Microsoft dan EY akan menginvestasikan lebih dari $1 miliar selama lima tahun untuk mempercepat transformasi AI di perusahaan dan memindahkannya dari tahap eksperimen ke operasi bisnis nyata.[2][3] Inisiatif ini menggabungkan konsultan EY dan Microsoft Forward Deployed Engineers untuk membangun solusi AI yang terint...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What are the key details of Microsoft and EY’s new $1 billion, five‑year partnership to scale enterprise AI, including how their collaborati. Article summary: Microsoft and EY are jointly investing more than $1 billion over five years in a new global initiative to help enterprises scale AI beyond experiments and into core business functions.[2] The partnership combines EY busi. Topic tags: general, general web. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Title: Accenture Launches Microsoft Forward Deployed Engineering Practice to Scale Enterprise AI * Accenture Launches Microsoft Forward Deployed Engineering Practice to Scale Enter" source context "Accenture Launches Microsoft Forward Deployed Engineering Practice to Scale Enterprise AI" Reference image 2: visual subject "Title:
Banyak perusahaan sudah mencoba kecerdasan buatan (AI), tetapi hanya sedikit yang benar‑benar berhasil menerapkannya secara luas di operasional bisnis. Microsoft dan EY ingin mengatasi masalah itu melalui inisiatif global baru dengan investasi lebih dari $1 miliar selama lima tahun untuk membantu perusahaan mengimplementasikan AI secara nyata di seluruh organisasi.
Kemitraan ini menggabungkan platform teknologi AI Microsoft dengan keahlian konsultasi dan pemahaman industri dari EY untuk membangun sistem AI yang dapat langsung diterapkan dalam proses bisnis inti.
Inisiatif baru ini memperluas aliansi panjang antara Microsoft dan EY dengan fokus khusus pada transformasi AI di tingkat perusahaan.
Tim gabungan yang terdiri dari praktisi EY dan Microsoft Forward Deployed Engineers akan bekerja langsung dengan klien untuk merancang, membangun, dan mengimplementasikan solusi AI dalam organisasi.
Pendekatannya tidak lagi menitikberatkan pada proyek percobaan kecil (proof‑of‑concept), melainkan pada penciptaan nilai bisnis di seluruh perusahaan dengan memasukkan AI ke dalam alur kerja operasional yang nyata.
Pada tahap awal, pengembangan solusi AI akan difokuskan pada fungsi bisnis inti seperti:
Sektor industri yang menjadi target awal antara lain layanan keuangan, industri dan energi, konsumen dan ritel, pemerintahan, serta layanan kesehatan.
Banyak organisasi menghadapi fenomena yang sering disebut “pilot purgatory.” Ini terjadi ketika proyek AI hanya berhenti di tahap uji coba atau eksperimen kecil dan tidak pernah berkembang menjadi sistem yang digunakan secara luas dalam bisnis.
Model kerja Microsoft dan EY dirancang untuk memecahkan masalah tersebut dengan menggabungkan tiga elemen utama:
Dengan pendekatan ini, solusi AI dibangun langsung di dalam proses bisnis perusahaan, bukan sekadar alat eksperimen yang berdiri sendiri.
Elemen penting dari kolaborasi ini adalah kehadiran Microsoft Forward Deployed Engineers, yaitu insinyur yang bekerja langsung bersama klien dan tim EY dalam proyek implementasi.
Mereka bertugas menerjemahkan kemampuan teknologi AI—seperti yang tersedia dalam ekosistem cloud dan AI Microsoft—menjadi sistem yang benar‑benar bisa berjalan dalam lingkungan perusahaan.
Pendekatan engineering yang lebih langsung ini diharapkan dapat mempercepat implementasi dan memperkecil jarak antara eksperimen teknologi dan penggunaan operasional.
EY juga berperan sebagai “Client Zero”, artinya organisasi tersebut menggunakan dan menguji teknologi AI ini secara internal sebelum ditawarkan kepada klien.
Sebagai bagian dari strategi ini, EY telah menerapkan Microsoft 365 Copilot kepada lebih dari 150.000 karyawan di seluruh dunia untuk membantu pekerjaan sehari‑hari di aplikasi produktivitas seperti dokumen, email, dan presentasi.
Selain itu, karyawan EY juga menggunakan Copilot Studio untuk membuat agen AI yang dapat mengotomatisasi tugas atau membantu alur kerja tertentu.
Implementasi internal tersebut menghasilkan dampak yang terukur. Menurut materi EY, kombinasi platform EY.ai dan alat Microsoft Copilot telah menghasilkan sekitar 15% peningkatan produktivitas bagi karyawan.
Waktu yang dihemat dari penggunaan AI kemudian dialihkan untuk pekerjaan bernilai lebih tinggi seperti layanan klien, pembelajaran, dan peningkatan operasional.
Inisiatif baru ini bukan kemitraan yang benar‑benar baru. Microsoft dan EY telah berinvestasi bersama dalam inovasi digital dan cloud sejak 2015.
Dari kolaborasi tersebut lahir EY.ai, platform AI terpadu milik EY yang dibangun dengan teknologi Microsoft. Platform ini menggabungkan keahlian industri EY dengan teknologi AI Microsoft, termasuk Copilot, untuk mendukung strategi “Everyday AI”—mengintegrasikan AI langsung ke dalam aktivitas kerja sehari‑hari.
Kemitraan Microsoft–EY mencerminkan perubahan besar dalam strategi AI perusahaan. Fokusnya kini bukan lagi sekadar eksperimen teknologi, tetapi implementasi nyata yang menghasilkan dampak bisnis terukur.
Dengan menggabungkan konsultan bisnis, insinyur teknologi, dan pengujian internal skala besar, kedua perusahaan berharap dapat mempercepat cara organisasi mengintegrasikan AI ke dalam proses bisnis kritis.
Jika berhasil, model ini dapat menjadi contoh bagaimana perusahaan beralih dari proyek AI percobaan menuju sistem AI berskala perusahaan yang memberikan nilai bisnis nyata.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Microsoft dan EY akan menginvestasikan lebih dari $1 miliar selama lima tahun untuk mempercepat transformasi AI di perusahaan dan memindahkannya dari tahap eksperimen ke operasi bisnis nyata.[2][3]
Microsoft dan EY akan menginvestasikan lebih dari $1 miliar selama lima tahun untuk mempercepat transformasi AI di perusahaan dan memindahkannya dari tahap eksperimen ke operasi bisnis nyata.[2][3] Inisiatif ini menggabungkan konsultan EY dan Microsoft Forward Deployed Engineers untuk membangun solusi AI yang terintegrasi langsung ke fungsi inti seperti keuangan, pajak, risiko, HR, dan rantai pasok.[2][3]
EY bertindak sebagai “Client Zero”, menguji teknologi lebih dulu secara internal—termasuk penerapan Microsoft 365 Copilot ke lebih dari 150.000 karyawan—yang dilaporkan meningkatkan produktivitas sekitar 15%.[1][3][4]