Pendanaan $9,5 juta ini juga diikuti oleh Lightspeed India, Godrej Industries Group, Cisco Foundation, Francis Family Fund, dan Volta Circle . Dengan modal baru ini, total pendanaan Mitti Labs sejak diluncurkan pada 2023 mencapai $12,5 juta, setelah sebelumnya mengantongi pendanaan awal (seed) sebesar $3 juta pada Juli 2024 .
Yang menarik dari partisipasi Aramco Ventures bukan sekadar besaran cek: ini menandai investasi pertama lengan ventura tersebut di sebuah startup India . Zayed AlAmri, Managing Director Eksekutif di Aramco Ventures, menyebut taruhan ini sebagai langkah teknologi sekaligus model operasional, dengan menyebut tantangan mengetahui apa yang terjadi di jutaan lahan pertanian kecil yang mencakup seperlima lahan budidaya Asia .
Platform Mitti Labs menggabungkan citra satelit radar aperture sintetis (SAR), AI, dan data lapangan untuk menciptakan kembaran digital (digital twins) dari setiap petak sawah . Teknologi ini mendukung praktik irigasi Alternate Wetting and Drying (AWD), yaitu siklus antara penggenangan dan pengeringan, bukan terus-menerus merendam sawah. Hasilnya signifikan: penggunaan air turun sekitar 40%, dan emisi metana—gas rumah kaca yang sangat kuat—turun lebih dari 50%, sementara hasil panen tetap terjaga .
Perusahaan menghasilkan pendapatan melalui dua saluran: kredit karbon terverifikasi yang dijual ke korporasi, dan platform GeoAI berbasis langganan .
Mitti Labs saat ini menjalankan apa yang disebut sebagai program AWD terbesar di dunia . Startup ini beroperasi di beberapa negara bagian India, termasuk Telangana dan Andhra Pradesh . Sebuah unggahan LinkedIn dari tim pendiri menyebutkan program yang mencakup sekitar 70.000 hektare di enam negara bagian India, didukung oleh lebih dari 500 agen lapangan .
Kurva adopsi petani sangat curam: dari sekitar 8.000 petani di musim pertama (2024) menjadi lebih dari 100.000 petani pada musim 2026 . Jumlah karyawan startup ini telah bertambah menjadi 150 orang, dengan sebagian besar berbasis di India .
Dengan modal baru, Mitti Labs berencana melakukan dua langkah sekaligus: ekspansi lebih dalam di India, dan proyek baru di Filipina dan Indonesia . Perusahaan juga menyatakan ambisi lebih luas untuk berekspansi ke pasar Asia Tenggara lainnya seiring waktu .
Mitti Labs telah menarik sejumlah klien korporasi ternama di bidang teknologi, pangan, dan pertanian:
Perusahaan pangan dan pertanian kini membeli data lapangan Mitti untuk rantai pasok mereka sendiri, terpisah dari bisnis kredit karbon, menandakan validasi komersial yang semakin kuat .
Proyek Mitti Labs di Telangana dan Andhra Pradesh telah menerima peringkat "A" dari lembaga pemeringkat kredit karbon Sylvera, sebuah sinyal kualitas yang membantu menarik pembeli korporasi . Perusahaan juga memiliki hibah NASA senilai $850.000, menurut investor Lightspeed India .
Budidaya padi mencakup sekitar seperlima lahan pertanian Asia dan merupakan konsumen air utama sekaligus sumber emisi metana yang signifikan . Dengan menggabungkan pemantauan berbasis satelit, wawasan berbasis AI, dan operasi lapangan, Mitti Labs telah menciptakan model yang terverifikasi dan dapat diskalakan—mengubah sawah dari liabilitas iklim menjadi aset iklim yang terverifikasi.
Pendanaan $9,5 juta ini juga diikuti oleh Lightspeed India, Godrej Industries Group, Cisco Foundation, Francis Family Fund, dan Volta Circle . Dengan modal baru ini, total pendanaan Mitti Labs sejak diluncurkan pada 2023 mencapai $12,5 juta, setelah sebelumnya mengantongi pendanaan awal (seed) sebesar $3 juta pada Juli 2024 .
Yang menarik dari partisipasi Aramco Ventures bukan sekadar besaran cek: ini menandai investasi pertama lengan ventura tersebut di sebuah startup India . Zayed AlAmri, Managing Director Eksekutif di Aramco Ventures, menyebut taruhan ini sebagai langkah teknologi sekaligus model operasional, dengan menyebut tantangan mengetahui apa yang terjadi di jutaan lahan pertanian kecil yang mencakup seperlima lahan budidaya Asia .
Platform Mitti Labs menggabungkan citra satelit radar aperture sintetis (SAR), AI, dan data lapangan untuk menciptakan kembaran digital (digital twins) dari setiap petak sawah . Teknologi ini mendukung praktik irigasi Alternate Wetting and Drying (AWD), yaitu siklus antara penggenangan dan pengeringan, bukan terus-menerus merendam sawah. Hasilnya signifikan: penggunaan air turun sekitar 40%, dan emisi metana—gas rumah kaca yang sangat kuat—turun lebih dari 50%, sementara hasil panen tetap terjaga .
Perusahaan menghasilkan pendapatan melalui dua saluran: kredit karbon terverifikasi yang dijual ke korporasi, dan platform GeoAI berbasis langganan .
Mitti Labs saat ini menjalankan apa yang disebut sebagai program AWD terbesar di dunia . Startup ini beroperasi di beberapa negara bagian India, termasuk Telangana dan Andhra Pradesh . Sebuah unggahan LinkedIn dari tim pendiri menyebutkan program yang mencakup sekitar 70.000 hektare di enam negara bagian India, didukung oleh lebih dari 500 agen lapangan .
Kurva adopsi petani sangat curam: dari sekitar 8.000 petani di musim pertama (2024) menjadi lebih dari 100.000 petani pada musim 2026 . Jumlah karyawan startup ini telah bertambah menjadi 150 orang, dengan sebagian besar berbasis di India .
Dengan modal baru, Mitti Labs berencana melakukan dua langkah sekaligus: ekspansi lebih dalam di India, dan proyek baru di Filipina dan Indonesia . Perusahaan juga menyatakan ambisi lebih luas untuk berekspansi ke pasar Asia Tenggara lainnya seiring waktu .
Mitti Labs telah menarik sejumlah klien korporasi ternama di bidang teknologi, pangan, dan pertanian:
Perusahaan pangan dan pertanian kini membeli data lapangan Mitti untuk rantai pasok mereka sendiri, terpisah dari bisnis kredit karbon, menandakan validasi komersial yang semakin kuat .
Proyek Mitti Labs di Telangana dan Andhra Pradesh telah menerima peringkat "A" dari lembaga pemeringkat kredit karbon Sylvera, sebuah sinyal kualitas yang membantu menarik pembeli korporasi . Perusahaan juga memiliki hibah NASA senilai $850.000, menurut investor Lightspeed India .
Budidaya padi mencakup sekitar seperlima lahan pertanian Asia dan merupakan konsumen air utama sekaligus sumber emisi metana yang signifikan . Dengan menggabungkan pemantauan berbasis satelit, wawasan berbasis AI, dan operasi lapangan, Mitti Labs telah menciptakan model yang terverifikasi dan dapat diskalakan—mengubah sawah dari liabilitas iklim menjadi aset iklim yang terverifikasi.