Qwen, AI Open‑Source dari Alibaba yang Kini Paling Banyak Digunakan di Dunia
Keluarga model AI Qwen dari Alibaba telah melampaui 700 juta unduhan di Hugging Face, menjadikannya ekosistem AI open‑source paling banyak digunakan di dunia. Perusahaan teknologi Barat dan banyak startup mulai menggunakan model AI dari China seperti Qwen dan DeepSeek karena fleksibilitas open‑source dan biaya yang...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.5Gambar dibuat dengan GPT Image 2
Keluarga model AI Qwen dari Alibaba telah melampaui 700 juta unduhan di Hugging Face, menjadikannya ekosistem AI open‑source paling banyak digunakan di dunia.
Perusahaan teknologi Barat dan banyak startup mulai menggunakan model AI dari China seperti Qwen dan DeepSeek karena fleksibilitas open‑source dan biaya yang lebih rendah.
Analis menilai strategi China yang agresif merilis model open‑weight menciptakan siklus adopsi global yang mempercepat inovasi dan pertumbuhan ekosistem AI.
The most downloaded AI on the planet isn't AmericanAlibaba’s Qwen family of AI models has surpassed 700 million downloads on Hugging Face, becoming the world’s most widely used open‑source AI ecosystem. [1][3]
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: The most downloaded AI on the planet isn't American. It's Chinese. It's called Qwen, it has over 700 million downloads, and most people in t. Article summary: The broad claim that Chinese open-weight/open-source AI models are becoming globally influential is directionally plausible, because the U.S.-China Economic and Security Review Commission says China has gone “all in” on . Topic tags: general, general web, user generated, government. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Alibaba’s family of Qwen AI models have topped 700 million downloads on HuggingFace, according to new data, making the Chinese LLM the world’s most widely used open-source AI syste" source context "China's Qwen hits 700m downloads to dominate open-source AI" Reference image 2: visual subject "# Alibab
openai.com
Selama bertahun‑tahun, persaingan kecerdasan buatan global sering digambarkan sebagai duel antara perusahaan Amerika seperti OpenAI, Google, dan Anthropic. Namun di dunia AI open‑source, pemain yang memimpin justru datang dari tempat lain: Alibaba dengan keluarga model Qwen.
Pada awal 2026, model‑model Qwen telah mencatat lebih dari 700 juta unduhan di platform Hugging Face, situs kolaboratif terbesar bagi pengembang machine learning untuk berbagi model AI. Angka ini menjadikan Qwen sebagai sistem AI open‑source paling banyak digunakan di dunia, melampaui model terkenal seperti Llama dari Meta.
Pencapaian ini menandakan perubahan yang lebih besar: perusahaan AI China semakin agresif merilis model terbuka yang bisa diunduh, dimodifikasi, dan digunakan oleh pengembang di seluruh dunia.
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Qwen, AI Open‑Source dari Alibaba yang Kini Paling Banyak Digunakan di Dunia"?
Keluarga model AI Qwen dari Alibaba telah melampaui 700 juta unduhan di Hugging Face, menjadikannya ekosistem AI open‑source paling banyak digunakan di dunia.
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Keluarga model AI Qwen dari Alibaba telah melampaui 700 juta unduhan di Hugging Face, menjadikannya ekosistem AI open‑source paling banyak digunakan di dunia. Perusahaan teknologi Barat dan banyak startup mulai menggunakan model AI dari China seperti Qwen dan DeepSeek karena fleksibilitas open‑source dan biaya yang lebih rendah.
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Analis menilai strategi China yang agresif merilis model open‑weight menciptakan siklus adopsi global yang mempercepat inovasi dan pertumbuhan ekosistem AI.
Qwen—singkatan dari Tongyi Qianwen—adalah keluarga large language models (LLM) yang dikembangkan oleh Alibaba.
Ekosistemnya mencakup berbagai ukuran dan kemampuan:
Model ringan yang bisa dijalankan secara lokal
Model besar untuk tugas kompleks seperti penalaran, analisis, dan pemrograman
Model multimodal yang mampu memahami teks, kode, dan data lain
Menurut data Hugging Face, pada Januari 2026 total unduhan Qwen telah melewati 700 juta kali.
Beberapa indikator lain dari pertumbuhan ini:
Qwen menyalip Llama milik Meta dalam total unduhan pada akhir 2025.
Pada Desember 2025 saja, unduhan Qwen lebih banyak dibanding gabungan delapan model AI paling populer lainnya di platform tersebut.
Ekosistemnya kini mencakup puluhan ribu model turunan dan aplikasi yang dibangun di atas Qwen.
Skala adopsi ini membuat Qwen menjadi salah satu fondasi penting bagi pengembang yang membangun produk AI di berbagai sektor.
Mengapa Model AI dari China Cepat Menyebar?
Banyak analis melihat pertumbuhan ini bukan kebetulan, melainkan hasil strategi industri yang disengaja.
Sebuah laporan dari U.S.–China Economic and Security Review Commission menyebut China telah memilih untuk “all‑in” pada pendekatan open‑source AI. Banyak laboratorium AI di negara tersebut merilis kode dan bobot model secara terbuka, sekaligus menawarkan biaya penggunaan yang jauh lebih rendah dibanding pesaing global.
Strategi ini menciptakan efek jaringan yang kuat:
Model terbuka menarik banyak pengembang
Pengembang membuat aplikasi dan peningkatan baru
Peningkatan tersebut mempercepat iterasi model
Ekosistem semakin berkembang
Harga yang lebih murah juga memainkan peran besar. Beberapa investor dan insinyur menyebut model dari China sering kali menawarkan performa yang sebanding dengan sistem Barat, tetapi dengan biaya operasional yang jauh lebih rendah—sesuatu yang sangat menarik bagi startup dengan anggaran terbatas.
Digunakan oleh Perusahaan Teknologi Barat
Adopsi model China tidak hanya terjadi di kalangan pengembang independen. Beberapa perusahaan teknologi Barat juga mulai menggunakannya.
Contohnya:
Airbnb menggunakan model Qwen dari Alibaba untuk menjalankan sistem layanan pelanggan berbasis AI, menurut CEO Brian Chesky.
Pinterest bereksperimen dengan model AI dari China seperti DeepSeek untuk meningkatkan sistem rekomendasi dan fitur belanja di platformnya.
Keputusan ini umumnya bersifat praktis: perusahaan memilih model berdasarkan performa, fleksibilitas, dan biaya—bukan asal negaranya.
Namun tren tersebut juga menarik perhatian politik. Pada 2026, komite di Kongres AS membuka penyelidikan terhadap Airbnb dan platform coding AI Cursor terkait penggunaan model AI dari China karena potensi risiko keamanan.
Startup AI Silicon Valley Ikut Bereksperimen
Di dunia startup, adopsinya bahkan bisa lebih cepat.
Beberapa analisis industri menunjukkan bahwa model open‑source dari China kini digunakan oleh banyak perusahaan AI baru. Dalam satu perkiraan yang dikutip investor venture capital, sekitar 80% startup AI open‑source yang melakukan pitching ke Andreessen Horowitz membangun produknya di atas model dari China.
Perkiraan lain juga menunjukkan model China kini muncul di sebagian besar tumpukan teknologi startup AI, meskipun angka pastinya bervariasi tergantung metode pengukuran.
Para pengembang biasanya menyebut beberapa alasan utama:
Bobot model terbuka memudahkan kustomisasi
Model dapat dijalankan secara lokal untuk menekan biaya inferensi
Siklus pembaruan model sangat cepat
Strategi Berbeda dalam Perlombaan AI
Kebangkitan Qwen mencerminkan perbedaan pendekatan antara ekosistem AI Amerika dan China.
Banyak model AI terdepan dari perusahaan AS masih bersifat tertutup atau semi‑tertutup, biasanya diakses melalui API berbayar.
Sebaliknya, banyak perusahaan China memilih mendistribusikan model open‑weight agar dapat diadopsi secara global secepat mungkin.
Menurut analis kebijakan di AS, strategi ini bertujuan menciptakan pengaruh jangka panjang: semakin banyak pengembang menggunakan model tersebut, semakin banyak pula peningkatan, aplikasi, dan data dunia nyata yang kembali memperkuat ekosistemnya.
Gambaran Besarnya
Angka 700 juta unduhan memang mencolok, tetapi yang lebih penting adalah maknanya.
Hal itu menunjukkan bahwa pusat gravitasi dalam dunia AI open‑source mungkin sedang bergeser menuju ekosistem yang lebih global—di mana model dari China seperti Qwen, DeepSeek, Moonshot, dan lainnya memainkan peran besar.
Apakah tren ini akan terus berlanjut masih bergantung pada banyak faktor: performa model, regulasi pemerintah, hingga dinamika geopolitik.
Namun satu hal semakin jelas: perlombaan AI open‑source kini tidak lagi didominasi Silicon Valley saja.
aibusinessweekly.net
Silicon Valley Adopts Chinese AI Models Like DeepSeek, Qwen