Pertumbuhannya sangat eksplosif. Berikut beberapa tonggak penting berdasarkan data yang tersedia:
| Periode | Perkiraan Volume Bulanan | Keterangan |
|---|---|---|
| ~Sep 2024 | ~$100 Juta | Diestimasi dari titik awal pertumbuhan 500% |
| Mar 2026 | $600–$607 Juta | Angka ini pertama kali menembus batas $600 juta |
| Mei 2026 | Kumulatif tembus $7,8 M | Laju bulanan terus meningkat |
Catatan: Data bulanan yang sangat terperinci dari awal 2023 hingga 2026 tidak semuanya tersedia di sumber kami. Angka di atas adalah titik jangkar terbaik yang dapat disajikan.
Jawabannya jelas: Visa. Perusahaan raksasa pembayaran ini mendominasi dengan sangat telak.
Visa tidak tinggal diam. Rencana ekspansinya sangat ambisius dan mencerminkan keyakinan mereka pada masa depan pembayaran berbasis stablecoin.
Guiding and Establishing National Innovation for U.S. Stablecoins (GENIUS) Act yang ditandatangani pada 18 Juli 2025 adalah batu penjuru dari seluruh lonjakan ini . Regulasi ini untuk pertama kalinya menciptakan kerangka hukum federal AS untuk stablecoin pembayaran.
Ketentuan Utamanya meliputi:
Dampaknya terhadap Adopsi:
Kepastian hukum inilah yang menjadi katalis utama. Riset dari Brookings Institution dan lainnya secara eksplisit menyatakan bahwa GENIUS Act "memfasilitasi pengembangan dan inovasi stablecoin yang didukung dolar AS" . Setelah regulasi ini berlaku, kita melihat bank dan fintech besar berlomba-lomba meluncurkan produk kartu stablecoin, dan volume penyelesaian stablecoin Visa melonjak ke $4,6 miliar dalam basis tahunan .
Sementara sektor swasta bergerak cepat, bank sentral tidak tinggal diam. Project Agorá adalah inisiatif wholesale Central Bank Digital Currency (CBDC) lintas batas yang dipimpin oleh Bank for International Settlements (BIS) bersama tujuh bank sentral utama, termasuk Federal Reserve AS, Bank Sentral Eropa, dan Bank of Japan.
Tujuannya adalah menciptakan sistem uang bank sentral yang tokenized, terpadu, dan dapat diprogram untuk penyelesaian internasional. Ini adalah jawaban sektor publik terhadap rel pembayaran swasta berbasis stablecoin (di jaringan seperti Tron, Ethereum, Solana) untuk transaksi bernilai besar antarnegara. Project ini mewakili upaya untuk memodernisasi sistem moneter global tanpa kehilangan kendali bank sentral.
Dari toko kelontong di Buenos Aires hingga pedagang online di Jakarta, stablecoin kini bukan lagi sekadar instrumen spekulasi. Dengan infrastruktur jaringan pembayaran global yang mendukungnya dan regulasi yang mulai jelas, kartu kripto sedang menulis babak baru dalam sejarah pembayaran digital.