Berbeda dari ponsel lipat vertikal seperti Galaxy Z Flip, iPhone Ultra diperkirakan memakai desain book-style fold. Perangkat ini akan terbuka ke samping seperti buku atau notebook, mirip konsep Galaxy Z Fold .
Saat dibuka, layarnya diperkirakan memiliki rasio sekitar 4:3, sehingga bentuknya lebih lebar daripada tinggi. Proporsi ini akan membuatnya terlihat berbeda dari layar Galaxy Z Fold yang cenderung tinggi dan sempit .
Bocoran layar yang paling sering muncul meliputi:
Salah satu perubahan terbesar pada iPhone Ultra adalah sistem biometriknya. Karena mekanisme lipat dan desain bodi yang sangat tipis diperkirakan menyisakan ruang terbatas untuk sensor Face ID, Apple kabarnya akan menempatkan Touch ID di tombol daya samping .
Jika benar, langkah ini akan menjadi perubahan penting dari lini iPhone terbaru yang selama ini mengandalkan Face ID.
Untuk performa, iPhone Ultra diperkirakan menggunakan chip A20. Beberapa laporan menyebut kemungkinan hadirnya versi A20 Pro yang dibuat dengan proses manufaktur 2 nanometer milik TSMC . Perangkat ini juga dirumorkan membawa RAM 12 GB .
Karena bodinya terdiri dari dua bagian, Apple kabarnya akan menggunakan sistem dua baterai. Total kapasitas yang beredar berada di kisaran 4.883 mAh hingga 5.800 mAh, yang akan menjadikannya salah satu kapasitas baterai terbesar dalam sejarah iPhone .
Spesifikasi lain yang banyak dibicarakan meliputi:
Harga menjadi salah satu pertimbangan terbesar bagi calon pembeli. Estimasi yang paling sering muncul menyebut harga awal US$1.999 untuk model 256 GB .
Namun, analis Ming-Chi Kuo dan proyeksi IDC memperkirakan harga jual rata-rata dapat lebih tinggi, yakni sekitar US$2.300–US$2.500 . Varian penyimpanan tertinggi bahkan berpotensi mendekati US$2.900 .
Dengan demikian, kisaran harga yang paling masuk akal berdasarkan bocoran saat ini adalah US$1.999 hingga US$2.500, tergantung konfigurasi.
Apple diperkirakan mengumumkan iPhone Ultra dalam keynote musim gugur pada 9 September 2026 . Perangkat tersebut kabarnya akan diperkenalkan bersama iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max .
Jadwal yang banyak diperkirakan adalah:
Berbeda dari iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max yang diperkirakan mulai tersedia pada pertengahan September, iPhone Ultra kemungkinan akan meluncur secara terpisah karena proses produksinya lebih kompleks .
Masuknya Apple dipandang dapat mendorong pertumbuhan pasar ponsel lipat secara signifikan. IDC memperkirakan pengiriman ponsel lipat secara global akan meningkat 30% secara tahunan pada 2026, dengan Apple menjadi salah satu pendorong utamanya .
Dalam tahun pertamanya, IDC memperkirakan Apple dapat meraih:
Perbedaan antara pangsa unit dan pangsa nilai tersebut terutama dipengaruhi oleh harga jual iPhone Ultra yang sangat premium .
Apple juga dikabarkan menargetkan produksi sekitar 10 juta unit iPhone Ultra pada tahun pertama, meningkat dari perkiraan sebelumnya yang berada di kisaran 7–8 juta unit . Dalam pemesanan panel layar ponsel lipat pada 2026, Apple diperkirakan menyumbang 29%, sedikit di bawah Samsung yang berada di angka 31% .
Harga tinggi bukan satu-satunya hal yang perlu dipertimbangkan. Studi SellCell menemukan bahwa ponsel lipat kehilangan rata-rata 64,6% nilainya dalam 12 bulan, sekitar 10 poin persentase lebih buruk daripada ponsel flagship konvensional .
Dengan menggunakan estimasi tersebut, iPhone Ultra seharga US$2.000 berpotensi kehilangan nilai sekitar US$1.292 dalam tahun pertamanya . Angka ini bukan prediksi khusus untuk iPhone Ultra, melainkan perkiraan berdasarkan tren penyusutan harga ponsel lipat yang sudah ada.
Apple belum mengonfirmasi satu pun detail tersebut. Nama resminya juga masih belum diketahui. Walaupun dua sumber independen kini mendukung nama “iPhone Ultra”, rumor sebelumnya lebih sering menyebut perangkat ini sebagai “iPhone Fold” .
Tanggal 9 September juga belum resmi sampai Apple mengirimkan undangan media. Selain itu, laporan tentang tantangan pada tahap awal produksi menimbulkan kemungkinan bahwa penjualan ritel penuh dapat ditunda hingga akhir 2026 atau awal 2027 .
Jika rumor yang beredar terbukti benar, iPhone Ultra akan menjadi iPhone paling mahal sekaligus salah satu produk Apple paling ambisius. Perangkat ini diperkirakan menawarkan desain lipat seperti buku, layar luar 5,5 inci, layar dalam OLED 7,8 inci dengan lipatan yang nyaris tak terlihat, chip A20, Touch ID, dan rangka titanium.
Namun, calon pembeli perlu menyiapkan anggaran setidaknya US$1.999 dan kemungkinan harus menunggu hingga akhir 2026—bahkan awal 2027—untuk mendapatkannya. Untuk saat ini, semua detail tersebut masih berstatus rumor sampai Apple mengumumkannya secara resmi.