SpaceX akan debut di Nasdaq pada 12 Juni 2026 dengan kode SPCX dan harga saham Rp2,1 jutaan (US$135), menargetkan dana Rp1.215 triliun (US$75 miliar) untuk valuasi pasar sekitar Rp27.600 triliun (US$1,77 triliun)—menj... Dana kekayaan negara dan bangsawan Teluk, termasuk PIF Arab Saudi dan Pangeran Alwaleed bin Tala...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What are the key details of SpaceX's record-shattering IPO — including its ticker, pricing, listing date, and expected size — and how are di. Article summary: ## SpaceX IPO — Key Details. Topic tags: general, general web, user generated, news. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "[SpaceX To Target $75B in IPO at $135 Per Share | Bloomberg Tech 6/03/2026](https://www.youtube.com/watch?v=xhTc7Jl88Ww). [44:07 Taiwan Eyes China AI Chip Sales Curbs; OpenAI Files" source context "SpaceX To Target $75B in IPO at $135 Per Share | Bloomberg Tech 6/03/2026" Reference image 2: visual subject "[SpaceX To Target $75B in IPO at $135 Per Share | Bloomberg Tech 6/03/2026](https://www.youtube.com/watch?v=xhTc7Jl88Ww). [44:07 Taiwan Eyes China AI Chip Sales Curbs; OpenAI Files" source cont
SpaceX akan segera menulis ulang buku rekor. Perusahaan raksasa antariksa dan internet satelit milik Elon Musk ini akan melantai di bursa pada 12 Juni 2026, dalam sebuah kesepakatan yang akan melipatgandakan rekor sebelumnya yang dipegang oleh listing Saudi Aramco pada 2019. Perusahaan mengonfirmasi harga IPO tetap sebesar $135 per saham (sekitar Rp2,1 juta dengan kurs Rp16.200) untuk 555,6 juta lembar saham Kelas A yang baru diterbitkan. Aksi ini bertujuan mengumpulkan dana sekitar $75 miliar dan mengindikasikan valuasi pasar sekitar $1,75–1,77 triliun (sekitar Rp28.350 triliun) . Sahamnya akan diperdagangkan di Nasdaq Global Select Market dan Nasdaq Texas dengan kode ticker SPCX
.
Roadshow yang dipimpin oleh Goldman Sachs sebagai penjamin emisi utama di antara 21 penjamin emisi ini dimulai pada 4 Juni, dengan penetapan harga diharapkan setelah penutupan pasar pada 11 Juni . Para penjamin emisi juga memiliki opsi untuk membeli hingga 83,3 juta saham tambahan dalam waktu 30 hari, yang berpotensi mendorong total dana yang terkumpul menjadi hampir $86 miliar
.
Di luar angka-angka fantastis ini, cerita sebenarnya dari IPO ini adalah tentang akses — dan siapa yang mendapatkannya. Basis investor global terpecah menjadi beberapa kubu berbeda: mereka yang memiliki posisi pra-IPO istimewa, mereka yang berjuang untuk alokasi langsung, dan gelombang besar trader ritel yang berebut eksposur apa pun yang bisa mereka dapatkan.
Bagi jutaan investor ritel di Tiongkok daratan dan Hong Kong, IPO langsung ini sebagian besar sulit dijangkau. Namun, hal itu tidak menghentikan mereka untuk masuk ke instrumen apa pun yang memiliki koneksi dengan SpaceX. Pola mainnya jelas: beli ETF bertema luar angkasa dan saham mitra rantai pasok Starlink, terutama produsen komponen antariksa dan satelit yang terkait dengan Taiwan .
Ini telah memicu reli berbasis luas di seluruh pasar Asia. Investor ritel Korea Selatan terpantau sangat agresif, mendorong kenaikan saham dan ETF domestik terkait luar angkasa menjelang debut ini . Sebuah laporan menggambarkan fenomena ini sebagai investor yang mencari setiap perusahaan tercatat yang diposisikan untuk mendapat manfaat dari pertumbuhan SpaceX, dengan saham perusahaan terkait satelit dan peroketan yang melonjak secara global
.
Minat ini begitu kuat sehingga secara efektif menciptakan kelas baru saham "proxy SpaceX" — perusahaan yang valuasinya terangkat bukan oleh fundamental mereka sendiri, tetapi oleh asosiasi mereka dengan ekosistem Starlink dan IPO bersejarah ini.
Tidak ada kelompok yang akan merealisasikan kekayaan lebih besar dari listing ini selain investor Teluk. Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi sedang dalam pembicaraan untuk berkomitmen sekitar $5 miliar sebagai anchor investor dalam IPO ini — langkah yang juga akan melindungi kepemilikannya yang kurang dari 1% saat ini dari dilusi . Posisi itu saja menempatkan PIF sebagai salah satu pendukung paling berpengaruh dari listing ini.
Miliarder Saudi Pangeran Alwaleed bin Talal memegang 0,63% saham di SpaceX melalui Kingdom Holding Company dan kantor pribadinya — posisi yang bisa bernilai sekitar $10,6 miliar pada valuasi $1,77 triliun, naik dari $4,5 miliar saat dinilai pada bulan Maret .
Jejak Teluk yang lebih luas bahkan lebih dalam. UEA, Qatar, dan dana kekayaan negara regional lainnya mengumpulkan saham pra-IPO melalui putaran pendanaan awal, dan yang terpenting, melalui merger saham penuh SpaceX dengan startup AI milik Musk, xAI, pada Februari 2026. Kesepakatan itu mengubah investor xAI — termasuk Otoritas Investasi Qatar (QIA) dan MGX Abu Dhabi, yang menjadi anchor untuk Seri E xAI senilai $20 miliar — menjadi pemegang saham pra-IPO SpaceX . Bagi dana-dana ini, listing ini menyediakan harga referensi publik untuk kepemilikan mereka sekaligus menyoroti ambisi teknologi kawasan yang semakin dalam.
Dalam sebuah langkah yang sangat berbeda dari alokasi mega-IPO pada umumnya, SpaceX menyisihkan porsi investor ritel yang signifikan untuk Eropa. Prospektus mengalokasikan hingga 55,6 juta saham Kelas A (sekitar 10% dari penawaran) khusus untuk investor ritel di Jerman, Prancis, Belanda, Denmark, Norwegia, Spanyol, dan Swedia — ditambah penawaran ritel terpisah di Inggris . Secara keseluruhan, laporan menunjukkan alokasi ritel bisa mencapai hingga 30% dari total penawaran
.
Investor Inggris dapat mengajukan permohonan melalui eToro, yang bertindak sebagai Perantara yang Diizinkan di bawah rezim Public Offer Platform dari Financial Conduct Authority (OJK-nya Inggris), dengan pesanan minimal $750 . Di Jerman, Trade Republic meluncurkan fitur langganan IPO dalam aplikasi pada 6 Juni khusus untuk acara ini, sementara Deutsche Bank, ING, dan Commerzbank juga menawarkan akses — kesempatan langka bagi investor ritel Eropa untuk berpartisipasi dalam IPO besar AS di harga tetap $135
.
Platform lain yang menawarkan akses di seluruh Eropa termasuk Revolut dan Hargreaves Lansdown, dengan Marex Financial yang mengoperasikan platform penawaran publik Inggris melalui delapan perantara ritel termasuk AJ Bell, CMC Markets, Freetrade, dan lainnya .
Detail spesifik tentang kepemilikan dana abadi universitas AS tidak muncul selama pencarian. Namun, beberapa dana abadi tingkat atas — termasuk dari Stanford, MIT, dan institusi Ivy League — adalah investor tahap awal yang terdokumentasi dengan baik dalam putaran pendanaan privat SpaceX selama dekade terakhir. Institusi-institusi ini diketahui telah membeli saham pada valuasi di kisaran $10–50 miliar . Pada valuasi IPO $1,77 triliun, bahkan sebagian kecil dari satu persen yang diperoleh pada harga-harga awal tersebut mewakili pengembalian multi-bagger (berkali-kali lipat) yang luar biasa. Dana-dana ini diharapkan akan membuka likuiditas yang signifikan melalui IPO, baik dengan menjual ke dalam penawaran atau melalui kepemilikan pasca-listing.
Dengan penggalangan dana $75 miliar, SpaceX lebih dari dua kali lipat rekor $29,4 miliar yang dibuat oleh Saudi Aramco pada tahun 2019 . Harga tetap $135, ditetapkan tanpa kisaran tradisional, tidak biasa untuk IPO sebesar ini, dan Elon Musk akan mempertahankan lebih dari 80% kendali suara pasca-listing
. Penawaran ini telah menciptakan pasar bullish pada saham luar angkasa secara global, dengan segala sesuatu mulai dari Rocket Lab hingga produsen komponen mendapat tawaran beli
.
Bagi mereka yang bisa mengaksesnya, 12 Juni mewakili lebih dari sekadar debut perdagangan — ini adalah taruhan terbesar pasar publik sejauh ini pada ekonomi luar angkasa komersial.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
SpaceX akan debut di Nasdaq pada 12 Juni 2026 dengan kode SPCX dan harga saham Rp2,1 jutaan (US$135), menargetkan dana Rp1.215 triliun (US$75 miliar) untuk valuasi pasar sekitar Rp27.600 triliun (US$1,77 triliun)—menj...
SpaceX akan debut di Nasdaq pada 12 Juni 2026 dengan kode SPCX dan harga saham Rp2,1 jutaan (US$135), menargetkan dana Rp1.215 triliun (US$75 miliar) untuk valuasi pasar sekitar Rp27.600 triliun (US$1,77 triliun)—menj... Dana kekayaan negara dan bangsawan Teluk, termasuk PIF Arab Saudi dan Pangeran Alwaleed bin Talal, memiliki saham pra IPO senilai miliaran dolar AS.
Investor ritel Asia yang kesulitan akses alokasi langsung justru memicu reli pada ETF bertema luar angkasa dan saham pemasok Starlink.