibandingkan tahun sebelumnya
. Kapasitas elektroliser global mencapai mendekati 5 GW pada akhir 2025, dengan China menyumbang sekitar 40%
.
Namun, pipeline proyek justru menyusut. Proyeksi kapasitas produksi hidrogen rendah emisi pada 2030 turun menjadi 27 juta ton, dan proyek yang telah mencapai keputusan investasi akhir (FID) ambles menjadi hanya sekitar 6 juta ton—turun drastis dari 10 juta ton sebelumnya .
Kelemahan di sisi permintaan masih terlihat. Hanya sekitar 20% volume offtake hidrogen baru pada 2025 yang didukung oleh komitmen kontrak yang kuat, sehingga membatasi investasi dan menunda pengembangan proyek .
Krisis ini kembali memicu minat terhadap hidrogen sebagai solusi ketahanan energi jangka panjang, namun IEA menekankan bahwa dukungan kebijakan yang lebih kuat dan penggelaran yang lebih cepat sangat diperlukan agar dampaknya terasa .
IEA juga menyoroti peluang bagi kawasan seperti Afrika untuk berekspansi ke industri bernilai tambah tinggi seperti produksi baja dan manufaktur pupuk lokal, asalkan biaya pembiayaan ditekan dan strategi hidrogen selaras dengan rencana ekonomi yang lebih luas .
Hambatan yang terus ada meliputi: biaya produksi yang tinggi, permintaan yang tidak pasti, kerumitan regulasi, dan infrastruktur yang terbatas . Banyak target hidrogen nasional untuk 2030 semakin terancam seiring terus menyusutnya pipeline proyek yang diumumkan
.
Comments
0 comments