Jika terjadi insiden AI yang berpotensi mengancam keamanan nasional, apakah Washington dan Beijing punya cara untuk segera saling memberi tahu? Itulah pertanyaan praktis di balik usulan paling konkret seputar pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping pada 24 September. Bukti yang tersedia lebih kuat menunjukkan upaya mengelola risiko di tengah persaingan AI daripada kesepakatan aturan keselamatan yang mengikat.
1
24
51
Yang diusulkan: saling memberi peringatan
Menjelang pertemuan kedua pemimpin, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pihaknya telah mengusulkan mekanisme pemberitahuan terkait keselamatan AI dalam pembicaraan dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng. Gagasannya mencakup dialog mengenai insiden AI yang cukup serius hingga menimbulkan kekhawatiran keamanan nasional. Laporan yang paling jelas menyebutnya sebagai usulan untuk dipertimbangkan para pemimpin, bukan seperangkat aturan bilateral yang telah diumumkan.
1
3
Jalur semacam itu bisa berguna ketika suatu insiden berisiko disalahartikan oleh pihak lain. Namun, saling memberi kabar setelah muncul masalah berbeda dari mewajibkan pengembang menguji model AI canggih sebelum digunakan. Tanpa ketentuan tambahan, mekanisme pemberitahuan tidak dengan sendirinya mengatur pembatasan penggunaan, pemeriksaan independen, atau sanksi atas pelanggaran.
Pernyataan Trump dan Xi belum menjadi kewajiban bersama
Trump menyatakan penolakannya terhadap regulasi AI baru. Menurutnya, lembaga penegak hukum AS, termasuk Departemen Kehakiman, dapat turun tangan bila diperlukan. Sebelum bertemu Xi, ia juga menulis bahwa “Super Intelligence” akan menjadi topik besar, tetapi ia ingin membiarkannya “tepat seperti sekarang”. Pernyataan itu menunjukkan sikap Trump terhadap pembatasan baru; pernyataan tersebut tidak membuktikan bahwa China menyetujuinya.
50
22
Xi, di sisi lain, mengatakan AS dan China memiliki tanggung jawab mengembangkan serta mengelola AI agar tetap berada di bawah kendali manusia.
24 Itu adalah prinsip penting, tetapi belum menetapkan pengujian wajib ataupun kesepakatan untuk memperlambat pengembangan AI. Sebelum pertemuan, Bloomberg melaporkan bahwa kedua pemerintah belum menunjukkan niat untuk memperlambat laju pengembangan teknologi tersebut.
51
Dua desakan lain, dua tujuan berbeda
Di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Sam Altman dari OpenAI dan Dario Amodei dari Anthropic menyerukan koordinasi internasional untuk menangani risiko AI. Amodei juga mendorong pengembangan yang lebih lambat dan diawasi lebih ketat, termasuk pemantauan independen serta regulasi yang lebih luas.
17
48 Seruan tersebut menggambarkan pendekatan pencegahan yang didorong di luar pertemuan Trump–Xi, bukan bukti bahwa kedua pemerintah menerimanya.
Sementara itu, Chuck Schumer, Elizabeth Warren, dan sejumlah senator Demokrat mendesak pembatasan lebih ketat atas ekspor cip AI canggih serta peralatan pembuat cip ke China, berikut pemungutan suara atas rancangan undang-undang pengendalian ekspor.
35
45 Membatasi akses pesaing terhadap teknologi tidak sama dengan menyepakati standar pengujian atau batas penggunaan AI yang berlaku bagi kedua negara. AI juga hanya salah satu isu dalam hubungan AS–China yang mencakup perdagangan dan sengketa strategis lain; bukti yang tersedia tidak menunjukkan bahwa keselamatan AI mendominasi keseluruhan pertemuan.
34
Apa yang perlu dibuktikan berikutnya?
Untuk menyebut kerja sama ini mengikat, diperlukan komitmen yang dipublikasikan: sistem dan insiden apa yang dicakup, siapa wajib melapor, kapan laporan harus disampaikan, serta bagaimana kepatuhan diperiksa. Kerja sama pencegahan akan menuntut langkah lebih jauh, seperti persyaratan evaluasi sebelum penggunaan, verifikasi, dan konsekuensi bila aturan dilanggar.
Ada laporan yang menggambarkan jalur AI itu seolah sudah dibentuk. Namun, laporan paling jelas mengenai pembicaraan Bessent menyebutnya sebagai usulan AS untuk dipertimbangkan para pemimpin.
13
1 Bukti bahwa jalur tersebut benar-benar dibentuk dan digunakan akan menunjukkan kerja sama operasional. Tanpa ketentuan yang disepakati dan catatan pelaksanaan, kesimpulan yang lebih hati-hati tetap sama: ini berpotensi menjadi langkah keselamatan, tetapi belum terbukti sebagai rezim keselamatan AI yang mengikat.