Qualcomm Snapdragon C adalah chip 8 core Kryo (6nm) yang ditargetkan untuk laptop Windows murah seharga $300 ( Rp5 juta) dari Acer, HP, Lenovo, dan ASUS. Chip ini menggunakan core Kryo lama (bukan Oryon), menyertakan NPU Hexagon untuk tugas AI ringan, dan mendukung RAM LPDDR5 hingga 16 GB.
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What are the full specifications, performance benchmarks, power efficiency claims, OEM partners, pricing outlook, and Copilot+ PC certificat. Article summary: The Snapdragon C is a 6nm 8-core Kryo chip with Adreno graphics and a basic NPU, targeting $300 Windows laptops from Acer, HP, Lenovo, and ASUS. Qualcomm claims 67% faster battery performance than Intel's N250, but indep. Topic tags: general, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clic
Qualcomm Snapdragon C, yang diumumkan pada Mei 2026 menjelang pameran Computex, adalah gebrakan serius pertama Qualcomm di segmen laptop Windows murah. Chip ini menyasar langsung kelas harga $300 (sekitar Rp5 jutaan), membawa arsitektur Arm dan NPU (Neural Processing Unit) ke wilayah yang selama ini dikuasai oleh chip seri N milik Intel dan Chromebook. Lalu, apa sebenarnya isi dari chip ini, bagaimana performanya, dan apa artinya bagi pembeli dengan anggaran terbatas?
Berbeda dengan keluarga Snapdragon X kelas atas, Snapdragon C tidak menggunakan core CPU Oryon buatan Qualcomm sendiri. Sebagai gantinya, chip ini mengandalkan core Kryo yang lebih lama, yang merupakan turunan dari desain chip ponsel dan Chromebook Qualcomm . Pilihan ini tentu saja menekan biaya produksi, tetapi juga membatasi performa puncak dan kemampuan AI-nya.
Spesifikasi kunci sekilas:
Chip ini dibuat dengan proses fabrikasi 6nm yang menjadi kunci keunggulan efisiensinya dibanding seri N milik Intel (yang menggunakan Intel 7) .
Klaim performa utama Qualcomm adalah 67% lebih cepat dalam kinerja CPU saat menggunakan baterai dibandingkan dengan Intel N250 (Alder Lake-N / Twin Lake), chip yang menjadi pesaing langsungnya di segmen harga di bawah $300 .
Ini adalah klaim yang spesifik untuk performa saat tidak dicolok (on-battery). Chip murah Intel biasanya mengalami penurunan performa drastis saat tidak terhubung ke listrik. Qualcomm mengklaim Snapdragon C tetap responsif baik saat dicolok maupun tidak . Sayangnya, hasil benchmark independen (seperti Geekbench) dan perbandingan saat dicolok (plugged-in) belum dipublikasikan
.
Qualcomm mengiklankan daya tahan baterai "seharian penuh" untuk laptop Snapdragon C, meskipun belum ada angka spesifik (misalnya, jam pemutaran video) yang dirilis secara resmi . Berkat proses 6nm yang efisien, laptop dengan chip ini bisa didesain lebih tipis, lebih dingin, dan bahkan tanpa kipas (fanless)
.
Produsen laptop yang sudah dikonfirmasi akan merilis laptop Snapdragon C:
Pengiriman diperkirakan akan dimulai pada akhir tahun 2026, dengan Acer Aspire Go kemungkinan menjadi yang pertama . Harga yang diincar adalah $300 atau sekitar Rp5 jutaan, menargetkan pelajar, keluarga, dan usaha kecil
. Harga ini sekitar setengah dari harga MacBook Neo termurah ($599) dan langsung bersaing dengan Chromebook serta laptop Windows murah bertenaga Intel
.
Snapdragon C TIDAK memenuhi persyaratan Microsoft untuk Copilot+ PC. Qualcomm secara eksplisit menyatakan bahwa NPU Hexagon yang tertanam "tidak dirancang untuk memenuhi persyaratan Copilot+" .
Snapdragon C adalah chip 6nm 8-core Kryo dengan grafis Adreno dan NPU dasar, yang menargetkan laptop Windows murah dari Acer, HP, Lenovo, dan ASUS dengan harga mulai $300. Performanya diklaim 67% lebih kencang dari Intel N250 saat memakai baterai, tapi hasil benchmark independen belum tersedia. Karena tidak bersertifikasi Copilot+, chip ini bukan pilihan bagi yang menginginkan fitur AI canggih dari Microsoft.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Qualcomm Snapdragon C adalah chip 8 core Kryo (6nm) yang ditargetkan untuk laptop Windows murah seharga $300 ( Rp5 juta) dari Acer, HP, Lenovo, dan ASUS.
Qualcomm Snapdragon C adalah chip 8 core Kryo (6nm) yang ditargetkan untuk laptop Windows murah seharga $300 ( Rp5 juta) dari Acer, HP, Lenovo, dan ASUS. Chip ini menggunakan core Kryo lama (bukan Oryon), menyertakan NPU Hexagon untuk tugas AI ringan, dan mendukung RAM LPDDR5 hingga 16 GB.
Performa diklaim 67% lebih kencang saat menggunakan baterai dibanding Intel N250, namun tanpa sertifikasi Copilot+ PC sehingga fitur AI premium tidak bisa diakses.