Kategori ini ditujukan bagi UKM yang mengembangkan solusi AI milik sendiri atau solusi yang dikustomisasi, lalu berhasil menerapkannya dalam bisnis.
Kategori ini ditujukan bagi UKM yang menerapkan solusi AI siap pakai atau produk yang tersedia di pasar dan berhasil memperoleh hasil yang berarti dari penggunaannya.
Struktur tersebut memberi peluang yang seimbang bagi perusahaan yang membangun teknologi AI sendiri maupun perusahaan yang mengadopsi perangkat lunak yang sudah tersedia. Dalam kedua kategori, fokusnya adalah efektivitas penerapan dan hasil nyata—bukan semata-mata kepemilikan sistem yang terlihat canggih.
Fokus penilaian yang telah dipublikasikan mencakup tiga aspek utama:
Bagi calon peserta, hal ini berarti pendaftaran perlu disusun berdasarkan hasil, bukan sekadar deskripsi teknologi. Bukti yang berguna antara lain perbandingan metrik bisnis sebelum dan sesudah penerapan, penjelasan tentang penggunaan sistem AI dalam pekerjaan sehari-hari, serta informasi mengenai pelatihan dan upaya manajemen perubahan.
Bukti yang tersedia belum memuat rubrik penilaian resmi secara lengkap. Karena itu, perusahaan sebaiknya memeriksa persyaratan terbaru melalui kanal nominasi yang ditetapkan.
Penghargaan ini diselenggarakan bersama oleh Infocomm Media Development Authority (IMDA) dan Singapore Business Federation (SBF). Program tersebut merupakan bagian dari National AI Impact Programme (NAIIP) dan mendukung Strategi AI Nasional Singapura.
Sebuah unggahan di LinkedIn menyebut panel juri terdiri atas managing director dari Microsoft Singapore, Google Singapore, dan OpenAI International. Namun, informasi itu berasal dari pengguna dan belum dikonfirmasi oleh sumber resmi penghargaan dalam bukti yang tersedia. Karena itu, susunan lengkap panel serta proses penjurian resmi masih perlu dianggap belum terverifikasi di sini.
Para pemenang akan memperoleh SME AI Impact Award Trustmark eksklusif. Tanda pengakuan ini dirancang untuk menjadi sinyal yang mudah dikenali mengenai pencapaian AI, sekaligus memperkuat kredibilitas bisnis, reputasi pasar, dan posisi kompetitif pemenang.
Informasi acara yang tersedia juga mencantumkan pengakuan di tingkat nasional, sorotan khusus di platform SMEs Go Digital, serta publikasi media sebagai manfaat bagi UKM yang dinominasikan.
Penghargaan ini merupakan bagian dari NAIIP, bukan kompetisi teknologi yang berdiri sendiri. Tujuan yang dinyatakan adalah mengapresiasi UKM yang mencapai hasil bisnis signifikan melalui AI sekaligus mendukung Strategi AI Nasional Singapura.
Artinya, penghargaan ini berfungsi sebagai panggung untuk menampilkan penerapan AI yang praktis. Perusahaan dinilai karena berhasil mengubah AI menjadi nilai bisnis, termasuk melalui penggunaan alat yang sudah tersedia, bukan hanya karena menciptakan teknologi baru. Pendekatan berbasis hasil ini juga menjadikan kesiapan tenaga kerja bagian penting dari pembahasan penilaian.
Nominasi dijadwalkan berlangsung pada 1 Juni hingga 14 Agustus 2026 melalui kanal pendaftaran penghargaan yang relevan di platform SMEs Go Digital. Per 17 Agustus 2026, batas waktu nominasi yang dipublikasikan telah berakhir.
Seremoni penghargaan dijadwalkan pada 13 Oktober 2026 di Suntec Convention Centre, bersamaan dengan SMEs Go Digital Day 2026.
Untuk siklus penghargaan berikutnya, UKM sebaiknya menyiapkan bukti sejak jauh-jauh hari: memastikan kelayakan perusahaan, menentukan apakah proyeknya masuk kategori inovasi atau adopsi, mencatat hasil bisnis yang terukur, serta menjelaskan bagaimana karyawan didukung selama proses perubahan. Sumber yang tersedia belum menunjukkan apakah nominasi terlambat atau proses revisi masih dibuka untuk siklus 2026.