Jika kabar ini benar, model ringkas ini bisa menjawab dua kritik terbesar dari flagship lipat saat ini: harga yang sangat premium dan tidak adanya layar yang bisa digunakan saat perangkat dalam keadaan terlipat.
MateBook Fold kompak ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh Huawei, tetapi bocoran dari tipster Weibo ZhiJiao Digital dan FixedFocus memberikan gambaran yang menarik . Klaim utamanya:
Catatan penting: Semua detail ini berdasarkan bocoran dari sumber anonim. Huawei belum secara resmi mengakui perangkat ini, dan spesifikasi teknis spesifik masih bersifat spekulatif .
Untuk memahami mengapa model ringkas ini penting, perlu diketahui apa yang baru saja diluncurkan Huawei pada 5 Agustus 2026 :
| Spesifikasi | MateBook Fold 2026 (Flagship) |
|---|---|
| Layar | 18 inci dual-layer LTPO OLED, 3.296 × 2.472 (3.3K), rasio 4:3. Terlipat menjadi 13 inci (3:2). Kecerahan puncak HDR 1.600 nit, rasio screen-to-body 92% |
| Prosesor | Kirin X90 Plus (28W TDP), peningkatan performa ~25% |
| RAM / Penyimpanan | Hingga 32 GB RAM / 2 TB SSD |
| Baterai | ~75 Wh |
| Ketebalan / Berat | 7,3 mm (terbuka), 14,9 mm (terlipat); 1,16 kg |
| Sistem Operasi | HarmonyOS 6.1 PC Edition |
| Harga | Mulai dari ¥24.999 (≈ Rp55 juta). Konfigurasi tertinggi: ¥29.999 |
| Fitur Baru | Dukungan stylus, engsel Basalt waterdrop, bodi logam cair berbasis zirkonium |
| Ketersediaan | Hanya di China |
MateBook Fold 18 inci tidak diragukan lagi merupakan keajaiban teknik, tetapi label harga Rp55 juta menempatkannya dengan kokoh di kategori "produk halo ultra-premium" . Perangkat ini diperuntukkan bagi pengadopsi awal dan profesional yang mengutamakan luas layar di atas segalanya.
Model ringkas yang dirumorkan ini cocok dengan strategi laptop "dua jalur" Huawei yang lebih luas, di mana perusahaan mendorong faktor bentuk OLED lipat yang inovatif (seri Fold) sambil mempertahankan volume di lini clamshell tradisional (Seri X, Seri GT, Seri D) .
Dalam lini lipat itu sendiri, Huawei tampaknya meniru strategi ponsel cerdasnya yang sukses. Perusahaan biasanya menawarkan ponsel lipat besar premium (misalnya, seri Mate X) dan model yang lebih ringkas, seringkali dengan harga lebih rendah (misalnya, Mate XT). Lini MateBook Fold tampaknya mengikuti jalur yang sama :
Kelemahan utama MateBook Fold 18 inci untuk adopsi massal adalah harganya. Varian yang lebih kecil dapat mengatasinya dengan beberapa cara konkret:
Jika Huawei menghadirkan MateBook Fold ringkas dengan layar samping eksternal dengan harga yang jauh lebih rendah pada Q4 2026, ini bisa mengubah kategori laptop lipat dari sekadar barang mewah ultra-premium menjadi produk premium yang lebih terjangkau — mirip dengan apa yang dilakukan seri Mate X untuk ponsel lipat. PC lipat yang lebih praktis dengan kegunaan sehari-hari dan hambatan harga yang lebih rendah bisa menjadi perangkat yang membuat faktor bentuk ini menjadi arus utama.
Tapi kenyataannya: sampai Huawei secara resmi mengkonfirmasi perangkat ini, setiap detail — ukuran 14 inci, layar samping, jendela peluncuran Q4 — masih bersifat spekulatif . Rumor ini kredibel, datang dari sumber yang memiliki rekam jejak yang baik dalam membocorkan produk Huawei, tetapi belum menjadi fakta.