Pusat Data 3D Huawei adalah rancangan referensi empat lapis: pendinginan, peralatan TI, distribusi daya, lalu baterai cadangan di atap, untuk klaster AI berisi lebih dari 100.000 kartu. Di implementasi Wuhu, Huawei melaporkan prefabrikasi elektromekanis lebih dari 90% dan pemangkasan waktu penyerahan pekerjaan elekt...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What 3D AI data-center reference architecture did Huawei unveil at the September 2026 AIDC Industry Development Conference in Wuhu, what are. Article summary: Huawei unveiled a “3D Data Center” reference architecture: a vertically stacked, four-layer AI-data-center design intended as a template for 100,000-plus-card supernode clusters, rather than a conventional horizontally l. Topic tags: general, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clic
Huawei memperkenalkan Pusat Data 3D (3D Data Center) dalam Konferensi Pengembangan Industri AIDC 2026 di Wuhu, Anhui, Tiongkok. AIDC adalah singkatan dari AI data center, atau pusat data yang dirancang khusus untuk beban kerja kecerdasan buatan. Berbeda dari pusat data konvensional yang menyebarkan fungsi-fungsi infrastruktur secara horizontal, rancangan ini menumpuknya secara vertikal.
Huawei memosisikan desain tersebut sebagai arsitektur referensi untuk bangunan yang menopang klaster supernode Ascend berisi lebih dari 100.000 kartu akselerator. 3
Susunan Pusat Data 3D Huawei adalah sebagai berikut:
Konsepnya mengambil inspirasi dari pabrik chip, yang memisahkan secara ketat area utilitas dan area produksi. Dengan sistem-sistem itu dipisahkan lalu ditumpuk, Huawei ingin memendekkan jalur daya dan pendinginan melalui rute vertikal, alih-alih jalur horizontal yang lebih panjang di dalam bangunan. 1
Tantangan utama AI bukan hanya jumlah cip, melainkan infrastruktur untuk memberi daya dan membuang panasnya. Dalam konteks pusat data AI berdensitas tinggi ini, Huawei menyebut kepadatan daya rak telah berada di kisaran 100–200 kW, jauh melampaui ruang server lama yang mengandalkan pendinginan udara dan umumnya hanya menangani daya beberapa kilowatt hingga belasan kilowatt per rak. 17
Pada implementasi Wuhu, Huawei mengatakan jarak dari modul daya ke rak dipangkas dari 17 meter menjadi 5 meter. Kapasitas daya TI dalam satu bangunan juga disebut naik dari 76 MW menjadi 168 MW. Kapasitas tersebut dipasarkan sebagai fondasi bagi “pabrik daya komputasi” untuk klaster supernode Ascend 100.000 kartu. 18
Manfaat yang ditargetkan meliputi:
Lapisan keempat menempatkan baterai cadangan di atap, bukan berdampingan dengan ruang TI dan sistem kelistrikan utama. Laporan dari Wuhu menyebut modul baterai litium yang dikompartemenkan secara terpisah serta menara pendingin ditempatkan di area atap. 2
Tujuannya adalah memperbesar pemisahan antara daya cadangan dan ruang TI utama. Pemberitaan mengenai lokasi tersebut menyebut adanya kompartemen terpisah, struktur perlindungan ledakan, deteksi gas mudah terbakar, serta pelepasan tekanan terarah. 18 Namun, semua itu merupakan klaim desain dan implementasi di proyek ini—bukan pengganti hasil keselamatan dan operasi jangka panjang yang dipublikasikan secara independen.
Bagian penting lain dari pendekatan Huawei adalah memindahkan lebih banyak pekerjaan elektromekanis dari lokasi proyek ke pabrik. Modul yang sudah diproduksi dan diintegrasikan kemudian dirakit di lokasi, menggantikan pendekatan pusat data yang sepenuhnya dibangun secara khusus di lapangan.
Untuk proyek Wuhu, Huawei melaporkan tingkat prefabrikasi elektromekanis lebih dari 90% dan waktu penyerahan pekerjaan elektromekanis turun dari sekitar enam bulan menjadi tiga bulan. 2 Laporan terpisah menyebut keseluruhan proyek Wuhu selesai dalam sembilan bulan. Prefabrikasi struktur memungkinkan beberapa lantai dikerjakan secara paralel, sementara transformator, panel tegangan rendah, dan sistem UPS diintegrasikan di pabrik.
22
Angka tersebut merupakan laporan untuk proyek tertentu, bukan jaminan jadwal bagi semua lokasi. Koneksi ke jaringan listrik, pekerjaan sipil, perizinan, rantai pasok, serta kebutuhan operasional setempat dapat mengubah waktu implementasi secara signifikan.
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Huawei menerbitkan buku 3D Data Center dan membuka 3D Data Center Overview Design Library. Pustaka desain ini mencakup disiplin arsitektur, struktur, penyediaan air dan drainase, HVAC atau tata udara, kelistrikan, serta sistem arus kuat dan arus lemah. 23
Huawei Cloud menyebut memiliki tiga hub inti di Gui’an, Guizhou; Horinger, Mongolia Dalam; dan Wuhu, Anhui. Ketiganya sedang membangun pusat data 3D dalam skala besar. 27
Pengumuman Huawei turut disertai inisiatif Global Computing Consortium (GCC) untuk mengembangkan paradigma AIDC generasi berikutnya. Organisasi yang terlibat mencakup China Electronics Standardization Institute, China Electronics Engineering Design Institute, Chindata, Huawei, serta mitra lain di rantai pasok.
Bidang kerja yang dicanangkan meliputi penetapan metrik, pengembangan arsitektur referensi, validasi pembanding (benchmark), dan sertifikasi standar. 2
Poin ini penting: Huawei menyajikan desain 3D tersebut sebagai arsitektur referensi, bukan sebagai standar universal yang sudah mapan. 3
Proyek Wuhu menunjukkan penerapan arsitektur nyata, tetapi sejumlah klaim tetap perlu diuji di berbagai operator, iklim, dan kombinasi vendor sebelum rancangan ini diperlakukan sebagai infrastruktur siap pakai untuk semua pihak.
Hal-hal yang masih perlu dikonfirmasi melalui pengujian independen antara lain:
Fokus GCC pada validasi pembanding dan sertifikasi standar menunjukkan bahwa pekerjaan tersebut masih berada di tahap berikutnya. 2 Untuk saat ini, Pusat Data 3D Huawei lebih tepat dipahami sebagai cetak biru infrastruktur AI berdensitas tinggi dengan sejumlah keunggulan yang dilaporkan dari proyek Wuhu—belum sebagai standar multi-vendor yang telah tervalidasi secara independen.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Pusat Data 3D Huawei adalah rancangan referensi empat lapis: pendinginan, peralatan TI, distribusi daya, lalu baterai cadangan di atap, untuk klaster AI berisi lebih dari 100.000 kartu.
Pusat Data 3D Huawei adalah rancangan referensi empat lapis: pendinginan, peralatan TI, distribusi daya, lalu baterai cadangan di atap, untuk klaster AI berisi lebih dari 100.000 kartu. Di implementasi Wuhu, Huawei melaporkan prefabrikasi elektromekanis lebih dari 90% dan pemangkasan waktu penyerahan pekerjaan elektromekanis dari sekitar enam bulan menjadi tiga bulan.
Pemisahan sistem pendinginan, TI, dan kelistrikan memungkinkan pengaturan per POD sehingga gangguan diharapkan dapat dibatasi pada area terdampak, bukan merambat ke seluruh fasilitas.