Sealien mengumumkan pendanaan Seri A lebih dari 500 juta yuan pada 13 Agustus 2026. Perusahaan yang berbasis di Nansha, Guangzhou, ini berfokus pada robot bawah laut kelas kerja, robot pengubur kabel laut, AUV, serta sistem kecerdasan maritim.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What are the key details of Guangzhou-based deep-sea robotics company Shenhai Zhiren’s August 2026 500 million yuan Series A financing—inclu. Article summary: Shenhai Zhiren (Sealien) is a Guangzhou Nansha deep-sea-robotics company pursuing Chinese-designed work-class underwater robots and autonomous subsea operations. Its August 2026 financing was reported as “over RMB 500 mi. Topic tags: general, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clic
Sealien (Shenhai Zhiren) adalah perusahaan teknologi asal Nansha, Guangzhou, yang mengembangkan robot laut dalam kelas kerja dan peralatan cerdas untuk operasi kelautan. Pada 13 Agustus 2026, perusahaan mengumumkan penyelesaian pendanaan Seri A senilai lebih dari 500 juta yuan. Nilai putaran ini setara dengan lebih dari Rp1,1 triliun jika dikonversikan secara kasar, tetapi angka resmi yang digunakan perusahaan adalah yuan. 1
3
9
Yang menarik bukan hanya besarnya pendanaan, melainkan komposisi investornya: modal ventura swasta, lembaga investasi milik negara, dan modal industri energi masuk secara bersamaan. Pendanaan tersebut juga datang setelah produk Phoenix 600 milik Sealien berhasil memasuki pasar luar negeri secara komersial. 1
3
9
Investor baru yang disebut dalam laporan publik meliputi:
Investor lama seperti Zhengxuan Investment, Yunze Capital, Yunshi Capital, Gaojie Capital, dan Xingzhi Capital juga dilaporkan menambah investasinya dalam jumlah besar. Dengan demikian, putaran ini bukan sekadar pendanaan yang dipimpin satu lembaga, melainkan dukungan gabungan dari VC papan atas, investor negara, dan pelaku industri energi. 1
3
7
BYD Group disebut sebagai investor lama Sealien. Nama BYD muncul bersama GGV Capital, Lightspeed China, ECC Capital, Shenzhen Investment Holdings, Guangzhou Fund, dan Seas Capital dalam informasi publik mengenai investor perusahaan. 1
Namun, berdasarkan laporan yang tersedia, belum ada bukti memadai bahwa BYD menjadi investor baru, pemimpin putaran, atau secara jelas ikut serta dalam pendanaan Seri A Agustus 2026. Jadi, rumusan yang paling akurat adalah: BYD sebelumnya telah berinvestasi di Sealien, tetapi keterlibatannya dalam putaran terbaru belum dapat dipastikan.
Sealien mengembangkan peralatan untuk kebutuhan industri minyak dan gas lepas pantai, komunikasi kabel bawah laut, pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai, serta pekerjaan laut dalam. Produk yang disebut dalam berbagai laporan mencakup ROV kelas kerja, robot pengubur kabel bawah laut, robot kelautan serbaguna, AUV, dan sistem operasi bawah laut berbasis kecerdasan buatan. 3
6
9
Soal tahun berdiri, terdapat perbedaan informasi. Sejumlah laporan menyebut perusahaan didirikan pada 2020, sementara beberapa profil perusahaan mencantumkan 2021 sebagai tahun pendirian atau awal operasional. Data badan usaha dapat ditelusuri hingga 2020, sedangkan beberapa sumber mencatat perkembangan operasionalnya pada 2021 atau 2023. 3
10
19
20
Pendiri Sealien, Ma Yiming, merupakan lulusan bidang teknik perkapalan dan kelautan dari Harbin Engineering University. Ia pernah menjadi insinyur China pertama di SMD, salah satu pemasok robot laut dalam terkemuka di Eropa, dan terlibat dalam proyek robot penambangan laut dalam komersial. 3
5
10
Menurut laporan yang mengutip pengalamannya, kesenjangan yang ia lihat di luar negeri bukan hanya soal satu komponen atau satu parameter teknis. Perbedaannya mencakup keseluruhan sistem industri: standar desain, pengelolaan rantai pasok, pengujian, produksi yang dapat diulang, hingga kemampuan mengirimkan dan mendukung proyek secara berkelanjutan. 18
Pengalaman itu membentuk strategi Sealien. Perusahaan tidak hanya berusaha membuat robot yang mampu menyelam, tetapi juga menguasai desain, sistem utama, manufaktur, pengujian, dan pengiriman. Berbagai sumber menyebut Sealien telah mengembangkan dan memproduksi sendiri banyak komponen inti, meskipun klaim mengenai persentase kandungan lokal dan definisi “kendali penuh” berbeda-beda antar-sumber. 3
21
25
Strategi produk Sealien secara umum memiliki tiga lapisan:
Deep Matrix digambarkan sebagai kombinasi perangkat keras robot yang ditempatkan di dasar laut dan model pengambilan keputusan tugas. Tujuannya adalah memungkinkan sejumlah perangkat bawah laut bekerja sama untuk menjalankan misi jangka panjang dengan intervensi manusia yang lebih sedikit. 6
7
8
41
Akan tetapi, klaim mengenai otonomi tingkat L4 masih lebih tepat dipahami sebagai target atau bahasa promosi perusahaan, bukan sertifikasi sistem yang telah diverifikasi secara independen. Bukti yang tersedia mendukung kesimpulan bahwa Sealien sedang bergerak dari operasi satu robot yang dikendalikan manusia menuju kolaborasi manusia-robot, koordinasi multi-robot, dan eksekusi tugas yang semakin otonom. 7
14
Sealien memperkenalkan SEAgent 1.0 pada musim semi 2026 sebagai model pengambilan keputusan tugas untuk banyak agen bawah laut. Waktu peluncurannya berbeda dalam sejumlah sumber—ada yang menyebut Maret, April, atau Mei—sehingga bulan peluncuran belum konsisten di seluruh laporan. 1
7
41
42
Fungsi utamanya bukan sekadar membuat robot “memahami satu kalimat”. SEAgent dirancang untuk menerjemahkan maksud manusia ke dalam tugas terstruktur yang bisa dijalankan oleh perangkat bawah laut. Alur yang dijelaskan secara publik mencakup:
Sebagai contoh, operator dapat memberikan instruksi umum untuk memeriksa korosi pada fasilitas bawah laut. Sistem kemudian dapat menggabungkan peta, basis data peralatan, dan templat tugas untuk mengubah permintaan tersebut menjadi serangkaian langkah inspeksi yang lebih spesifik. 41
42
Beberapa laporan juga menyebut SEAgent dapat memberikan peringatan risiko atau menyarankan perubahan ketika sebuah tugas melampaui kemampuan perangkat, melanggar batas keselamatan, atau tidak sesuai dengan kondisi lingkungan. Arah pengembangannya jelas, tetapi bukti publik belum cukup untuk menyimpulkan bahwa sistem ini telah terbukti secara independen mampu menolak semua instruksi yang tidak aman. Posisi yang lebih akurat adalah menempatkan SEAgent sebagai pintu masuk untuk memahami tugas, menilai kelayakan, dan mengoordinasikan pekerjaan laut dalam, bukan sebagai sistem tanpa awak yang telah sepenuhnya tervalidasi. 1
14
Tiga produk yang paling banyak dikonfirmasi oleh berbagai sumber adalah:
Beberapa sumber juga menyebut nama Aquila, Chariot, Pisces, Scorpio, dan Sagittarius. Namun, pengelompokan produk, hubungan antar-model, dan status komersialnya tidak selalu konsisten. Karena itu, daftar lengkap enam robot bernama rasi bintang belum sebaiknya dianggap sebagai katalog produk yang seluruhnya telah terkonfirmasi. 10
19
24
26
Phoenix 600 adalah sistem ROV pengubur kabel bawah laut yang dapat melayang dan dirancang untuk pekerjaan pada kelas kedalaman 3.000 meter. Sistem ini mencakup badan robot, sistem peluncuran dan pengangkatan, sistem kendali, serta sistem kelistrikan. Laporan yang tersedia umumnya menyebut panjang sekitar 6 meter, bobot sekitar 12 ton, dan kemampuan meletakkan atau mengubur kabel serat optik dengan presisi tingkat sentimeter. 21
27
31
Detail teknisnya berbeda-beda antar-sumber. Ada laporan yang menyebut bobot 8 ton, 12 ton, atau 13,5 ton, kemungkinan karena sebagian menghitung badan robot sementara yang lain menghitung keseluruhan sistem. Ukuran presisi 6,2 × 3,8 × 3 meter, kedalaman penguburan 3 meter, cakupan perlindungan dan pemeliharaan kabel, serta sertifikasi operasi cerdas tingkat L3 belum dapat dipastikan secara seragam dari dokumen publik yang tersedia. 21
25
27
34
Pada 2025, Sealien mengirimkan Phoenix 600 kepada kontraktor kabel bawah laut yang berada di bawah grup telekomunikasi Uni Emirat Arab. Nilai pesanan itu dilaporkan mendekati 10 juta dolar AS. Sejumlah media menyebut pengiriman tersebut sebagai ekspor komersial pertama robot laut dalam buatan China. 22
27
32
Pelanggan dari Uni Emirat Arab itu kemudian melakukan pembelian lanjutan. Laporan lain menyebut Sealien juga melayani kontraktor minyak dan gas internasional, penyedia jasa komunikasi kabel bawah laut, dan kontraktor angin lepas pantai. Aktivitas internasional perusahaan telah diberitakan di sejumlah pasar, termasuk Inggris dan Uni Emirat Arab, sementara daftar negara yang lebih luas belum seluruhnya dapat diverifikasi melalui informasi pelanggan atau kontrak yang terbuka. 4
11
30
Ekspor ini penting karena robot laut dalam bukanlah perangkat keras konsumen biasa. Produk semacam ini membutuhkan pengujian panjang, integrasi dengan kapal, dukungan operasi lepas pantai, serta layanan purnajual. Keberhasilan Phoenix 600 masuk ke proyek komersial luar negeri menunjukkan bahwa Sealien telah bergerak dari tahap purwarupa menuju penjualan sistem dan pengiriman proyek. Tantangan berikutnya adalah meningkatkan kapasitas pengiriman, menjaga keandalan perangkat, dan membangun kemampuan layanan di pasar luar negeri. 4
Pendanaan lebih dari 500 juta yuan ini bukan hanya taruhan untuk memperbanyak satu jenis robot. Dana tersebut mendukung visi Sealien untuk membangun rantai teknologi laut dalam yang lebih lengkap—mulai dari ROV kelas kerja, robot pengubur kabel, dan AUV, hingga kelompok robot permanen Deep Matrix serta sistem pengambilan keputusan SEAgent.
Fakta yang paling kuat saat ini adalah nilai pendanaan yang melampaui 500 juta yuan, masuknya VC besar, investor negara, dan modal industri energi, status BYD sebagai investor lama, serta keberhasilan Phoenix 600 dalam ekspor komersial. Sebaliknya, klaim mengenai otonomi L4, katalog lengkap enam robot bernama rasi bintang, ukuran presisi Phoenix 600, dan kemampuan L3 sebaiknya menunggu dokumentasi teknis perusahaan, informasi sertifikasi, atau hasil pengujian independen yang lebih lengkap.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Sealien mengumumkan pendanaan Seri A lebih dari 500 juta yuan pada 13 Agustus 2026.
Sealien mengumumkan pendanaan Seri A lebih dari 500 juta yuan pada 13 Agustus 2026. Perusahaan yang berbasis di Nansha, Guangzhou, ini berfokus pada robot bawah laut kelas kerja, robot pengubur kabel laut, AUV, serta sistem kecerdasan maritim.
Phoenix 600, robot ROV untuk penguburan kabel bawah laut hingga kedalaman 3.000 meter, telah dikirim ke pelanggan di Uni Emirat Arab.
Sealien mengumumkan pendanaan Seri A lebih dari 500 juta yuan pada 13 Agustus 2026. Perusahaan yang berbasis di Nansha, Guangzhou, ini berfokus pada robot bawah laut kelas kerja, robot pengubur kabel laut, AUV, serta sistem kecerdasan maritim.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What are the key details of Guangzhou-based deep-sea robotics company Shenhai Zhiren’s August 2026 500 million yuan Series A financing—inclu. Article summary: Shenhai Zhiren (Sealien) is a Guangzhou Nansha deep-sea-robotics company pursuing Chinese-designed work-class underwater robots and autonomous subsea operations. Its August 2026 financing was reported as “over RMB 500 mi. Topic tags: general, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clic
Sealien (Shenhai Zhiren) adalah perusahaan teknologi asal Nansha, Guangzhou, yang mengembangkan robot laut dalam kelas kerja dan peralatan cerdas untuk operasi kelautan. Pada 13 Agustus 2026, perusahaan mengumumkan penyelesaian pendanaan Seri A senilai lebih dari 500 juta yuan. Nilai putaran ini setara dengan lebih dari Rp1,1 triliun jika dikonversikan secara kasar, tetapi angka resmi yang digunakan perusahaan adalah yuan. 1
3
9
Yang menarik bukan hanya besarnya pendanaan, melainkan komposisi investornya: modal ventura swasta, lembaga investasi milik negara, dan modal industri energi masuk secara bersamaan. Pendanaan tersebut juga datang setelah produk Phoenix 600 milik Sealien berhasil memasuki pasar luar negeri secara komersial. 1
3
9
Investor baru yang disebut dalam laporan publik meliputi:
Investor lama seperti Zhengxuan Investment, Yunze Capital, Yunshi Capital, Gaojie Capital, dan Xingzhi Capital juga dilaporkan menambah investasinya dalam jumlah besar. Dengan demikian, putaran ini bukan sekadar pendanaan yang dipimpin satu lembaga, melainkan dukungan gabungan dari VC papan atas, investor negara, dan pelaku industri energi. 1
3
7
BYD Group disebut sebagai investor lama Sealien. Nama BYD muncul bersama GGV Capital, Lightspeed China, ECC Capital, Shenzhen Investment Holdings, Guangzhou Fund, dan Seas Capital dalam informasi publik mengenai investor perusahaan. 1
Namun, berdasarkan laporan yang tersedia, belum ada bukti memadai bahwa BYD menjadi investor baru, pemimpin putaran, atau secara jelas ikut serta dalam pendanaan Seri A Agustus 2026. Jadi, rumusan yang paling akurat adalah: BYD sebelumnya telah berinvestasi di Sealien, tetapi keterlibatannya dalam putaran terbaru belum dapat dipastikan.
Sealien mengembangkan peralatan untuk kebutuhan industri minyak dan gas lepas pantai, komunikasi kabel bawah laut, pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai, serta pekerjaan laut dalam. Produk yang disebut dalam berbagai laporan mencakup ROV kelas kerja, robot pengubur kabel bawah laut, robot kelautan serbaguna, AUV, dan sistem operasi bawah laut berbasis kecerdasan buatan. 3
6
9
Soal tahun berdiri, terdapat perbedaan informasi. Sejumlah laporan menyebut perusahaan didirikan pada 2020, sementara beberapa profil perusahaan mencantumkan 2021 sebagai tahun pendirian atau awal operasional. Data badan usaha dapat ditelusuri hingga 2020, sedangkan beberapa sumber mencatat perkembangan operasionalnya pada 2021 atau 2023. 3
10
19
20
Pendiri Sealien, Ma Yiming, merupakan lulusan bidang teknik perkapalan dan kelautan dari Harbin Engineering University. Ia pernah menjadi insinyur China pertama di SMD, salah satu pemasok robot laut dalam terkemuka di Eropa, dan terlibat dalam proyek robot penambangan laut dalam komersial. 3
5
10
Menurut laporan yang mengutip pengalamannya, kesenjangan yang ia lihat di luar negeri bukan hanya soal satu komponen atau satu parameter teknis. Perbedaannya mencakup keseluruhan sistem industri: standar desain, pengelolaan rantai pasok, pengujian, produksi yang dapat diulang, hingga kemampuan mengirimkan dan mendukung proyek secara berkelanjutan. 18
Pengalaman itu membentuk strategi Sealien. Perusahaan tidak hanya berusaha membuat robot yang mampu menyelam, tetapi juga menguasai desain, sistem utama, manufaktur, pengujian, dan pengiriman. Berbagai sumber menyebut Sealien telah mengembangkan dan memproduksi sendiri banyak komponen inti, meskipun klaim mengenai persentase kandungan lokal dan definisi “kendali penuh” berbeda-beda antar-sumber. 3
21
25
Strategi produk Sealien secara umum memiliki tiga lapisan:
Deep Matrix digambarkan sebagai kombinasi perangkat keras robot yang ditempatkan di dasar laut dan model pengambilan keputusan tugas. Tujuannya adalah memungkinkan sejumlah perangkat bawah laut bekerja sama untuk menjalankan misi jangka panjang dengan intervensi manusia yang lebih sedikit. 6
7
8
41
Akan tetapi, klaim mengenai otonomi tingkat L4 masih lebih tepat dipahami sebagai target atau bahasa promosi perusahaan, bukan sertifikasi sistem yang telah diverifikasi secara independen. Bukti yang tersedia mendukung kesimpulan bahwa Sealien sedang bergerak dari operasi satu robot yang dikendalikan manusia menuju kolaborasi manusia-robot, koordinasi multi-robot, dan eksekusi tugas yang semakin otonom. 7
14
Sealien memperkenalkan SEAgent 1.0 pada musim semi 2026 sebagai model pengambilan keputusan tugas untuk banyak agen bawah laut. Waktu peluncurannya berbeda dalam sejumlah sumber—ada yang menyebut Maret, April, atau Mei—sehingga bulan peluncuran belum konsisten di seluruh laporan. 1
7
41
42
Fungsi utamanya bukan sekadar membuat robot “memahami satu kalimat”. SEAgent dirancang untuk menerjemahkan maksud manusia ke dalam tugas terstruktur yang bisa dijalankan oleh perangkat bawah laut. Alur yang dijelaskan secara publik mencakup:
Sebagai contoh, operator dapat memberikan instruksi umum untuk memeriksa korosi pada fasilitas bawah laut. Sistem kemudian dapat menggabungkan peta, basis data peralatan, dan templat tugas untuk mengubah permintaan tersebut menjadi serangkaian langkah inspeksi yang lebih spesifik. 41
42
Beberapa laporan juga menyebut SEAgent dapat memberikan peringatan risiko atau menyarankan perubahan ketika sebuah tugas melampaui kemampuan perangkat, melanggar batas keselamatan, atau tidak sesuai dengan kondisi lingkungan. Arah pengembangannya jelas, tetapi bukti publik belum cukup untuk menyimpulkan bahwa sistem ini telah terbukti secara independen mampu menolak semua instruksi yang tidak aman. Posisi yang lebih akurat adalah menempatkan SEAgent sebagai pintu masuk untuk memahami tugas, menilai kelayakan, dan mengoordinasikan pekerjaan laut dalam, bukan sebagai sistem tanpa awak yang telah sepenuhnya tervalidasi. 1
14
Tiga produk yang paling banyak dikonfirmasi oleh berbagai sumber adalah:
Beberapa sumber juga menyebut nama Aquila, Chariot, Pisces, Scorpio, dan Sagittarius. Namun, pengelompokan produk, hubungan antar-model, dan status komersialnya tidak selalu konsisten. Karena itu, daftar lengkap enam robot bernama rasi bintang belum sebaiknya dianggap sebagai katalog produk yang seluruhnya telah terkonfirmasi. 10
19
24
26
Phoenix 600 adalah sistem ROV pengubur kabel bawah laut yang dapat melayang dan dirancang untuk pekerjaan pada kelas kedalaman 3.000 meter. Sistem ini mencakup badan robot, sistem peluncuran dan pengangkatan, sistem kendali, serta sistem kelistrikan. Laporan yang tersedia umumnya menyebut panjang sekitar 6 meter, bobot sekitar 12 ton, dan kemampuan meletakkan atau mengubur kabel serat optik dengan presisi tingkat sentimeter. 21
27
31
Detail teknisnya berbeda-beda antar-sumber. Ada laporan yang menyebut bobot 8 ton, 12 ton, atau 13,5 ton, kemungkinan karena sebagian menghitung badan robot sementara yang lain menghitung keseluruhan sistem. Ukuran presisi 6,2 × 3,8 × 3 meter, kedalaman penguburan 3 meter, cakupan perlindungan dan pemeliharaan kabel, serta sertifikasi operasi cerdas tingkat L3 belum dapat dipastikan secara seragam dari dokumen publik yang tersedia. 21
25
27
34
Pada 2025, Sealien mengirimkan Phoenix 600 kepada kontraktor kabel bawah laut yang berada di bawah grup telekomunikasi Uni Emirat Arab. Nilai pesanan itu dilaporkan mendekati 10 juta dolar AS. Sejumlah media menyebut pengiriman tersebut sebagai ekspor komersial pertama robot laut dalam buatan China. 22
27
32
Pelanggan dari Uni Emirat Arab itu kemudian melakukan pembelian lanjutan. Laporan lain menyebut Sealien juga melayani kontraktor minyak dan gas internasional, penyedia jasa komunikasi kabel bawah laut, dan kontraktor angin lepas pantai. Aktivitas internasional perusahaan telah diberitakan di sejumlah pasar, termasuk Inggris dan Uni Emirat Arab, sementara daftar negara yang lebih luas belum seluruhnya dapat diverifikasi melalui informasi pelanggan atau kontrak yang terbuka. 4
11
30
Ekspor ini penting karena robot laut dalam bukanlah perangkat keras konsumen biasa. Produk semacam ini membutuhkan pengujian panjang, integrasi dengan kapal, dukungan operasi lepas pantai, serta layanan purnajual. Keberhasilan Phoenix 600 masuk ke proyek komersial luar negeri menunjukkan bahwa Sealien telah bergerak dari tahap purwarupa menuju penjualan sistem dan pengiriman proyek. Tantangan berikutnya adalah meningkatkan kapasitas pengiriman, menjaga keandalan perangkat, dan membangun kemampuan layanan di pasar luar negeri. 4
Pendanaan lebih dari 500 juta yuan ini bukan hanya taruhan untuk memperbanyak satu jenis robot. Dana tersebut mendukung visi Sealien untuk membangun rantai teknologi laut dalam yang lebih lengkap—mulai dari ROV kelas kerja, robot pengubur kabel, dan AUV, hingga kelompok robot permanen Deep Matrix serta sistem pengambilan keputusan SEAgent.
Fakta yang paling kuat saat ini adalah nilai pendanaan yang melampaui 500 juta yuan, masuknya VC besar, investor negara, dan modal industri energi, status BYD sebagai investor lama, serta keberhasilan Phoenix 600 dalam ekspor komersial. Sebaliknya, klaim mengenai otonomi L4, katalog lengkap enam robot bernama rasi bintang, ukuran presisi Phoenix 600, dan kemampuan L3 sebaiknya menunggu dokumentasi teknis perusahaan, informasi sertifikasi, atau hasil pengujian independen yang lebih lengkap.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Sealien mengumumkan pendanaan Seri A lebih dari 500 juta yuan pada 13 Agustus 2026.
Sealien mengumumkan pendanaan Seri A lebih dari 500 juta yuan pada 13 Agustus 2026. Perusahaan yang berbasis di Nansha, Guangzhou, ini berfokus pada robot bawah laut kelas kerja, robot pengubur kabel laut, AUV, serta sistem kecerdasan maritim.
Phoenix 600, robot ROV untuk penguburan kabel bawah laut hingga kedalaman 3.000 meter, telah dikirim ke pelanggan di Uni Emirat Arab.