Kemitraan yang diperpanjang ini bertumpu pada tiga layanan utama AWS:
Situs web dan infrastruktur teknologi informasi utama Ryanair sebelumnya sudah berjalan di AWS. Perpanjangan kontrak ini mempertahankan fondasi tersebut sekaligus menambahkan lapisan kemampuan AI yang lebih luas .
Salah satu pengembangan yang disorot adalah Ryanair Connect, aplikasi seluler internal bagi kru kabin. Melalui aplikasi ini, kru dapat melihat jadwal dan detail penerbangan, mengajukan cuti tahunan, serta bertukar jadwal kerja. Ryanair Connect juga dilengkapi chatbot berbasis AI yang dapat menjawab pertanyaan mengenai kebijakan perusahaan dan materi pelatihan .
Ryanair juga akan menggunakan Amazon Quick sebagai asisten AI yang dipersonalisasi. Karyawan dapat menanyakan data perusahaan dengan bahasa natural untuk memperoleh informasi dan membantu mengambil keputusan dengan lebih cepat .
Di sisi operasional, maskapai tersebut berencana menerapkan AI berbasis agen yang dibangun menggunakan Amazon Bedrock AgentCore. Sistem ini ditujukan untuk mendigitalisasi alur kerja pilot dan mengotomatisasi sebagian proses pengambilan keputusan operasional .
| Indikator | Detail |
|---|---|
| Ukuran armada | 647 pesawat |
| Penerbangan harian | Sekitar 3.900 |
| Jumlah penumpang pada 2025 | Lebih dari 200 juta |
| Target penumpang tahunan pada 2034 | 300 juta |
Teknologi AWS digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mendukung situs web Ryanair hingga membantu mengoptimalkan jadwal penerbangan dan meningkatkan efisiensi operasional armadanya .
Bagi Ryanair, kemitraan ini menjadi bagian penting dari strategi transformasi digital. Maskapai berbiaya rendah tersebut ingin mempertahankan efisiensi operasional, mengoptimalkan jadwal, dan menyederhanakan alur kerja kru agar dapat mengejar pertumbuhan tanpa mengorbankan disiplin biaya .
CEO Ryanair Eddie Wilson menyebut pemilihan mitra teknologi yang tepat sebagai faktor penting untuk mencapai target 300 juta penumpang sekaligus menjaga struktur biaya perusahaan .
Bagi AWS, kesepakatan ini memperkuat posisinya sebagai mitra teknologi untuk industri penerbangan. Perjanjian tersebut juga memperluas penggunaan Amazon Bedrock dan teknologi AI berbasis agen dalam sektor Eropa yang memiliki volume transaksi tinggi dan tuntutan efisiensi ketat .
Dengan demikian, perpanjangan kerja sama ini bukan sekadar pembaruan layanan cloud. Bagi Ryanair, cloud dan AI diposisikan sebagai infrastruktur untuk mengelola skala pertumbuhan berikutnya—dari pemesanan hingga operasional penerbangan dan aktivitas kru.