Perubahan paling mendasar ada di sektor dapur pacu. Huawei mengganti chip Kirin X90 generasi pertama dengan Kirin X90 Plus buatan HiSilicon, prosesor berbasis arsitektur ARM dengan TDP 28W . Klaim performanya meningkat sekitar 25% dari pendahulunya, dengan efisiensi termal yang lebih baik saat digunakan dalam waktu lama . Peningkatan ini diharapkan membuat perangkat terasa lebih responsif untuk multitasking, pekerjaan kreatif, dan tugas-tugas berbasis AI.
MateBook Fold 2026 masih mempertahankan layar OLED ganda (dual-layer) LTPO berukuran 18 inci yang sama dengan pendahulunya, lengkap dengan perlindungan kaca ultra-tipis (UTG) . Dalam kondisi terbentang, resolusinya mencapai 3.296 × 2.472 piksel (3,3K) dengan rasio aspek 4:3 . Saat dilipat menjadi mode laptop, area layar yang terpakai berubah menjadi panel 13 inci dengan resolusi 2.472 × 1.648 piksel dan rasio 3:2 . Kecerahan puncak HDR mencapai 1.600 nits, sementara kecerahan tipikal layar penuh sekitar 700 nits . Layar ini juga memiliki rasio layar-ke-bodi 92% dan mendukung refresh rate adaptif LTPO .
Huawei mendesain ulang mekanisme lipatannya. Kini MateBook Fold menggunakan engsel waterdrop generasi terbaru (disebut juga Basalt waterdrop hinge) yang terbuat dari komponen logam cair berbasis zirkonium . Hasilnya, bekas lipatan (crease) pada panel berkurang drastis, kekakuan struktur meningkat, dan kemampuan hover (menahan layar di berbagai sudut) terasa lebih mulus, dari 30 hingga 150 derajat .
Ini adalah fitur yang paling dinantikan. MateBook Fold 2026 secara resmi mendukung stylus AI M-Pencil 3 (generasi ketiga) . Stylus ini disertakan langsung dalam paket penjualan dan mendukung tulisan tangan dengan latensi rendah, sketsa, serta kontrol gestur . Perangkat juga dilengkapi dengan tempat penyimpanan magnetik khusus untuk stylus, dan panel layarnya diklaim tahan hingga 500.000 sentuhan stylus . Ini menjadi lompatan besar bagi para pencatat, desainer, dan siapa pun yang lebih suka input pena.
Setiap unit MateBook Fold 2026 sudah termasuk keyboard portabel Huawei StarLeap (Bluetooth, travel key 1,5 mm, touchpad sensitif tekanan) . Sistem operasi yang dijalankan adalah HarmonyOS 6.1, yang dioptimalkan khusus untuk perangkat lipat dan memungkinkan peralihan mode laptop, tablet, dan tenda (tent mode) tergantung posisi layar . Perlu dicatat, OS ini hanya untuk pasar China dan tidak mendukung aplikasi Google, sehingga mengurangi daya tariknya secara global.
Tiga pilihan warna: Phantom Black, Radiant Gold, Sky White . Semua varian memiliki lapisan kulit vegan pada bagian belakang casing .
| Konfigurasi | RAM | Penyimpanan | Harga (CNY) | Perkiraan Harga (Rp) |
|---|---|---|---|---|
| Dasar | 24 GB LPDDR5X | 512 GB SSD | ¥24.999 | ~Rp60,5 juta |
| Menengah | 24 GB LPDDR5X | 1 TB SSD | ¥26.999 | ~Rp65,4 juta |
| Tertinggi | 32 GB LPDDR5X | 2 TB SSD | ¥29.999 | ~Rp72,6 juta |
(Kurs: 1 CNY ≈ Rp 2.420)
Seberapa unggulkah MateBook Fold terbaru jika dibandingkan dengan rival utamanya, Lenovo ThinkPad X1 Fold 16 Gen 1 yang kini sudah dihentikan produksinya?
| Spesifikasi | Huawei MateBook Fold (2026) | Lenovo ThinkPad X1 Fold 16 Gen 1 |
|---|---|---|
| Prosesor | Kirin X90 Plus (ARM, 28W) | Intel Core i7-1260U (Gen 12, x86) |
| Layar (terbuka) | 18 inci OLED ganda, 3.296×2.472 (3,3K), 1.600 nits | 16,3 inci OLED lipat, 2.560×2.024, 600 nits |
| Layar (terlipat) | 13 inci (3:2) | 12 inci (3:2) |
| Bobot | 1,16 kg (tanpa keyboard) | ~1,3 kg (tanpa keyboard) |
| Ketebalan (terlipat) | 14,9 mm | 17,4 mm |
| RAM / Penyimpanan | Hingga 32 GB LPDDR5X / 2 TB SSD | Hingga 32 GB LPDDR5 / 1 TB SSD |
| Baterai | 74,69 Wh | ~49 Wh |
| Pengisian Daya | 140W USB-C | 65W USB-C |
| Sistem Operasi | HarmonyOS 6.1 (terbatas) | Windows 11 Pro (global) |
| Stylus | AI M-Pencil 3 (dukungan native) | Lenovo Pen opsional (tidak native) |
| Harga Awal | ~¥24.999 (~Rp60,5 juta) | ~$2.499 (~Rp40 juta) |
| Ketersediaan | China saja (mulai 14 Agustus 2026) | Global (sudah dihentikan) |
Sumber:
Keunggulan utama Huawei MateBook Fold: Layar lebih besar dan terang (18 inci vs 16,3 inci, 1.600 vs 600 nits), bobot lebih ringan (1,16 kg vs 1,3 kg), lebih tipis saat dilipat (14,9 mm vs 17,4 mm), baterai jauh lebih besar (74,69 vs ~49 Wh), pengisian daya lebih cepat (140W vs 65W), dan dukungan stylus native yang langsung disertakan.
Keunggulan ThinkPad X1 Fold: Menjalankan Windows 11 (kompatibilitas perangkat lunak lebih luas), harga awal lebih murah ($2.499 vs $3.700), dan sempat tersedia secara global. Namun, karena Lenovo sudah menghentikan lini ini , Huawei praktis tidak memiliki pesaing berarti di segmen laptop lipat ukuran 18 inci untuk saat ini.