MiniMax sengaja merancang M3 sebagai model fondasi terpadu, bukan sekumpulan komponen spesialis. Arsitekturnya multimodal secara native: ia menerima dan memproses teks, gambar, dan video langsung, tanpa perlu jalur tambahan. Model ini bahkan bisa mengoperasikan desktop komputer secara langsung—sebuah kemampuan yang membedakannya dari model lain yang menempelkan fitur multimodal sebagai lapisan tambahan .
Jumlah parameter tidak diungkap, sebuah langkah yang kini lazim di antara lab AI Tiongkok yang bersaing di segmen open-weight .
Dengan berani, MiniMax memasang klaim performa di papan skor publik, mengeklaim M3 mengungguli GPT-5.5 dan Gemini 3.1 Pro di berbagai benchmark engineering dan agen otonom:
Namun, ada catatan penting: beberapa hasil ini dijalankan di infrastruktur MiniMax sendiri dengan 'perancah' agen khusus, dan verifikasi independen belum dipublikasikan saat peluncuran . Kepastian baru akan datang dalam waktu sekitar sepuluh hari ke depan, saat MiniMax merilis bobot model penuh dan laporan teknis lengkap
.
| Paket | Harga Bulanan | Kuota Token M3 |
|---|---|---|
| Plus | US$20/bulan | ~1,7 miliar token |
| Max | US$50/bulan | ~5,1 miliar token |
| Ultra | US$120/bulan | ~9,8 miliar token |
Untuk pengembang yang lebih suka lewat API, harga dihitung terpisah. Biaya input mulai dari sekitar US$0,30 per juta token (promo peluncuran 50%, harga normal US$0,60), dan biaya output sekitar US$1,20 per juta token (normal US$2,40) . Penagihan dibagi berdasarkan panjang konteks: panggilan di bawah 512 ribu token masuk tarif standar, sementara permintaan yang memanfaatkan jendela 1 juta token dikenakan tarif konteks panjang
.
Dengan optimasi cache, biaya gabungannya bahkan bisa merosot ke US$0,06 per juta token . Harga ini membuat M3 jauh lebih murah dari model-model frontier berbayar lainnya
.
Meski diposisikan sebagai model open-weight, bobot M3 belum tersedia saat peluncuran. MiniMax berjanji akan mempublikasikan bobot penuh dan laporan teknis di Hugging Face dan GitHub dalam waktu kira-kira sepuluh hari setelah 1 Juni .
Bahasa "open-weight"—bukan "open-source"—menuai kritik dari sebagian pengembang. Pasalnya, tanpa data pelatihan dan resep lengkap, ini belum bisa disebut open-source sejati . Meski begitu, M3 sudah bisa langsung digunakan melalui MiniMax Code, Token Plan, dan API, sehingga integrasi ke alur kerja bisa dimulai sekarang
.
Di hari pengumuman, saham MiniMax (kode 00100.HK) dibuka naik 5,24% ke HKD 884, bahkan sempat menyentuh HKD 907,5 . Namun, euforia itu rapuh. Menjelang penutupan, saham tak cuma kehilangan kenaikan, tapi malah terperosok lebih dalam: turun 15,7% (minus 132 HKD)
.
Pembalikan ini disertai aksi short selling besar-besaran. Sekitar US$185,33 juta nilai short tercatat, mewakili 5,93% dari total transaksi . Analis menduga ini aksi ambil untung (profit-taking). Maklum, sejak IPO di Hong Kong pada Januari 2026 yang meraup dana sekitar US$619 juta, saham MiniMax sudah meroket lebih dari 400% hingga akhir Mei
.
Peluncuran M3 terjadi bersamaan dengan kabar bahwa MiniMax telah meneken perjanjian sponsorship dengan CITIC Securities pada 29 Mei, untuk memulai proses IPO A-share di Pasar STAR Shanghai . Dua katalis—produk baru plus pengajuan dual listing—mungkin membakar optimisme pagi, namun juga memicu aksi 'sell the news' saat sore harinya.
M3 mendarat di tengah persaingan yang kian panas antar lab AI Tiongkok untuk mendominasi segmen open-weight. Para pemain seperti DeepSeek (V4), Qwen (3.7) milik Alibaba, dan lainnya, berlomba mengklaim status frontier .
MiniMax mendaku keunggulan sebagai model open-weight pertama dan satu-satunya yang menyatukan tiga hal: coding frontier, jendela konteks 1 juta token, dan multimodal native . Mereka secara gamblang menyatakan M3 dirancang untuk menyaingi kemampuan model sumber tertutup dari luar negeri, namun tetap bisa diakses secara terbuka
.
Ini adalah babak baru. Bila dulu model open-weight bersaing soal biaya dan kecepatan, kini M3 dan kawan-kawan bertarung langsung pada kemampuan, menekan penyedia model berbayar untuk membenarkan harga premium mereka .
Peluncuran M3 tak bisa dilepaskan dari strategi pasar modal MiniMax. Pada 29 Mei 2026, perusahaan meneken perjanjian dengan CITIC Securities, memulai proses IPO di Pasar STAR Bursa Efek Shanghai . Jika mulus, MiniMax akan jadi perusahaan model besar Tiongkok kedua setelah Zhipu AI yang memiliki struktur dual listing A+H
.
Langkah ini mengikuti IPO Hong Kong pada Januari 2026 yang sukses mengumpulkan sekitar US$619 juta (HK$106,7 miliar) dan kenaikan harga saham 400% hingga akhir Mei . Sebelumnya, Morgan Stanley bahkan memasang target harga HKD 990, terdorong akselerasi komersial MiniMax di mana pendapatan berulang tahunan melejit dari US$100 juta ke US$150 juta hanya dalam dua bulan
.
Dual listing di bursa teknologi utama Tiongkok daratan akan memperdalam akses modal sekaligus mengerek visibilitas MiniMax di mata investor institusi . Pengejaran kepemimpinan teknis dan kekuatan finansial ganda ini menandai fase baru kompetisi AI Tiongkok: startup harus menang di dua medan, rekayasa dan permodalan, untuk bertahan hidup.
Hari pertama M3 mencerminkan semua ketegangan ini. Sebuah gebrakan teknis ambisius, bertabur klaim benchmark yang menanti verifikasi, muncul bersamaan dengan saham yang naik pagi dan jatuh lebih dalam saat sore. Sepuluh hari ke depan—saat laporan teknis dan bobot model dirilis sesuai janji—akan menjadi ujian sesungguhnya: apakah benchmark M3 bertahan, dan apakah taruhan pada frontier open-weight ini sanggup membangun kepercayaan pasar.
Comments
0 comments