Tiga Besar Hasil Etape 1
| Tim | Waktu | Selisih |
|---|---|---|
| Visma-Lease a Bike | 21:47 | — |
| Netcompany INEOS | 21:55 | +8 detik |
| UAE Team Emirates-XRG | 21:59 | +12 detik |
Edoardo Affini menjadi pembalap pertama Visma yang finis, tetapi Vingegaard yang memimpin tim dan merebut pimpinan klasemen umum . Filippo Ganna (Netcompany INEOS) finis kedua, delapan detik di belakang, sementara Pogačar dan UAE Team Emirates-XRG berada di posisi ketiga
.
Pembalap asal Denmark, yang menjuarai Tour pada 2022 dan 2023 dan menjadi runner-up Pogačar pada 2024 dan 2025, menggambarkan rasanya sebagai "luar biasa bisa mengenakan yellow jersey lagi" . Ini adalah pertama kalinya Vingegaard memakai yellow jersey sejak memenangi Tour 2023
.
Keunggulan psikologis — Keunggulan awal ini memberi Vingegaard momentum dan dianggap sebagai "darah pertama" dalam duel 2026 melawan Pogačar setelah dua tahun harus mengejar ketertinggalan . Seperti yang ditulis The Telegraph, Vingegaard berhasil "menganbil darah pertama"
.
Pengejaran sejarah Pogačar — Pembalap Slovenia ini mengejar gelar kelima yang menyamai rekor, setelah menang pada 2020, 2021, 2024, dan 2025. Jika menang, ia akan menyamai rekor Jacques Anquetil, Eddy Merckx, Bernard Hinault, dan Miguel Indurain . Selisih 12 detik memang berarti, tapi belum final — Pogačar telah berkali-kali membuktikan kemampuannya menghapus selisih waktu di pegunungan tinggi.
Tour de France ke-113 berlangsung 4–26 Juli 2026, mencakup 21 etape dari Barcelona ke Paris. Total jarak dilaporkan antara 3.320,7 km hingga 3.333 km dengan akumulasi tanjakan sekitar 54.000 meter .
Rincian etape: 7 etape datar, 4 etape perbukitan, 8 etape pegunungan (termasuk 5 finis di puncak), 1 TTT, dan 1 individual time trial .
Etape pegunungan kunci: Rute ini memiliki lima finis di puncak, termasuk Plateau de Solaison (pertama kali digunakan) dan dua finis di Alpe d'Huez pada akhir pekan terakhir, sebelum finis tradisional di Champs-Élysées, Paris, pada 26 Juli .
Etape kedua adalah rute perbukitan sepanjang 168,5 km dari Tarragona ke Barcelona dengan tanjakan 2.500 meter .
Profil: Dimulai di pesisir Tarragona, menyusuri jalan datar melewati Sitges, lalu memasuki tanjakan pertama balapan — Côte de Begues (Cat. 2, 6,1 km dengan kemiringan 6,5%) — di paruh kedua. Final akan terdiri dari tiga sirkuit Montjuïc dengan ramp hingga 13%, finis lagi di Stadion Olimpiade .
Apa yang harus diperhatikan: Etape ini sangat cocok untuk puncheur dan bisa mengubah klasemen. Pogačar dianggap lebih kuat dalam finis di tanjakan pendek dan eksplosif dibanding Vingegaard, jadi juara bertahan mungkin akan mencoba merebut kembali waktu segera .
Dua etape Barcelona (Etape 1 dan Etape 2 sama-sama finis di Montjuïc) memaksimalkan panggung Grand Départ di Catalunya sebelum balapan kembali ke Prancis .
Pertarungan GC masih sangat terbuka. Selisih 12 detik hanyalah margin kecil dalam perang tiga minggu. Vingegaard memiliki keunggulan awal dan dorongan psikologis mengenakan yellow jersey, tetapi Pogačar telah membuktikan kemampuannya menghapus selisih di pegunungan tinggi, termasuk lima finis puncak dan akhir pekan yang menentukan di Alpen .