Saudi Aramco menaikkan harga jual resmi LPG Juni 2026 sebesar 1–3% menjadi $760/ton untuk propana dan $820/ton untuk butana, didukung oleh permintaan Asia yang solid. Di sisi lain, Sonatrach memangkas harga propana Mediterania sebesar $125/ton ke $575 dan butana sebesar $270/ton ke $610, dipicu oleh pasokan berlebih...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What are the key differences in Aramco's and Sonatrach's June 2026 LPG official selling prices, and what regional supply dynamics and broade. Article summary: ## Key Price Differences for June 2026. Topic tags: general, general web. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# Saudi Aramco and Sonatrach raise LPG prices for February by 1-5%. Saudi Aramco's February OSP increased by $20 a metric ton to $545 a ton for propane and by $20 a ton to $540 a" source context "Saudi Aramco and Sonatrach raise LPG prices for February by 1-5%" Reference image 2: visual subject "Saudi Arabia's state oil producer Saudi Aramco TADAWUL:2222 has raised official selling prices for liquefied petroleum gas by between 1% and" source context "Saudi Aramco raises LPG OSPs by up to 3% for June, Sonat
Dalam ilustrasi mencolok dari pasar energi yang terfragmentasi saat ini, dua produsen LPG milik negara terbesar di dunia bergerak ke arah yang berlawanan untuk Juni 2026. Saudi Aramco menaikkan harga jual resmi (Official Selling Prices/OSP) untuk pelanggan Asia-Pasifik hingga 3%, sementara Sonatrach dari Aljazair memangkas OSP Mediterania-nya hingga nyaris sepertiga [18, 29]. Hasilnya adalah salah satu divergensi harga terlebar antara dua tolok ukur ini dalam ingatan baru-baru ini—dan sebuah peta yang jelas tentang di mana pasokan LPG menumpuk dan di mana permintaan tetap kokoh.
Saudi Aramco, yang harga kontraknya menjadi tolok ukur bagi sebagian besar kontrak berjangka LPG Asia-Pasifik, menetapkan level berikut untuk bulan Juni [1, 3]:
Sonatrach, yang menentukan harga kargo ke pasar Mediterania dan Eropa Barat Laut, mengambil jalur sebaliknya :
Ini bukan anomali satu bulan. Pada Mei 2026, Sonatrach telah memangkas harganya sebesar 2–18% sementara Aramco menahannya tetap, sehingga jurang di bulan Juni ini merupakan akselerasi dari tren yang telah terbangun selama berbulan-bulan .
Para pedagang menghubungkan pemangkasan tajam Sonatrach langsung dengan "pasokan yang lebih tinggi di pasar Mediterania" . Aljazair bersaing dengan gelombang LPG yang terus bertambah yang mengalir dari terminal ekspor Teluk Meksiko AS ke Cekungan Atlantik, serta dengan pemasok Afrika Utara dan Laut Hitam lainnya. Permintaan Eropa tidak tumbuh cukup cepat untuk menyerap volume tambahan ini, membuat kawasan ini kelebihan pasokan dan mendorong harga lebih rendah [29, 2].
Bagi Sonatrach, yang kargonya biasanya bergerak jarak pendek ke Eropa Selatan, satu-satunya cara untuk tetap kompetitif adalah dengan memberikan diskon secara agresif. Pemangkasan 18–31% ini merupakan upaya yang disengaja untuk membersihkan kargo daripada membiarkannya menumpuk.
Kenaikan moderat Saudi Aramco, sebaliknya, menunjukkan bahwa pasar LPG Asia-Pasifik beroperasi di bawah fundamental yang berbeda. Harga kontrak Aramco dijadikan acuan oleh pembeli berjangka di Tiongkok, India, Korea Selatan, dan Jepang—pasar yang secara struktural tetap bergantung pada LPG Timur Tengah untuk bahan baku petrokimia dan penggunaan rumah tangga [3, 6].
Kenaikan propana sebesar $10/ton menunjukkan bahwa permintaan Asia bertahan stabil atau sedikit menguat dari bulan ke bulan, dan ketersediaan ekspor Saudi cukup ketat sehingga tidak memerlukan pemotongan harga. Bahkan harga butana yang datar menunjukkan pasar yang seimbang, bukannya kelebihan pasokan.
Juni 2026 adalah salah satu contoh paling jelas dari de-korelasi antara tolok ukur harga LPG regional. Gelombang pasokan global yang sama—didorong oleh rekor produksi gas serpih AS, infrastruktur NGL yang berkembang, dan kapasitas baru Timur Tengah—memberikan dampak yang sangat berbeda tergantung pada tujuannya.
Akibatnya, pasar LPG global bukanlah satu pasar dengan selisih harga regional, melainkan beberapa cekungan berbeda dengan keseimbangan pasokan-permintaan yang unik. Juni 2026 membuat hal itu lebih jelas dari sebelumnya.
Besarnya pemangkasan Sonatrach menimbulkan pertanyaan apakah pasar Mediterania sedang mendekati titik terendah. Jika margin ekspor AS melemah atau penyimpanan Eropa penuh, pemangkasan lebih lanjut mungkin diperlukan. Sebaliknya, jika pembelian Asia melemah secara musiman di akhir 2026, keunggulan harga Aramco bisa terkikis dengan cepat.
Bagi para pembeli dan pedagang, pesan dari Juni 2026 sangat jelas: dinamika regional kini lebih penting daripada berita utama pasokan LPG global, dan selisih antara CP Aramco dan OSP Sonatrach telah menjadi barometer kunci dari betapa tidak meratanya pasar ini.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Saudi Aramco menaikkan harga jual resmi LPG Juni 2026 sebesar 1–3% menjadi $760/ton untuk propana dan $820/ton untuk butana, didukung oleh permintaan Asia yang solid.
Saudi Aramco menaikkan harga jual resmi LPG Juni 2026 sebesar 1–3% menjadi $760/ton untuk propana dan $820/ton untuk butana, didukung oleh permintaan Asia yang solid. Di sisi lain, Sonatrach memangkas harga propana Mediterania sebesar $125/ton ke $575 dan butana sebesar $270/ton ke $610, dipicu oleh pasokan berlebih di kawasan Mediterania [29].
Divergensi ini menyoroti pasar LPG global yang terfragmentasi, di mana kawasan Atlantik bergulat dengan kelebihan pasokan, sementara pasar kontrak Asia Pasifik tetap relatif ketat.