CIO Bitwise Matt Hougan memperkirakan siklus bullish kripto berikutnya akan lebih lambat dan kurang volatil, didorong oleh modal institusi, ETF, dan tokenisasi aset dunia nyata, bukan spekulasi ritel. Hougan berargumen bahwa siklus Bitcoin empat tahun klasik sudah usang, digantikan oleh tren kenaikan yang berkelanju...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What are Bitwise CIO Matt Hougan's key predictions for the next crypto bull market, including how AI competition, institutional preference f. Article summary: Hougan's message is that the market is transitioning from hype-driven boom-bust cycles to a more mature, steady-growth phase powered by Wall Street infrastructure, ETFs, and tokenization. He sees recent downturns as temp. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Matt Hougan, Chief Investment Officer Bitwise Asset Management, telah menjadi salah satu suara yang paling diperhatikan di dunia kripto karena prediksinya yang konsisten dan berbasis data. Tesis utamanya: pasar bullish kripto berikutnya tidak akan terlihat seperti sebelumnya. Alih-alih siklus boom-bust yang eksplosif dan didorong oleh investor ritel, Hougan berpendapat bahwa pasar sedang memasuki fase pertumbuhan yang lebih lambat, lebih stabil, dan didukung oleh institusi — fase yang tetap akan membawa Bitcoin melampaui Rp16 miliar (US$1 juta) dalam satu dekade.
Hougan telah berulang kali menyatakan bahwa "siklus Bitcoin empat tahun" tradisional sudah sebagian besar usang . Pola lama — reli yang dipicu oleh halving diikuti oleh pasar bearish yang brutal — sedang digantikan oleh tren kenaikan yang lebih persisten dan kurang volatil
. Dalam wawancaranya dengan Cointelegraph, ia mengatakan bahwa reli di akhir tahun 2025 akan mengonfirmasi tesis siklus, yang berarti 2026 akan menjadi tahun bearish. Karena reli itu tidak terjadi, ia melihat 2026 sebagai "tahun kenaikan" dengan ledakan yang stabil dan berkelanjutan
.
"Saya sangat jelas: Saya tidak berpikir 2026 akan menjadi tahun penurunan; sebaliknya, saya yakin tahun ini akan kuat," kata Hougan dalam sebuah wawancara .
Kekuatan terpenting di pasar, menurut Hougan, adalah adopsi institusional . Ia memprediksi akan ada "Festival ETF" pada tahun 2026, di mana lebih dari 100 ETF dan ETP kripto baru akan diluncurkan, dan ETP kripto berbasis indeks akan menjadi sektor pertumbuhan utama
. Ia memperkirakan ETF akan "menyerap lebih dari 100% pasokan BTC/ETH/SOL baru"
.
Pembelian korporasi sudah menunjukkan skala permintaan institusional. Strategy (sebelumnya MicroStrategy) membeli Bitcoin senilai US$7,2 miliar (sekitar Rp108 triliun) hanya dalam delapan minggu — lebih banyak dari seluruh pasar ETF spot AS yang bergerak selama periode yang sama .
Hougan melihat preferensi institusi terhadap stablecoin dan tokenisasi aset dunia nyata (RWA) sebagai katalis struktural utama. Dorongan agresif BlackRock ke tokenisasi dan DeFi adalah sinyal penting bahwa keuangan on-chain tidak terhindarkan . Ia percaya ekspansi produk Wall Street on-chain — yang disebutnya "ETF 2.0" — akan mendorong pasar melampaui level tertinggi sebelumnya
.
Tren tokenisasi ini bukan spekulatif; ini tentang membawa triliunan dolar aset tradisional ke dalam rel blockchain. Hougan berpendapat ini adalah bagian dari transisi pasar dari masa remaja menuju kedewasaan .
Hougan mengakui bahwa narasi AI dan cerita teknologi pesaing menciptakan hambatan jangka pendek bagi kripto. Dalam analisisnya pada Desember 2025, ia mengidentifikasi empat hambatan utama yang membebani pasar — dan menggambarkan semuanya sebagai "kekuatan sementara yang menutupi salah satu pengaturan jangka panjang terkuat yang pernah dimiliki Bitcoin" . Penurunan pasar baru-baru ini, yang ia sebut sebagai pasar beruang "self-fulfilling" yang dipicu oleh penjualan ritel karena antisipasi siklus empat tahun, bukanlah awal dari musim dingin yang berkepanjangan
.
Kemajuan dalam undang-undang kripto AS dan dimulainya kembali operasi pemerintahan adalah fondasi bagi prospek Hougan untuk 2026. Ia mengatakan kepada CNBC bahwa ketika pemerintah AS melanjutkan operasi dan undang-undang berkembang, pasar bisa menyaksikan "Pesta ETF" . Kejelasan regulasi, dikombinasikan dengan persetujuan ETF spot pada tahun 2024, telah membuka pintu air institusional.
Target harga jangka panjang Hougan untuk Bitcoin adalah Rp16 miliar atau lebih dalam satu dekade — dan ia bersikeras ini adalah skenario konservatif . Tesisnya bertumpu pada apa yang ia sebut matematika "emas digital":
Hougan telah menyebut target spesifik US$1,3 juta pada tahun 2035 dan mengindikasikan US$1 juta bisa tercapai pada tahun 2029, berdasarkan analisis arus kas yang didiskontokan yang menerjemahkan target 2029 US$1 juta menjadi nilai sekarang sekitar US$218.604 pada tingkat diskonto 50% .
Ia berargumen bahwa banyak analis membuat "kesalahan dasar" dengan mengukur Bitcoin terhadap pasar penyimpan nilai yang statis saat ini, bukan pasar masa depan yang terus tumbuh . Jika Bitcoin juga menjadi mata uang penyelesaian antarnegara, Hougan telah mengindikasikan target bisa direvisi naik beberapa juta dolar per koin
.
Pesan Hougan jelas: pasar kripto sedang bertransisi dari siklus boom-bust remaja ke fase pertumbuhan stabil yang matang, didorong oleh infrastruktur Wall Street, ETF, dan tokenisasi. Penurunan baru-baru ini adalah gangguan sementara, bukan akhir dari tesis bullish. Investor harus mengharapkan volatilitas yang lebih rendah, jangka waktu yang lebih panjang, dan pasar yang semakin didorong oleh arus institusi, bukan spekulasi ritel .
Seperti yang ia katakan dalam sebuah wawancara Desember 2025: "Kami sekarang hanya berdiri di pintu masuk ke siklus pertumbuhan besar berikutnya" .
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
CIO Bitwise Matt Hougan memperkirakan siklus bullish kripto berikutnya akan lebih lambat dan kurang volatil, didorong oleh modal institusi, ETF, dan tokenisasi aset dunia nyata, bukan spekulasi ritel.
CIO Bitwise Matt Hougan memperkirakan siklus bullish kripto berikutnya akan lebih lambat dan kurang volatil, didorong oleh modal institusi, ETF, dan tokenisasi aset dunia nyata, bukan spekulasi ritel. Hougan berargumen bahwa siklus Bitcoin empat tahun klasik sudah usang, digantikan oleh tren kenaikan yang berkelanjutan dan didorong oleh institusi.
Pendorong utama termasuk dorongan BlackRock ke tokenisasi, kejelasan regulasi di AS, dan pembelian korporasi masif — seperti Strategy yang membeli Bitcoin senilai Rp108 triliun dalam delapan minggu.