Keppel DC REIT dan Keppel Ltd. sepakat mengambil gabungan 90% kepentingan efektif di Tokyo Data Centre 4 dan Tokyo Data Centre 5, dua fasilitas pusat data kolokasi berskala besar berstatus hak milik penuh di Inzai City, kawasan Tokyo Raya. Harga transaksi untuk keseluruhan aset, atau basis 100%, ditetapkan sebesar JPY190 miliar (sekitar S$1,549 miliar). Setelah transaksi, Keppel DC REIT akan memiliki 88,62% kepentingan efektif di masing-masing fasilitas.
8
26
Harga transaksi dan pembagian kepemilikan
Harga JPY190 miliar itu sekitar 2,1% di bawah valuasi independen JPY194 miliar. Selisihnya JPY4 miliar, setara dengan sekitar S$32,6 juta berdasarkan angka dolar Singapura yang dikutip.
8
13
Pembagian kepentingan efektifnya adalah sebagai berikut:
- Keppel DC REIT: 88,62% di setiap fasilitas, dengan pembayaran JPY168,4 miliar (sekitar S$1,372 miliar).
4
17
- Keppel Ltd.: 1,38% melalui Keppel Japan KK.
26
- Operator yang sudah ada: mempertahankan 10% di masing-masing aset.
4
Jadi, kepentingan gabungan Keppel DC REIT dan Keppel Ltd. mencapai 90%. Namun, harga JPY190 miliar yang disebutkan merupakan harga untuk 100% aset, bukan hanya untuk porsi 90% tersebut.
8
4
Hunian penuh dan ketentuan sewa
Kedua pusat data terisi 100% oleh empat klien dari sektor layanan internet untuk perusahaan dan teknologi informasi yang memiliki peringkat layak investasi.
7
29 Kenaikan sewa tahunan rata-rata yang sudah dikontrakkan sekitar 2,8%. Sementara itu, sewa yang berlaku diperkirakan sekitar 30% lebih rendah dibandingkan harga pasar saat ini.
26
23
Masa sewa yang tersisa berbeda antara kedua aset. Weighted average lease expiry (WALE)—rata-rata sisa masa sewa yang dihitung berdasarkan bobot pendapatan sewa—sekitar 4,5 tahun untuk Tokyo Data Centre 4 dan 10,6 tahun untuk Tokyo Data Centre 5. Secara gabungan, WALE keduanya 8,3 tahun.
17
7
Porsi Jepang dalam portofolio meningkat
Setelah akuisisi, kontribusi Jepang terhadap pendapatan sewa portofolio Keppel DC REIT diperkirakan naik dari 9% menjadi sekitar 23%. Angka yang tersedia tidak merinci porsi Singapura setelah transaksi, sehingga belum cukup untuk membandingkan secara tepat peran Singapura dalam portofolio pascaakuisisi.
5
Singkatnya, transaksi ini menambah dua pusat data yang terisi penuh dengan harga di bawah valuasi yang disebutkan. Ketentuannya mencakup kenaikan sewa kontraktual dan peluang kenaikan dari tingkat sewa yang diperkirakan masih di bawah pasar. Perbedaan masa sewa kedua aset juga menghadirkan kombinasi kontrak yang lebih pendek dan lebih panjang dalam portofolio.
7
13
17
23