Pada 24 Juni 2026, di konferensi ISC.AI Beijing, 360 Security Technology meluncurkan dua alat keamanan siber berbasis AI: Tulongfeng (pemburu celah keamanan) dan Yitianzhen (pertahanan otomatis). Pendiri 360, Zhou Hongyi, secara terbuka menjuluki Tulongfeng sebagai 'Mythos nya China', menegaskan bahwa China tidak bo...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What did Chinese cybersecurity firm 360 Security Technology unveil at the ISC.AI 2026 conference,. Article summary: Here is a comprehensive, sourced breakdown of the ISC.AI 2026 announcement and its geopolitical context.. Topic tags: general, general web, news, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual,
Pada 24 Juni 2026, di konferensi ISC.AI (Internet Security Conference) di Beijing, pendiri 360 Security Technology, Zhou Hongyi, memperkenalkan dua alat keamanan siber bertenaga AI: Tulongfeng (屠龙锋) dan Yitianzhen (仪天针) . Tema konferensi tahun ini adalah "Agen Cerdas Menggulingkan Keamanan"
.
Yang paling menarik perhatian, Zhou Hongyi secara gamblang menjuluki Tulongfeng sebagai "Mythos versi China" . Argumennya sederhana: China tidak boleh tertinggal dalam ajang AI karena AS secara sengaja menutup akses. Ia menyebut model AS sebagai "kemampuan siber strategis" yang sengaja dihalangi masuk ke China melalui larangan ekspor. Menurutnya, pengembangan dalam negeri bukan lagi pilihan, melainkan keharusan nasional
.
Tulongfeng (屠龙锋) – Terinspirasi dari novel silat China, namanya berarti "Mata Pisau Pembunuh Naga". Ini adalah sistem otomatis untuk mencari celah keamanan (vulnerability discovery) yang diposisikan sebagai saingan langsung dari Mythos milik Anthropic .
Yitianzhen (仪天针) – Artinya "Jarum Pengukur Langit". Ini adalah alat pertahanan otomatis yang berfungsi sebagai mitra defensif dari Tulongfeng yang ofensif. Tugasnya adalah melakukan pertahanan siber dan respons insiden secara otomatis .
Langkah 360 bukan terjadi di ruang hampa. Pemerintah AS sebelumnya sudah bergerak agresif membatasi akses ke Mythos. Rangkaian kejadiannya:
Langkah ini langsung disebut-sebut sebagai awal dari "Perang Dingin AI" .
Di tengah gegap gempitanya, tidak semua pihak langsung percaya pada klaim 360.
Peluncuran ini adalah episode terbaru dalam akselerasi perpecahan teknologi (tech decoupling) atas model AI mutakhir.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Pada 24 Juni 2026, di konferensi ISC.AI Beijing, 360 Security Technology meluncurkan dua alat keamanan siber berbasis AI: Tulongfeng (pemburu celah keamanan) dan Yitianzhen (pertahanan otomatis).
Pada 24 Juni 2026, di konferensi ISC.AI Beijing, 360 Security Technology meluncurkan dua alat keamanan siber berbasis AI: Tulongfeng (pemburu celah keamanan) dan Yitianzhen (pertahanan otomatis). Pendiri 360, Zhou Hongyi, secara terbuka menjuluki Tulongfeng sebagai 'Mythos nya China', menegaskan bahwa China tidak boleh absen dari perlombaan AI global.
Peluncuran ini terjadi hanya 12 hari setelah pemerintah AS mengeluarkan perintah darurat yang memblokir akses warga asing dan sekutu ke model Claude Mythos 5 dan Fable 5 milik Anthropic.