Fitur utama Robot Phone adalah kamera gimbal titanium tiga-sumbu bermotor yang dapat ditarik dan muncul dari rumah kamera belakang. Kamera ini dapat berputar hingga 300 derajat dan menawarkan empat derajat gerak (4DoF) . Gimbal ini menampung kamera utama 200MP dengan sensor 1/1,28 inci dan lensa f/1.6 .
Diaktifkan dengan isyarat tangan, kamera ini menggunakan embodied AI untuk secara otomatis melakukan pan, tilt, dan angguk, menjaga subjek tetap dalam bingkai selama panggilan video atau siaran langsung tanpa perlu tripod . Kamera ini juga bisa mengangguk kembali ke pengguna sebagai bentuk interaksi . Menurut Honor, modul gimbal ini 65% lebih kecil dari solusi gimbal tradisional .
Mekanisme gimbal yang dapat dilipat ini membutuhkan 60 proses manufaktur dan 100 komponen presisi untuk direkayasa . Tingkat kerumitan ini tidak biasa untuk smartphone konsumen dan menyoroti rekayasa khusus yang terlibat.
Honor bermitra dengan pembuat kamera sinema Jerman ARRI untuk mengembangkan teknologi pencitraan ponsel ini. Kolaborasi ini bertujuan untuk menghadirkan ilmu warna kelas profesional dan kemampuan pembuatan film seluler, termasuk dukungan untuk perekaman video LogC3 pada 4K 60fps .
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Prosesor | Snapdragon 8 Elite Gen 5 |
| Layar | OLED 6,31 inci, kecerahan puncak HDR 6.800 nit |
| Baterai | Silikon-karbon 7.060mAh dengan pengisian kabel 120W dan nirkabel 50W |
| Kamera Belakang | Utama Gimbal Agile 200MP (1/1,28 inci, f/1.6) + Periskop Telefoto 200MP |
| Video | 4K hingga 120fps, 4K 60fps dengan LogC3, 1080p hingga 240fps |
| Berat & Ketebalan | 248g, 9,59mm |
| Agen AI | YOYO Pro — agen AI tingkat sistem yang dapat menjalankan tugas lintas aplikasi dan mengontrol gimbal serta kamera |
| Chip Pencitraan | Chip pencitraan Honor H1 |
| Mode Pergerakan Kamera | AI SpinShot, Tilt Locked, Super Steady, FPV, FPV Vertical |
| Konfigurasi | Harga China | Perkiraan Harga (Rp) |
|---|---|---|
| RAM 12GB + penyimpanan 512GB | 9.999 yuan | ~Rp23,1 juta |
| RAM 16GB + penyimpanan 1TB | 12.999 yuan | ~Rp30 juta |
Mungkin aspek yang paling tidak biasa dari Robot Phone adalah kemampuannya untuk mengangguk dan memiringkan badan sebagai respons terhadap pengguna. Embodied AI memungkinkan kamera untuk berinteraksi secara fisik — tidak hanya melacak secara pasif — dengan mengenali isyarat dan merespons dengan gerakan . Honor membingkai ini sebagai langkah menuju pembuatan smartphone yang lebih interaktif dan mirip manusia.
Honor Robot Phone adalah perangkat berisiko tinggi dan ambisius yang mencoba untuk berdiferensiasi di pasar yang padat dengan perangkat keras khusus dan AI tingkat sistem. Gimbal bermotor, kemitraan pencitraan dengan ARRI, dan agen AI YOYO Pro menjadikannya proposisi yang unik, tetapi peluncuran khusus China dan harga premium membatasi jangkauan langsungnya. Apakah gimmick embodied AI ini menjadi kategori baru atau sekadar keingintahuan khusus akan tergantung pada seberapa baik kinerjanya di tangan pengguna nyata.
Fitur utama Robot Phone adalah kamera gimbal titanium tiga-sumbu bermotor yang dapat ditarik dan muncul dari rumah kamera belakang. Kamera ini dapat berputar hingga 300 derajat dan menawarkan empat derajat gerak (4DoF) . Gimbal ini menampung kamera utama 200MP dengan sensor 1/1,28 inci dan lensa f/1.6 .
Diaktifkan dengan isyarat tangan, kamera ini menggunakan embodied AI untuk secara otomatis melakukan pan, tilt, dan angguk, menjaga subjek tetap dalam bingkai selama panggilan video atau siaran langsung tanpa perlu tripod . Kamera ini juga bisa mengangguk kembali ke pengguna sebagai bentuk interaksi . Menurut Honor, modul gimbal ini 65% lebih kecil dari solusi gimbal tradisional .
Mekanisme gimbal yang dapat dilipat ini membutuhkan 60 proses manufaktur dan 100 komponen presisi untuk direkayasa . Tingkat kerumitan ini tidak biasa untuk smartphone konsumen dan menyoroti rekayasa khusus yang terlibat.
Honor bermitra dengan pembuat kamera sinema Jerman ARRI untuk mengembangkan teknologi pencitraan ponsel ini. Kolaborasi ini bertujuan untuk menghadirkan ilmu warna kelas profesional dan kemampuan pembuatan film seluler, termasuk dukungan untuk perekaman video LogC3 pada 4K 60fps .
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Prosesor | Snapdragon 8 Elite Gen 5 |
| Layar | OLED 6,31 inci, kecerahan puncak HDR 6.800 nit |
| Baterai | Silikon-karbon 7.060mAh dengan pengisian kabel 120W dan nirkabel 50W |
| Kamera Belakang | Utama Gimbal Agile 200MP (1/1,28 inci, f/1.6) + Periskop Telefoto 200MP |
| Video | 4K hingga 120fps, 4K 60fps dengan LogC3, 1080p hingga 240fps |
| Berat & Ketebalan | 248g, 9,59mm |
| Agen AI | YOYO Pro — agen AI tingkat sistem yang dapat menjalankan tugas lintas aplikasi dan mengontrol gimbal serta kamera |
| Chip Pencitraan | Chip pencitraan Honor H1 |
| Mode Pergerakan Kamera | AI SpinShot, Tilt Locked, Super Steady, FPV, FPV Vertical |
| Konfigurasi | Harga China | Perkiraan Harga (Rp) |
|---|---|---|
| RAM 12GB + penyimpanan 512GB | 9.999 yuan | ~Rp23,1 juta |
| RAM 16GB + penyimpanan 1TB | 12.999 yuan | ~Rp30 juta |
Mungkin aspek yang paling tidak biasa dari Robot Phone adalah kemampuannya untuk mengangguk dan memiringkan badan sebagai respons terhadap pengguna. Embodied AI memungkinkan kamera untuk berinteraksi secara fisik — tidak hanya melacak secara pasif — dengan mengenali isyarat dan merespons dengan gerakan . Honor membingkai ini sebagai langkah menuju pembuatan smartphone yang lebih interaktif dan mirip manusia.
Honor Robot Phone adalah perangkat berisiko tinggi dan ambisius yang mencoba untuk berdiferensiasi di pasar yang padat dengan perangkat keras khusus dan AI tingkat sistem. Gimbal bermotor, kemitraan pencitraan dengan ARRI, dan agen AI YOYO Pro menjadikannya proposisi yang unik, tetapi peluncuran khusus China dan harga premium membatasi jangkauan langsungnya. Apakah gimmick embodied AI ini menjadi kategori baru atau sekadar keingintahuan khusus akan tergantung pada seberapa baik kinerjanya di tangan pengguna nyata.