Karakteristik utama keluarga prosesor ini meliputi:
Perubahan terbesar adalah peralihan dari core Zen 4c pada EPYC 8004 menjadi core Zen 5 penuh pada EPYC 8005. Perubahan ini meningkatkan performa per core sekaligus memperbesar kapasitas cache.
Artinya server edge yang ringkas bisa mendapatkan kepadatan komputasi lebih tinggi tanpa menambah jumlah CPU.
Clock boost pada seri EPYC 8005 dilaporkan mencapai hingga 4,5 GHz, meningkat dari sekitar 3,15 GHz pada generasi sebelumnya.
Peningkatan ini membantu workload yang sensitif terhadap performa single‑thread, seperti pemrosesan paket jaringan atau sistem storage.
Penggunaan core Zen 5 penuh memungkinkan kapasitas cache L3 yang jauh lebih besar dibanding Zen 4c pada EPYC 8004. Cache yang lebih besar membantu meningkatkan locality data dan menurunkan latency memori.
AMD melaporkan peningkatan berikut dibanding EPYC 8004:
Kombinasi arsitektur baru, clock lebih tinggi, dan cache lebih besar menjadi faktor utama peningkatan ini.
Meski arsitekturnya baru, EPYC 8005 tetap mempertahankan platform SP6 yang sama dengan EPYC 8004. Hal ini memudahkan integrasi dan upgrade sistem yang sudah ada.
Fitur platform utama meliputi:
Socket SP6 (LGA‑4844)
Platform ini dirancang untuk server single‑socket yang ringkas, umum digunakan pada deployment edge dan telco.
Memori DDR5‑6400
Prosesor mendukung 6 channel DDR5 hingga 6400 MT/s, meningkatkan bandwidth memori dibanding desain edge sebelumnya.
Hingga 96 jalur PCIe Gen5
Platform menyediakan 96 lane PCIe 5.0 untuk koneksi perangkat berbandwidth tinggi seperti:
Kapasitas I/O besar ini penting untuk node storage dan perangkat jaringan.
AMD memposisikan EPYC 8005 untuk tiga kategori infrastruktur utama.
Server edge harus memberikan performa tinggi dalam batas daya dan pendinginan yang ketat. EPYC 8005 difokuskan pada performa per watt dan desain server yang ringkas, cocok untuk node komputasi terdistribusi.
Workload telco seperti virtualized RAN (vRAN) membutuhkan komputasi padat untuk pemrosesan sinyal dan jaringan. AMD menyebut EPYC 8005 mampu menjalankan workload ini dengan kepadatan core tinggi dalam sistem single‑socket.
Dengan 96 lane PCIe Gen5 dan konfigurasi memori yang seimbang, platform ini dapat menghubungkan banyak SSD NVMe untuk cluster storage hyperscale dengan efisiensi energi tinggi.
Karena EPYC 8005 tetap memakai infrastruktur SP6, sebagian server EPYC 8004 dapat mendukung prosesor baru ini melalui pembaruan firmware.
Contohnya, Giga Computing (anak perusahaan GIGABYTE) mengumumkan peluncuran bertahap update BIOS yang memungkinkan server lama berbasis EPYC 8004 menjalankan CPU EPYC 8005.
Platform awal yang mendapat dukungan termasuk server board seri ME03, dengan sistem tambahan akan menyusul setelah proses validasi platform selesai.
Bagi operator datacenter, kompatibilitas ini berarti upgrade CPU bisa dilakukan tanpa mengganti seluruh server.
EPYC 8005 bersaing langsung dengan prosesor Intel Xeon 6 yang dirancang untuk jaringan dan edge computing, termasuk varian Granite Rapids‑D.
Beberapa perbedaan pendekatan arsitektur antara keduanya antara lain:
Kepadatan core
EPYC 8005 menawarkan hingga 84 core CPU dalam satu socket, sementara beberapa varian Granite Rapids‑D memiliki jumlah core lebih rendah tergantung SKU edge yang digunakan.
Integrasi fitur edge
Prosesor Intel untuk edge sering memasukkan fungsi jaringan dan akselerator langsung di dalam chip, misalnya akselerator vRAN atau antarmuka Ethernet terintegrasi.
Strategi platform
AMD lebih menekankan jumlah core tinggi dan konektivitas PCIe besar, sehingga akselerator jaringan atau AI biasanya ditambahkan sebagai perangkat eksternal melalui PCIe.
Karena konfigurasi sistem dan workload bisa berbeda, hasil benchmark langsung antara kedua platform masih bervariasi.
AMD EPYC 8005 “Sorano” merupakan peningkatan besar bagi lini prosesor server edge AMD. Dengan menghadirkan core Zen 5 penuh, clock lebih tinggi, cache lebih besar, dan efisiensi daya yang lebih baik, seri ini memperkuat posisi AMD di pasar server ringkas untuk telco, storage, dan edge computing.
Bagi organisasi yang sudah menggunakan server berbasis SP6 dan EPYC 8004, kemungkinan upgrade melalui update BIOS juga membuat transisi ke generasi baru ini menjadi lebih mudah.
Comments
0 comments