Di sisi OpenAI, dokumentasi API mencantumkan GPT Image 2 dengan model ID gpt-image-2-2026-04-21 . Di sisi Google, Nano Banana Pro juga dikenal sebagai Gemini 3 Pro Image. Google menyebutnya sebagai model image generation berkualitas tertinggi mereka, sementara Nano Banana 2 atau Gemini 3.1 Flash Image diposisikan sebagai varian high-volume, high-efficiency, dan lower price-point .
Halaman model Gemini juga menggambarkan Nano Banana Pro Preview sebagai professional design engine untuk visual 4K kualitas studio, layout kompleks, dan text rendering yang presisi . Jadi ini bukan perbandingan antara model utama dan model hemat. Keduanya berada di kelas serius untuk produksi visual.
| Sumber | Desain pengujian | Hasil | Cara membacanya |
|---|---|---|---|
| AI Video Bootcamp | 10 prompt yang sama dijalankan di GPT Image 2.0 dan Nano Banana Pro/Gemini 3 Pro Image pada 22 April 2026 | GPT Image 2.0 merender 10/10 prompt. Nano Banana Pro merender 9/10 karena menolak prompt CV Elon Musk. Nano Banana Pro unggul pada photorealism, tekstur kulit, dan lighting di prompt hyperreal portrait, UGC selfie, dan athletic ad. GPT Image 2.0 unggul pada typography dalam gambar, panel dialog manga, bilingual menu, dan silkscreen gig poster . | Berguna untuk melihat jenis error nyata, tetapi hanya memakai 10 prompt dan satu hasil dipengaruhi policy refusal . |
| Pixazo | 10 prompt nyata untuk membandingkan 5 model | GPT-Image-2 mendapat 19/25; Nano Banana Pro 18/25; Nano Banana 2 17/25; Flux-2 Max 16/25; Pixazo default 15/25 . | GPT berada di posisi teratas, tetapi jaraknya dengan Nano Banana Pro hanya 1 poin . |
Pembacaan yang adil: GPT Image 2 saat ini punya keunggulan kecil dalam benchmark langsung yang terbatas. Namun karena jumlah prompt sedikit dan selisihnya sangat rapat, hasil ini lebih tepat dipakai sebagai sinyal awal, bukan peringkat ilmiah final .
Jika gambar Anda memuat tulisan—misalnya menu, poster promo, mockup antarmuka, label produk, panel manga, infografik, atau layar perangkat—GPT Image 2 terlihat lebih rendah risiko berdasarkan data yang ada. Dalam test AI Video Bootcamp, GPT Image 2.0 menang pada in-image typography, panel dialog manga, bilingual menu, dan silkscreen gig poster .
Pixazo juga mencatat GPT-Image-2 mampu merender teks 72°F dengan benar pada layar ponsel 5 dari 6 kali dalam pengujian yang melibatkan tangan memegang perangkat . Ini penting untuk aset komersial. Salah satu karakter pada harga, label, ukuran, atau teks UI bisa membuat gambar harus diulang dari nol.
Ada satu sumber hands-on lain yang membandingkan GPT Image 2 dengan Nano Banana 2, bukan Nano Banana Pro. Sumber itu menyimpulkan GPT Image 2 punya keunggulan sempit pada teks presisi dan istilah teknis, sedangkan Nano Banana 2 punya keunggulan sempit pada polish tipografi CJK—aksara Tionghoa, Jepang, Korea—dan pencahayaan dramatis . Karena bukan pengujian langsung terhadap Nano Banana Pro, temuan ini sebaiknya dianggap sebagai sinyal pendukung saja.
Nano Banana Pro bukan pihak yang kalah telak. Dalam benchmark AI Video Bootcamp, Nano Banana Pro mengungguli GPT Image 2.0 pada photorealism, tekstur kulit, dan lighting untuk prompt hyperreal portrait, UGC selfie, dan athletic ad . Jika alur kerja Anda lebih banyak menghasilkan visual gaya kamera nyata, potret, iklan lifestyle, hero image, atau materi kreatif yang mengandalkan suasana pencahayaan, keunggulan ini praktis.
Google juga memosisikan Nano Banana Pro/Gemini 3 Pro Image sebagai model image generation berkualitas tertinggi mereka . Dokumentasi model Gemini menyebut Nano Banana Pro Preview dirancang untuk visual 4K, layout kompleks, dan text rendering presisi . Dengan kata lain, GPT Image 2 punya keunggulan terukur di beberapa tes teks dan kepatuhan prompt, tetapi Nano Banana Pro tetap lawan sekelas untuk kualitas gambar, lighting, dan integrasi Gemini.
AI Video Bootcamp mencatat GPT Image 2.0 berhasil merender seluruh 10 prompt, sementara Nano Banana Pro hanya 9/10 karena menolak satu prompt terkait CV Elon Musk . Pixazo juga memberi GPT-Image-2 skor total sedikit lebih tinggi daripada Nano Banana Pro, 19/25 berbanding 18/25 .
Namun prompt yang ditolak tidak sama dengan prompt yang dirender buruk. Kasus Nano Banana Pro di pengujian AVB kemungkinan mencerminkan perbedaan kebijakan keamanan terhadap tokoh terkenal atau orang nyata, bukan otomatis bukti kelemahan kemampuan visual . Jika produk Anda sering memproses potret, figur publik, atau konten sensitif, ukur tingkat refusal secara terpisah dari kualitas estetika.
Belum ada alasan untuk menganggap salah satu model sudah “menyelesaikan” masalah tangan atau objek kompleks. Pixazo mencatat GPT-Image-2 menghasilkan tangan yang secara anatomi benar dalam 4 dari 6 generasi pada tes tangan memegang ponsel. Namun sumber yang sama juga menyebut tangan masih menjadi masalah umum dan tidak ada model yang lolos bersih .
Untuk Nano Banana Pro, sumber langsung di sini belum memberi data rinci yang setara untuk menyimpulkan bahwa Pro jelas lebih lemah daripada GPT Image 2 pada tangan, banyak objek, atau struktur teknis. Jika pekerjaan Anda banyak melibatkan tangan, beberapa karakter, produk mekanis, objek bertumpuk, atau komposisi teknis, masukkan kasus-kasus itu ke benchmark internal Anda sendiri.
Di pihak OpenAI, dokumentasi API mengonfirmasi GPT Image 2 dengan model ID gpt-image-2-2026-04-21 . Halaman pricing OpenAI mencantumkan gpt-image-2 dengan image input $8/1 juta token, cached image input $2/1 juta token, image output $30/1 juta token; text input $5/1 juta token dan cached text input $1,25/1 juta token .
Di pihak Google, dokumentasi Gemini mengonfirmasi bahwa Nano Banana Pro adalah Gemini 3 Pro Image, dan menyebut model Gemini 3 saat ini berstatus preview . OpenRouter memiliki halaman untuk google/gemini-3-pro-image-preview dan mencantumkan harga menurut platform tersebut . Jika Anda membeli lewat Gemini API atau kanal lain, jangan otomatis menganggap harga OpenRouter sebagai harga baku untuk seluruh ekosistem Google.
| Kebutuhan utama | Lebih condong ke | Alasannya |
|---|---|---|
| Poster, menu, UI mockup, label produk, infografik yang banyak teks | GPT Image 2 | Tes yang tersedia menunjukkan GPT lebih kuat pada typography, teks dalam gambar, dan akurasi karakter . |
| Prompt panjang, banyak syarat, layout harus patuh instruksi | GPT Image 2 | GPT menyelesaikan 10/10 prompt di AVB dan unggul 1 poin dari Nano Banana Pro di Pixazo . |
| Hyperreal portrait, UGC selfie, ad creative, lighting cinematic | Nano Banana Pro | AVB memberi Nano Banana Pro kemenangan pada photorealism, tekstur kulit, dan lighting untuk kategori ini . |
| Visual 4K, layout kompleks, workflow Gemini/Google | Nano Banana Pro | Google memosisikan Nano Banana Pro sebagai model image generation berkualitas tertinggi mereka, dan dokumentasi Gemini menyebut dukungan untuk visual 4K, layout kompleks, serta text rendering presisi . |
| Estimasi biaya API OpenAI yang jelas | GPT Image 2 | OpenAI memublikasikan pricing berbasis token untuk GPT Image 2 di dokumentasi API . |
| Kesimpulan dengan makna statistik kuat | Belum cukup data publik | Dua benchmark langsung utama masih kecil dan selisihnya hanya 1 prompt atau 1 poin . |
Sebelum memasukkan salah satu model ke produksi, jalankan benchmark kecil dengan prompt nyata Anda sendiri:
GPT Image 2 adalah pilihan default yang lebih aman bila risiko terbesar Anda adalah teks salah, label meleset, layout rusak, atau prompt tidak diikuti. Nano Banana Pro tetap sangat layak dipilih bila prioritas Anda adalah photorealism, lighting, visual premium, 4K, dan integrasi lebih dalam dengan Gemini .
Dengan bukti publik saat ini, verdict paling masuk akal adalah: GPT Image 2 unggul tipis secara keseluruhan, tetapi Nano Banana Pro sama sekali belum tertinggal jauh. Gunakan benchmark publik sebagai petunjuk awal, lalu validasi lagi dengan prompt dan standar produksi Anda sendiri sebelum mengambil keputusan .