Catatan penting: Tidak semua pihak sepakat dengan label "penambang". Beberapa pengamat on-chain justru berpendapat bahwa entitas tersebut tampak seperti dompet bursa yang rusak (exchange-broken wallet) ketimbang operasi penambangan langsung . Identifikasi ini belum diverifikasi secara independen .
Pasar terbelah soal makna deposit ini:
Analis mengingatkan bahwa "deposit ke bursa" belum berarti "sudah dijual". Niat sebenarnya masih belum terkonfirmasi .
Pada 5 Agustus 2026, MARA Holdings (dulu Marathon Digital) mentransfer 6.000 BTC (~$580 juta saat itu) ke firma penasihat institusional Two Prime dalam waktu lima jam . Jumlah ini setara dengan sekitar 16,5% dari cadangan ~36.303 BTC milik MARA, sehingga menyisakan ~30.303 BTC di buku mereka . Lookonchain secara eksplisit menyebut bahwa langkah ini "belum tentu berarti penjualan" dan bisa terkait dengan layanan manajemen aset seperti staking, lending, atau eksekusi OTC terstruktur . Pergerakan ini umumnya dipandang sebagai optimasi treasury, bukan likuidasi .
Cadangan MARA pada Q2 2026 tercatat 35.577 BTC (turun 29% year-over-year dari 49.951 BTC), sebagian karena penjualan sebelumnya untuk mendanai biaya operasional . Sebanyak 26% dari kepemilikan Bitcoin MARA sudah "diaktifkan" — dengan 4.742 BTC dipinjamkan dan 4.528 BTC dijaminkan — dan kemudian perusahaan menjaminkan tambahan 18.750 BTC sebagai agunan awal .
Pada 3 Agustus 2026, sebuah dompet yang tidak aktif selama tujuh bulan memindahkan seluruh saldonya sebesar 16.400 BTC (~$1,04 miliar di ~$62.800 per BTC) ke sebuah dompet yang baru dibuat — bukan ke bursa yang dikenal . Tujuan kritis ini mengurangi kekhawatiran akan penjualan pasar yang akan segera terjadi . Para analis memandang transfer ini sebagai perpindahan kustodian atau pengaturan OTC, bukan sinyal jual . Transfer ini mewakili sekitar 0,078% dari total pasokan Bitcoin sebesar 21 juta koin .
Bitcoin sedang konsolidasi di dekat $64.000–$65.000 ketika tiga peristiwa whale ini terjadi secara berurutan . Pertemuan pergerakan besar ini menciptakan sentimen hati-hati:
| Peristiwa | Jumlah (BTC) | Nilai | Tujuan | Risiko Sinyal Jual |
|---|---|---|---|---|
| Terduga penambang ke Binance | 6.494 | ~$420,5Jt | Bursa Binance | Sedang — niat belum jelas |
| MARA ke Two Prime | 6.000 | ~$580Jt | Penasihat institusional | Rendah — manajemen treasury |
| Paus dorman ke dompet baru | 16.400 | ~$1,04M | Alamat baru | Sangat rendah — perpindahan kustodian |
Tekanan jual bersih dari ketiga peristiwa ini tidak pasti. Hanya deposit 6.494 BTC ke Binance yang memiliki risiko berarti masuk ke order book spot, dan itupun belum terkonfirmasi . Paus dorman 16.400 BTC secara eksplisit menghindari bursa, dan transfer MARA mengarah ke penasihat yang menawarkan layanan non-penjualan seperti staking dan lending .
Kesimpulan utama: Pasar mengartikan ini sebagai serangkaian peristiwa manuver treasury, bukan koordinasi aksi jual besar-besaran. Namun, jika dompet penambang yang menuju Binance benar-benar menjual di pasar, tambahan pasokan ~6.500 BTC pada harga saat ini dapat menguji level support di sekitar $64.000, terutama mengingat momentum Bitcoin yang sudah melemah — sekitar 50% di bawah puncak Oktober 2025 sebesar $126.198 .