Diumumkan pada 26 Agustus 2026, kesepakatan lisensi silang global HP–Huawei mencakup sejumlah paten esensial standar Wi Fi, termasuk teknologi terkait Wi Fi 7. Lisensi HP ke kumpulan paten Wi Fi 6 Sisvel pada November 2025 membantu mengakhiri sengketa paten yang melibatkan Wilus, Huawei, dan Philips.
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What are the details and significance of HP’s multi-year global agreement to license certain Wi‑Fi standard-essential patents from Huawei—in. Article summary: HP and Huawei’s agreement is a multi-year, worldwide cross-licence for certain Wi‑Fi standard-essential patents, including technology relevant to Wi‑Fi 7. It settles an earlier wireless-network patent dispute, but HP ins. Topic tags: general, general web, user generated, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts w
HP dan Huawei menandatangani kesepakatan lisensi silang paten global selama beberapa tahun yang mencakup sejumlah teknologi Wi-Fi, termasuk paten yang relevan dengan standar Wi-Fi 7. HP memperoleh hak untuk menggunakan paten Wi-Fi tertentu milik Huawei, sedangkan Huawei menerima hak timbal balik atas paten relevan milik HP. Kedua perusahaan tidak mengungkap durasi pasti, daftar paten yang tercakup, maupun ketentuan finansialnya. 172
Kesepakatan ini penting karena meredakan sengketa paten antara salah satu produsen PC besar asal Amerika Serikat dan Huawei. Di saat yang sama, kesepakatan tersebut menunjukkan bahwa portofolio kekayaan intelektual Huawei masih memiliki nilai komersial dalam standar nirkabel global.
Namun, HP menolak menyebutnya sebagai kemitraan. Menurut perusahaan, ini adalah lisensi paten esensial standar atau standard-essential patent (SEP), bukan kesepakatan yang membuat Huawei memasok komponen, teknologi, atau produk lain kepada HP. 20
SEP adalah paten yang mencakup teknologi yang diperlukan untuk menerapkan suatu standar teknis. Bagi perusahaan yang menjual komputer dan periferal yang terhubung ke Wi-Fi, lisensi atas SEP terkait dapat memberikan kepastian hukum untuk menggunakan fungsi nirkabel yang mengikuti standar industri.
Dalam kesepakatan terbaru ini:
Informasi yang tersedia tidak menunjukkan bahwa HP mengadopsi perangkat keras, modul nirkabel, atau perangkat lunak eksklusif Huawei. HP secara tegas menyatakan bahwa Huawei bukan pemasok maupun pelanggan HP, HP tidak memasukkan komponen atau teknologi Huawei ke dalam produknya, dan pengaturan tersebut bukan kemitraan strategis, aliansi komersial, atau perjanjian pemasokan. 20
Kesepakatan tersebut muncul setelah sengketa hukum mengenai dugaan penggunaan paten jaringan nirkabel milik Huawei oleh HP. Pemberitaan tentang lisensi silang terbaru menyebut Huawei menggugat HP pada 2025. Dalam pernyataan berikutnya, HP menggambarkan sengketa itu sebagai perkara yang berkaitan dengan portofolio paten Wi-Fi Huawei serta potensi sanksi yang dapat memengaruhi penjualan produk yang menggunakan teknologi tersebut. 120
Langkah penting sebelumnya terjadi pada November 2025. Saat itu, HP menjadi pemegang lisensi dalam kumpulan paten Wi-Fi 6 yang dikelola Sisvel. Sisvel menyatakan kesepakatan tersebut dicapai setelah proses mediasi yang diperintahkan hakim federal Amerika Serikat dalam perkara yang diajukan Wilus, salah satu pemberi lisensi di dalam kumpulan paten tersebut. Sisvel juga menyebut kesepakatan itu mengakhiri perkara terkait yang melibatkan Huawei dan Philips. 1213
Urutan peristiwa ini penting untuk dipahami. Lisensi HP melalui Sisvel memberikan akses ke sekelompok paten Wi-Fi 6, sedangkan lisensi silang langsung HP–Huawei mencakup paten Huawei tertentu dan teknologi yang relevan dengan Wi-Fi 7. Keduanya bukan kesepakatan yang sama.
Program Wi-Fi 6 Sisvel dirancang sebagai lisensi satu pintu untuk paten esensial standar yang dimiliki atau dikendalikan oleh para pemegang paten peserta. Di antara pemegang paten tersebut terdapat Huawei, MediaTek, Mitsubishi Electric, Orange, Panasonic, Philips, SK Telecom, dan Wilus. 15
Pemberitaan industri mengenai lisensi HP pada 2025 menyebut kumpulan tersebut mencakup sekitar 2.000 paten esensial dalam 245 keluarga paten. Angka ini berasal dari laporan sekunder atau industri, bukan dari pengumuman langsung mengenai kesepakatan HP–Huawei. 16
Karena itu, angka sekitar 2.000 paten tersebut tidak boleh dibaca sebagai jumlah paten Huawei yang secara langsung dilisensikan kepada HP dalam kesepakatan terbaru. Angka itu merujuk pada perkiraan ukuran kumpulan paten Wi-Fi 6 Sisvel secara keseluruhan.
Sisvel kemudian meluncurkan program Wi-Fi Multimode yang menggabungkan SEP untuk Wi-Fi 6 dan Wi-Fi 7 dari para pemegang paten peserta dalam satu lisensi. Program tersebut tetap terpisah dari kesepakatan bilateral khusus yang diumumkan HP dan Huawei. 3
Pengumuman Huawei menimbulkan pertanyaan politik dan komersial karena HP adalah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, sementara Huawei masuk ke dalam Entity List Departemen Perdagangan AS pada 2019. Daftar tersebut membatasi akses Huawei terhadap teknologi dan pemasok tertentu dari AS. Sebagian pemberitaan kemudian membingkai kesepakatan ini sebagai bentuk kerja sama HP dengan Huawei untuk menggunakan teknologi nirkabel dari perusahaan China tersebut. 4
Penjelasan HP jauh lebih terbatas. Perusahaan menyatakan bahwa Huawei memiliki portofolio paten Wi-Fi yang signifikan dan telah mengajukan tuntutan pelanggaran paten terhadap HP. Dalam konteks tersebut, memperoleh lisensi merupakan cara untuk mengurangi risiko hukum dan tetap menerapkan standar industri—bukan bukti adanya hubungan pemasokan atau pengembangan produk bersama. 20
Perbedaan ini juga menjelaskan mengapa kesepakatan tersebut tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa pembatasan perdagangan AS terhadap Huawei telah dicabut. Hak paten dan pemasokan perangkat keras atau perangkat lunak yang dikendalikan merupakan persoalan berbeda. Materi publik yang tersedia hanya menjelaskan lisensi silang paten, bukan perubahan terhadap pembatasan yang lebih luas atas Huawei.
Wi-Fi merupakan standar interoperabilitas yang digunakan pada komputer, perangkat jaringan, dan berbagai produk elektronik konsumen. Karena itu, perusahaan dapat menghadapi persoalan lisensi meskipun tidak membeli komponen dari pemilik paten. Sengketa HP dan kesepakatan yang menyusul menggambarkan bagaimana portofolio SEP dapat memengaruhi dasar hukum penjualan produk yang sesuai dengan standar Wi-Fi.
Kesepakatan ini tidak berarti HP menggunakan produk Huawei. Namun, kesepakatan tersebut menunjukkan bahwa paten Huawei cukup relevan untuk masuk dalam negosiasi lisensi teknologi Wi-Fi, termasuk Wi-Fi 7. Maknanya melampaui kedua perusahaan: kekayaan intelektual Huawei tetap beredar di pasar teknologi global meskipun terdapat pembatasan geopolitik terhadap perusahaan tersebut. 174
Kesepakatan ini tampaknya menyelesaikan konflik paten HP–Huawei sebelumnya. Meski demikian, pengumuman publik belum memuat daftar paten, nilai royalti, atau penjelasan terperinci mengenai hubungan lisensi silang bilateral ini dengan akses HP terhadap paten Wi-Fi 6 melalui Sisvel. 26
Kesepakatan HP dengan Huawei paling tepat dipahami sebagai perjanjian penyelesaian sengketa dan pemberian kepastian hukum atas penggunaan paten secara global. HP mendapat akses ke sejumlah SEP Wi-Fi milik Huawei, Huawei memperoleh hak timbal balik atas paten HP, dan kesepakatan itu mencakup teknologi yang relevan dengan Wi-Fi 7.
Kumpulan paten Wi-Fi 6 Sisvel—yang dilaporkan mencakup sekitar 2.000 paten dalam 245 keluarga paten—memberikan akses yang lebih luas dan membantu mengakhiri perkara sebelumnya. Namun, kumpulan tersebut tidak sama dengan lisensi silang langsung HP–Huawei. 121516
Inti persoalannya bukan bahwa HP telah “bermitra dengan Huawei yang masuk daftar hitam”, melainkan bahwa produk berbasis standar dapat memerlukan lisensi dari pemilik paten yang tidak memiliki hubungan pemasokan perangkat keras dengan produsennya. Menurut HP, itulah yang terjadi dalam kasus ini, dan detail publik yang tersedia belum cukup untuk mendukung kesimpulan bahwa telah terbentuk kemitraan yang lebih luas.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Diumumkan pada 26 Agustus 2026, kesepakatan lisensi silang global HP–Huawei mencakup sejumlah paten esensial standar Wi Fi, termasuk teknologi terkait Wi Fi 7.
Diumumkan pada 26 Agustus 2026, kesepakatan lisensi silang global HP–Huawei mencakup sejumlah paten esensial standar Wi Fi, termasuk teknologi terkait Wi Fi 7. Lisensi HP ke kumpulan paten Wi Fi 6 Sisvel pada November 2025 membantu mengakhiri sengketa paten yang melibatkan Wilus, Huawei, dan Philips.
Huawei memperoleh hak timbal balik atas paten relevan milik HP, sementara HP menegaskan tidak memasukkan komponen atau teknologi Huawei ke dalam produknya.