SoftBank telah menginvestasikan sekitar $64,6 miliar di OpenAI—sebagian besar dibiayai dengan utang—menjadikannya salah satu taruhan paling terkonsentrasi dalam sejarah investasi teknologi. Pendanaan termasuk pinjaman jembatan $40 miliar dan rencana pinjaman tambahan yang dijamin saham OpenAI, yang sempat dipangkas...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What are SoftBank insiders worried about regarding Masayoshi Son’s more than $60 billion bet on OpenAI, including how the investment was fin. Article summary: SoftBank insiders’ concern is that Masayoshi Son has turned OpenAI into an outsized, leveraged, illiquid bet: more than $60 billion tied to one private AI company whose value depends on continued dominance in a fast-chan. Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# SoftBank’s OpenAI-related debt in focus as another strong quarter expected. TOKYO, May 12 (Reuters) – SoftBank Group is expected by analysts to report another robust quarterly pr" source context "SoftBank's OpenAI-related debt in focus as another strong quarter ..." Reference image 2: visual subject "# SoftBank
Masayoshi Son dikenal sebagai investor teknologi yang berani mengambil taruhan besar. Pendiri SoftBank itu sebelumnya sukses besar lewat investasi awal di Alibaba. Namun langkah terbarunya—menggelontorkan lebih dari $60 miliar ke OpenAI—membuat sebagian orang dalam perusahaan dan analis pasar merasa gelisah.
Kekhawatiran tersebut bukan hanya soal ukuran investasinya. Taruhan ini dianggap berisiko karena sangat terkonsentrasi pada satu perusahaan privat, sebagian dibiayai dengan utang, sulit dicairkan, dan bergantung pada posisi dominan OpenAI di industri AI yang semakin kompetitif.
Untuk memperbesar kepemilikannya di OpenAI, SoftBank menggunakan pembiayaan dalam jumlah besar. Perusahaan ini mengatur pinjaman jembatan sebesar $40 miliar dari sejumlah bank besar untuk mendanai investasi tersebut—salah satu pembiayaan utang terbesar yang terkait dengan industri AI sejauh ini .
SoftBank juga sempat mencoba memperoleh pinjaman tambahan dengan menjadikan saham OpenAI sebagai jaminan. Awalnya perusahaan menargetkan pinjaman margin sekitar $10 miliar, tetapi rencana itu dilaporkan dipangkas menjadi sekitar $6 miliar karena pemberi pinjaman kesulitan menentukan valuasi wajar bagi perusahaan yang masih privat .
Struktur ini membuat investasi SoftBank tidak hanya besar, tetapi juga berbasis leverage. Jika valuasi OpenAI turun atau pertumbuhannya melambat, tekanan keuangan terhadap SoftBank bisa meningkat karena utang yang terkait dengan investasi tersebut .
Total komitmen SoftBank terhadap OpenAI kini diperkirakan mencapai sekitar $64,6 miliar untuk sekitar 13% kepemilikan di perusahaan AI tersebut .
Bagi perusahaan investasi global seperti SoftBank—yang biasanya menyebarkan dana ke ratusan startup melalui Vision Fund—tingkat konsentrasi seperti ini tergolong tidak biasa. Banyak investor lain justru menyebar investasi ke beberapa perusahaan AI sekaligus karena sulit memprediksi siapa yang akhirnya akan menang dalam "perlombaan AI" .
Jika valuasi OpenAI stagnan atau turun, dampaknya bisa besar bagi SoftBank karena sebagian besar performa portofolio terbarunya kini sangat bergantung pada satu perusahaan itu.
Ada persoalan lain yang sering luput dari perhatian: OpenAI masih perusahaan privat. Artinya, SoftBank tidak bisa dengan mudah menjual sahamnya untuk mengunci keuntungan atau melunasi utang.
Selama belum ada initial public offering (IPO) atau bentuk exit lainnya, nilai investasi tersebut pada dasarnya masih berupa valuasi di atas kertas. Hal ini menjadi isu penting karena Masayoshi Son dikenal sering menggunakan leverage untuk memperbesar imbal hasil investasinya—yang berarti jalur menuju likuiditas biasanya sangat penting .
Taruhan SoftBank juga bergantung pada satu asumsi utama: bahwa OpenAI tetap menjadi pemain dominan di industri AI. Namun dominasi itu semakin dipertanyakan.
Perusahaan pesaing seperti Anthropic berkembang pesat dan berhasil mengumpulkan puluhan miliar dolar pendanaan. Valuasinya bahkan disebut-sebut bisa mendekati skala OpenAI dalam beberapa putaran pendanaan terbaru .
Di saat yang sama, OpenAI dan Anthropic sama‑sama berlomba mendapatkan pelanggan korporat. Keduanya meluncurkan kemitraan dan joint venture dengan perusahaan keuangan serta konsultan untuk membantu perusahaan mengadopsi teknologi AI .
Jika pesaing berhasil menggerus pertumbuhan OpenAI atau menekan harga layanan AI, maka asumsi valuasi yang mendukung taruhan SoftBank bisa ikut tertekan.
Di atas kertas, taruhan ini terlihat sangat sukses. SoftBank melaporkan keuntungan besar karena kenaikan valuasi OpenAI.
Perusahaan mencatat laba bersih kuartalan sekitar ¥1,83 triliun (sekitar $11,6 miliar) setelah membukukan keuntungan dari investasinya di OpenAI . Dalam periode 12 bulan hingga Maret, SoftBank juga melaporkan sekitar $43,9 miliar keuntungan valuasi, termasuk sekitar $25 miliar dalam satu kuartal saja
.
Kenaikan tersebut didorong oleh valuasi OpenAI yang melonjak hingga sekitar $852 miliar setelah putaran pendanaan besar pada 2026 .
Meski angkanya sangat besar, sebagian besar keuntungan tersebut masih berupa kenaikan valuasi yang belum direalisasikan. SoftBank belum benar‑benar menerima uang tunai dari investasi tersebut.
Nilainya bisa berubah jika sentimen pasar terhadap AI mendingin, biaya utang meningkat, atau pesaing seperti Anthropic berhasil mengejar OpenAI. Sampai OpenAI melakukan IPO atau menyediakan jalur likuiditas lain, investasi SoftBank tetap menjadi taruhan jangka panjang yang berisiko tinggi.
Dengan kata lain, langkah Masayoshi Son ini berpotensi menjadi salah satu investasi ventura paling sukses dalam sejarah—atau contoh dramatis dari risiko konsentrasi yang terlalu besar. Untuk saat ini, kesehatan keuangan SoftBank semakin terkait dengan bagaimana perlombaan AI global berkembang.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
SoftBank telah menginvestasikan sekitar $64,6 miliar di OpenAI—sebagian besar dibiayai dengan utang—menjadikannya salah satu taruhan paling terkonsentrasi dalam sejarah investasi teknologi.
SoftBank telah menginvestasikan sekitar $64,6 miliar di OpenAI—sebagian besar dibiayai dengan utang—menjadikannya salah satu taruhan paling terkonsentrasi dalam sejarah investasi teknologi. Pendanaan termasuk pinjaman jembatan $40 miliar dan rencana pinjaman tambahan yang dijamin saham OpenAI, yang sempat dipangkas dari target $10 miliar menjadi sekitar $6 miliar karena keraguan pemberi pinjaman.
Meski SoftBank telah mencatat puluhan miliar dolar keuntungan dari kenaikan valuasi OpenAI, keuntungan tersebut sebagian besar masih berupa nilai di atas kertas hingga ada IPO atau jalan keluar lainnya.